Kamis, 03 Sep 2026 15:29 WIB

Ketum PSI Gelar Karpet Merah Pemilik Kebab Baba Rafi Maju Pilwali Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 23 Jun 2024 17:15 WIB
Owner Kebab Baba Rafi dan Ketum PSI Kaesang Pangarep saat pembukaan kerjasama bisnis di Sidoarjo
Owner Kebab Baba Rafi dan Ketum PSI Kaesang Pangarep saat pembukaan kerjasama bisnis di Sidoarjo

selalu.id - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep bekerjasama bisnis Sang Pisang bersama brand Kebab Turki Baba Rafi milik Hendy Setiono. Keduanya pun launching bisnis baru tersebut bernama ‘Koalisi Pisang Nasional, di Sidoarjo, Minggu (23/6/2024).

Menariknya, pertemuan kedua pengusaha bisnis kuliner ini menyita masyarakat Surabaya, lantaran beredarnya baliho Kaesang-Hendy yang mengaitkan dengan majunya Pilwali Surabaya 2024.

Baca Juga: Hapus Stigma Kampungan, Kanwil Kemenag Jatim Gelar Expo Madrasah 2026

Terkait Pilkada 2024, Putra Bungsu Presiden Joko Presiden (Jokowi) enggan membahas soal Pilgub dirinya di Jakarta maupun Pilwali di Surabaya.

"Ngga ngomong Pilkada. Nggak ngomong Pilkada, ini tentang bisnis dulu," kata Kaesang, saat ditemui, selalu.id.

Kaesang justru melemparkan pertanyaan isu Pilwali Surabaya ke Hendy Setiono dan memberi sinyal kalau PSI membuka kesempatan mengusung Hendy.

"Kalau soal Pilkada tanya Mas Hendy yang mungkin mau jadi calon wali kota. Tanyanya ke beliau saja. Saya yang lain saja," katanya.

Ia pun mempersilahkan Hendy jika berkenan mendaftar sebagai Bakal Calon Wali Kota ke DPD PSI Surabaya.

Baca Juga: Tragedi Berdarah di Diskotek Triple X Surabaya: Pemuda Dikeroyok Brutal, Kepala Dihantam Paving

"PSI punya kursi di Surabaya. Kami terbuka. Kalau Mas Hendy mau mendaftar, ya daftar dulu. Daftar dulu," tambah Kaesang.

Sementara itu, Hendy menambahkan bahwa kerjasama bisnisnya ini merupakan jawaban adanya baliho yang bertebaran di Surabaya yang mengaitkan soal Pilkada 2024.

"Ini sekaligus menjawab adanya baliho yang bertebaran d Surabaya. Ini jawabannya, kami deklarasi pisang nasional antara Kebab Baba Rafi dan Sang Pisang," ungkapnya.

Baca Juga: Potret Aksi 'Agustus Kelam' di Surabaya, Serukan Perlindungan hingga DBH Migas Madura

"Ini sebagai bentuk kolaborasi UMKM. Tapi saya sendiri, merasa terhormat. Nama kami muncul di bursa calon wali kota. Memang ada keinginan untuk meningkatkan apa yang sudah baik di Surabaya. Terutama di aspek ekonomi, pengalaman kami sebagai Pengusaha diharapkan bisa menjadi nilai positif untuk Surabaya bisa naik kelas," terangnya.

Saat ditanya apakah ada keinginan mendaftar ke PSI untuk maju Pilwali Surabaya? Hendy menyebut tidak menutup kemungkinan untuk mendaftarkan diri sebagai bacakada Pilkada Surabaya ke PSI.

"Semua masih dinamis, Mas Kaesang sangat dinamis sekali. Kami melihat saja perkembangan ke depan. Ini menjadi simbol dasar hubungan antara kolaborasi bisnis, kami pribadi sudah mengenal lama beliau dan juga Mas Gibran, kami merajut persahabatan untuk ke depannya," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Keduanya menjadi korban aksi tidak senonoh atau pelecehan seksual di kawasan Jurang Gongso, Desa Kesimantengah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Bupati Subandi Wanti-wanti Petugas Puskesmas Sidoarjo: Birokrat Sifatnya Melayani, Gak Boleh Emosi!

Bukan sekadar urusan medis, sikap para petugas hingga kelayakan fasilitas di Puskesmas dinilai sangat menentukan kualitas pengalaman berobat warga.

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.