Minggu, 19 Jul 2026 20:13 WIB

Ketum PSI Gelar Karpet Merah Pemilik Kebab Baba Rafi Maju Pilwali Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 23 Jun 2024 17:15 WIB
Owner Kebab Baba Rafi dan Ketum PSI Kaesang Pangarep saat pembukaan kerjasama bisnis di Sidoarjo
Owner Kebab Baba Rafi dan Ketum PSI Kaesang Pangarep saat pembukaan kerjasama bisnis di Sidoarjo

selalu.id - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep bekerjasama bisnis Sang Pisang bersama brand Kebab Turki Baba Rafi milik Hendy Setiono. Keduanya pun launching bisnis baru tersebut bernama ‘Koalisi Pisang Nasional, di Sidoarjo, Minggu (23/6/2024).

Menariknya, pertemuan kedua pengusaha bisnis kuliner ini menyita masyarakat Surabaya, lantaran beredarnya baliho Kaesang-Hendy yang mengaitkan dengan majunya Pilwali Surabaya 2024.

Baca Juga: Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

Terkait Pilkada 2024, Putra Bungsu Presiden Joko Presiden (Jokowi) enggan membahas soal Pilgub dirinya di Jakarta maupun Pilwali di Surabaya.

"Ngga ngomong Pilkada. Nggak ngomong Pilkada, ini tentang bisnis dulu," kata Kaesang, saat ditemui, selalu.id.

Kaesang justru melemparkan pertanyaan isu Pilwali Surabaya ke Hendy Setiono dan memberi sinyal kalau PSI membuka kesempatan mengusung Hendy.

"Kalau soal Pilkada tanya Mas Hendy yang mungkin mau jadi calon wali kota. Tanyanya ke beliau saja. Saya yang lain saja," katanya.

Ia pun mempersilahkan Hendy jika berkenan mendaftar sebagai Bakal Calon Wali Kota ke DPD PSI Surabaya.

Baca Juga: Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya

"PSI punya kursi di Surabaya. Kami terbuka. Kalau Mas Hendy mau mendaftar, ya daftar dulu. Daftar dulu," tambah Kaesang.

Sementara itu, Hendy menambahkan bahwa kerjasama bisnisnya ini merupakan jawaban adanya baliho yang bertebaran di Surabaya yang mengaitkan soal Pilkada 2024.

"Ini sekaligus menjawab adanya baliho yang bertebaran d Surabaya. Ini jawabannya, kami deklarasi pisang nasional antara Kebab Baba Rafi dan Sang Pisang," ungkapnya.

Baca Juga: Polisi Gagalkan Tawuran Dua Kelompok Remaja di Surabaya, Amankan 7 Orang dan Sita Sajam

"Ini sebagai bentuk kolaborasi UMKM. Tapi saya sendiri, merasa terhormat. Nama kami muncul di bursa calon wali kota. Memang ada keinginan untuk meningkatkan apa yang sudah baik di Surabaya. Terutama di aspek ekonomi, pengalaman kami sebagai Pengusaha diharapkan bisa menjadi nilai positif untuk Surabaya bisa naik kelas," terangnya.

Saat ditanya apakah ada keinginan mendaftar ke PSI untuk maju Pilwali Surabaya? Hendy menyebut tidak menutup kemungkinan untuk mendaftarkan diri sebagai bacakada Pilkada Surabaya ke PSI.

"Semua masih dinamis, Mas Kaesang sangat dinamis sekali. Kami melihat saja perkembangan ke depan. Ini menjadi simbol dasar hubungan antara kolaborasi bisnis, kami pribadi sudah mengenal lama beliau dan juga Mas Gibran, kami merajut persahabatan untuk ke depannya," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.

Demi Tambahan Penghasilan, Perempuan Penjual Roti di Surabaya Kasus Narkoba Lagi

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sembilan paket sabu dengan berat total 96,884 gram serta 10 butir ekstasi seberat 4,274 gram.

Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan iuran makam tidak boleh dijadikan syarat dalam pengurusan adminduk.

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mojokerto Bakal Digelar di GOR Seni Majapahit

Ika Puspitasari, menyampaikan bahwa penyelenggaraan nobar merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Mojokerto menghadirkan ruang publik yang positif.

Krisis Air Bersih, Warga Kunjorowesi Mojokerto Bergantung Sisa Air Hujan

Akibat krisis air bersih ini, warga Dusun Kandangan harus bergantung pada sisa air hujan yang disimpan di kolam penampungan air atau tandon.