Senin, 02 Nov 2026 00:38 WIB

Razia Parkir, Dishub Surabaya Jaring Tujuh Juru Parkir Liar

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 13 Jun 2024 13:15 WIB

Selalu.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya menggelar razia gabungan penertiban parkir liar di kawasan Kota Tua Zona Eropa atau sekitaran Taman Sejarah pada Rabu (12/6/2024) malam. Sebanyak, tujuh jukir berhasil dijaring.

Kepala UPTD Parkir Tepi Jalan Umum (TJU) Dishub Kota Surabaya, Jeane Mariane Taroreh mengatakan, bahwa giat penertiban parkir kali ini difokuskan di kawasan Kota Tua Zona Eropa atau sekitaran Taman Sejarah.

Baca Juga: Anggaran Dishub Surabaya Naik 2,37 Persen, DPRD Minta Layanan Transportasi Publik Digenjot

"Harapan kami penertiban ini menjadi yang terakhir. Kami menertibkan tujuh orang Jukir yang sudah satu minggu kemarin kita melakukan penertiban, terjadi kucing-kucingan. Ditertibkan, kita geser, mereka datang kembali," kata Jeane usai giat penertiban.

Ketujuh orang Juru Parkir liar tersebut, terjaring petugas gabungan di beberapa titik lokasi kawasan Kota Tua Zona Eropa Surabaya. Yakni, di Jalan Rajawali, Jalan Garuda, Jalan Kasuari, Jalan Glatik dan Jalan Veteran.

Usai terjaring razia, tujuh orang Jukir liar tersebut, oleh petugas gabungan kemudian dikumpulkan di depan Taman Sejarah. Mereka lantas dilakukan pendataan identitas, pembinaan dan teguran oleh petugas gabungan. "Kita sudah mendata identitas mereka, dengan harapan mereka tidak akan (lagi) melakukan hal tersebut," ujar Jeane.

Namun demikian, Jeane memastikan, apabila ke depan ketujuh orang itu kembali membuka kantong parkir liar, pihaknya tak segan untuk memberikan sanksi tegas. "Hari ini teguran. Untuk berikutnya, apabila mereka masih melakukan, akan ada penindakan dari pihak terkait," tegas dia.

Baca Juga: Mulai Hari Ini, Feeder Wira Wiri Rute Lakarsantri Surabaya Pakai Mikrobus Berkapasitas Lebih Besar

Ia juga memastikan bahwa giat pengawasan dan penertiban parkir liar akan rutin dilakukan jajaran Dishub Surabaya di kawasan Kota Tua. Sementara untuk giat penertiban bersama petugas gabungan, akan dilaksanakan secara berkala.

"Kalau penertiban setiap hari. Untuk penertiban gabungan kami secara berkala akan terus melakukan dengan jajaran samping, Gartap, juga jajaran kewilayahan dan Satpol PP," ungkap dia.

Menurutnya, keberadaan parkir liar ini akan menghambat kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi. Selain itu, parkir liar juga akan merusak estetika kawasan Kota Tua Zona Eropa Surabaya.

Baca Juga: Sering Bikin Macet dan Rawan Kecelakaan, Parkir Liar di Nganjuk Ditertibkan

"Tentunya akan sangat merusak estetika yang ada, wisata. Orang yang berfoto akan terganggu dengan adanya parkir-parkir di tepi jalan umum ini," terangnya.

Karena itu, pihaknya mengimbau wisatawan atau pengunjung Kota Tua untuk dapat memanfaatkan kantong-kantong parkir resmi yang tersedia di sekitar lokasi. Yakni, di Jembatan Merah Plaza (JMP) dan Terminal Kasuari Surabaya.

Kapasitas parkir di JMP ini mampu menampung sebanyak 1000 unit kendaraan roda dua (R2) dan 800 unit roda empat (R4). Sedangkan parkir di Terminal Kasuari, mampu menampung 30 unit R4 dan 40 unit R2. "Sangat cukup untuk menampung wisatawan yang akan menikmati Kota Lama Eropa," pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Perkuat AI TechCo, Indosat Bukukan Laba Rp4,9 Triliun di Kuartal III 2026

Angka ini melonjak signifikan dibanding perolehan sepanjang 2025 yang sebesar USD28 juta, dan diproyeksikan menyentuh USD100 juta pada akhir 2026.

Bakal Dihadiri 13 Ribu Peserta, Ini Rangkaian dan Jadwal Milad ke-7 LSN di Alun-Alun Jember

Konsolidasi akbar ini menargetkan kehadiran sekitar 13 ribu peserta sekaligus memecahkan momentum pelantikan massal bagi ribuan pengurus LSN dan Srikandi LSN.

Sketsa YouTube Woko Channel jadi Film Layar Lebar "Piye To Kih?": Tayang di Bioskop 19 November

Cerita film ini tentang Mukidi setelah rencananya untuk menikah berantakan sampai ia bertemu Sukma, perempuan yang membawanya pada sebuah hubungan yang absurd.

Muaythai Jatim Mulai Petakan Regenerasi Atlet untuk PON 2028

Gebrakan ini dilakukan setelah Baso Juherman kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin Pengprov MI Jatim periode 2026–2031.

Gudang Minyak Goreng di Kemuning Sidoarjo Ludes Terbakar

Mengenai pemicu amukan api serta estimasi kerugian materiil, pihak Damkarmat Sidoarjo mengaku masih belum bisa memastikannya, begitupun penyebabnya.

Haul Akbar Sidoarjo 2026, Bupati Subandi Ajak Warga Perkuat Moral dan Persatuan

Bupati Sidoarjo Subandi mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kebersamaan dan saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat.