Kamis, 04 Jun 2026 10:39 WIB

Miris, Beredar Video Pembuatan Sinetron di Posko Pengungsi Erupsi Semeru

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 22 Des 2021 16:05 WIB
screenshoot video yang beredar
screenshoot video yang beredar

 

selalu.id - Miris, Beredar video pengambilan adegan syuting yang disebutkan di lokasi pengungsi erupsi Gunung Semeru.

Baca Juga: Polres Lumajang Ringkus Spesialis Pencuri Baterai Tower Antarkota

Video berdurasi 21 detik tersebut memperlihatkan dua aktor laki-laki dan perempuan sedang berpelukan. Dilihat dari pakian artis tersebut, sepertinya sedang membuat film atau sinetron dengan berlatar kejadian erupsi Gunung semeru dan pengungsi. Artis perempuan terlihat berpakaian seperti relawan dengan menenteng tas berlogo palang.

Terlihat beberapa kru sedang memegang reflektor yang berfungsi untuk pencahayaan serta satu kameramen. Video tersebut beredar luas di grup-grup whatsapp.

Sementara itu sebuah akun Facebook memosting keprihatinan terkait pengambilan video dengan latar posko pengungsian tersebut. Postingan pemilik akun yang bernama Alea Eustace memperlihatkan video sekaligus kertas cokelat yang bertuliskan Pemerintah Kabupaten Lumajang-Sekretariat Daerah, dengan tulisan lembar disposisi. Didalam kertas cokelat tersebut juga disebutkan surat dari PT Verona Indah Pictures tertanggal 15 Desember 2021.

Surat tersebut memuat perihal permohonan izin untuk melakukan kegiatan shooting untuk keperluan sinetron di daerah pengungsian dan sekitar erupsi Semeru.

Tertulis surat tersebut ditembuskan kepada Kominfo, BPBD serta beberapa bagian lain yang tidak terbaca.

Baca Juga: Tragedi Tengah Malam: Tronton Rem Blong Hantam Sedan, 4 Korban Tewas Termasuk Balita

Akun pengunggah postingan menyayangkan kegiatan syuting terlebih untuk sinetron.

"Pantaskah tempat korban bencana dipakai syuting film seperti ini, berpelukan didepan anak-anak kaya gini," tulis pemilik akun.

Pengunggah postingan juga meminta para kru serta pemain sinetron tersebut untuk menghargai korban erupsi Semeru yang tengah berduka.

Baca Juga: Indahnya Air Terjun Kabut Pelangi Lumajang: Cuma Rp5 Ribu, Bisa Hilangin Penat

"Ya masa iya pemerintah izinkan ini, pengungsi meras terganggu," tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi baik dari emerintah daerah setempat maupun Pemerintah Provinsi. (SL1)

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.