Selasa, 03 Feb 2026 22:19 WIB

Labschool Unesa 3 Surabaya Pamerkan Karya Siswa di Mal Ciputra World

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 06 Jun 2024 14:00 WIB
Foto: Pameran P5 siswa Labschool Unesa
Foto: Pameran P5 siswa Labschool Unesa

selalu.id - Sekolah Menengah Pertama Labschool Unesa 3 Surabaya menggelar pameran karya siswa-siswinya di mal Ciputra Wolrd, Surabaya, Rabu (5/6/2024) kemarin.

Kegiatan tersebut guna memberikan fasilitas sesuai bakat dan potensi peserta didiknya lewat gelar proyek kelulusan kelas 9.

Hal ini juga sebagai penerapan program Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dari kurikulum Merdeka Belajar yang dicanangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).

Kepala SMP Labschool Unesa 3 Dian Hijrah Saputra mengatakan  mengatakan kegiatan tersebut merupakan hasil karya yang dikerjakan oleh peserta didik kelas 9, mulai dari membuat produk parfum, cindera mata, makanan hingga game

"Mereka harus bertanggung jawab dengan karyanya sendiri, melalui presentasinya karena ada juri yang bertanya dan saya lihat pertanyaan-pertanyaannya benar-benar detail artinya kalau pekerjaannya itu tidak plagiat," ucapnya.

Dian meyakini penggelaran ini jawaban yang dilontarkan para peserta didik sangat baik serta detail.

"Saya yakin itu menuntut untuk setiap siswa benar-benar serius mengerjakan pekerjaannya sendiri," katanya.

Oleh karena itu, pihaknya berharap lulusan SMP Labschool Unesa 3 tidak hanya memahami teori pembelajaran namun juga dapat mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

"Apa yang mereka dapatkan dari Kurikulum Mereka Belajar di sekolah mungkin bisa diterapkan di kehidupan sehari-hari melakui hasil karya dari anak-anak," tuturnya.

Selain itu, lanjutnya, dengan pameran P5 tersebut bisa menunjukkan kecintaan peserta didik terhadap negara Indonesia melalui inovasi dan kreativitas.

Sementara itu, salah seorang peserta didik bernama Salma Naafi Taskiah yang membuat produk parfum mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut, bahkan mempersiapkannya dengan semangat.

"Pembuatannya memang cuma satu hari saja, tapi yang paling lama itu mengumpulkan bahan-bahannya karena ini organik," ucapnya.

Kenapa memilih produk tersebut, kata dia, karena saat memilih parfum selalu kurang cocok dengan dirinya.

"Jadi biasanya buat kulit iritasi. Jadi saya membuat parfum yang baik di kulit, itu juga terasa nyaman dan tahan lama," katanya.

Sementara, saudara kembarnya yang bernama Salwa Nuuri Sakinah juga membuat produk cindera mata, berupa manik-manik gelang dan seni lukis di cermin.

"Saya memang suka dari dulu membuat kerajinan tangan, beda dengan Salma, saya lebih ke seni," katanya.

Baca Juga: Tahun Ajaran Baru, SMP Labschool Unesa 3 Surabaya Terapkan Program Excellent Class

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.