Minggu, 06 Sep 2026 22:28 WIB

Labschool Unesa 3 Surabaya Pamerkan Karya Siswa di Mal Ciputra World

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 06 Jun 2024 14:00 WIB
Foto: Pameran P5 siswa Labschool Unesa
Foto: Pameran P5 siswa Labschool Unesa

selalu.id - Sekolah Menengah Pertama Labschool Unesa 3 Surabaya menggelar pameran karya siswa-siswinya di mal Ciputra Wolrd, Surabaya, Rabu (5/6/2024) kemarin.

Kegiatan tersebut guna memberikan fasilitas sesuai bakat dan potensi peserta didiknya lewat gelar proyek kelulusan kelas 9.

Hal ini juga sebagai penerapan program Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dari kurikulum Merdeka Belajar yang dicanangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).

Kepala SMP Labschool Unesa 3 Dian Hijrah Saputra mengatakan  mengatakan kegiatan tersebut merupakan hasil karya yang dikerjakan oleh peserta didik kelas 9, mulai dari membuat produk parfum, cindera mata, makanan hingga game

"Mereka harus bertanggung jawab dengan karyanya sendiri, melalui presentasinya karena ada juri yang bertanya dan saya lihat pertanyaan-pertanyaannya benar-benar detail artinya kalau pekerjaannya itu tidak plagiat," ucapnya.

Dian meyakini penggelaran ini jawaban yang dilontarkan para peserta didik sangat baik serta detail.

"Saya yakin itu menuntut untuk setiap siswa benar-benar serius mengerjakan pekerjaannya sendiri," katanya.

Oleh karena itu, pihaknya berharap lulusan SMP Labschool Unesa 3 tidak hanya memahami teori pembelajaran namun juga dapat mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

"Apa yang mereka dapatkan dari Kurikulum Mereka Belajar di sekolah mungkin bisa diterapkan di kehidupan sehari-hari melakui hasil karya dari anak-anak," tuturnya.

Selain itu, lanjutnya, dengan pameran P5 tersebut bisa menunjukkan kecintaan peserta didik terhadap negara Indonesia melalui inovasi dan kreativitas.

Sementara itu, salah seorang peserta didik bernama Salma Naafi Taskiah yang membuat produk parfum mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut, bahkan mempersiapkannya dengan semangat.

"Pembuatannya memang cuma satu hari saja, tapi yang paling lama itu mengumpulkan bahan-bahannya karena ini organik," ucapnya.

Kenapa memilih produk tersebut, kata dia, karena saat memilih parfum selalu kurang cocok dengan dirinya.

"Jadi biasanya buat kulit iritasi. Jadi saya membuat parfum yang baik di kulit, itu juga terasa nyaman dan tahan lama," katanya.

Sementara, saudara kembarnya yang bernama Salwa Nuuri Sakinah juga membuat produk cindera mata, berupa manik-manik gelang dan seni lukis di cermin.

"Saya memang suka dari dulu membuat kerajinan tangan, beda dengan Salma, saya lebih ke seni," katanya.

Baca Juga: Gelar Karya Siswa, Keseriusan SMP Labschool Unesa 3 Surabaya dalam Majukan Dunia Pendidikan

Editor : Ading
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.