Sabtu, 06 Jun 2026 07:54 WIB

Labschool Unesa 3 Surabaya Pamerkan Karya Siswa di Mal Ciputra World

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 06 Jun 2024 14:00 WIB
Foto: Pameran P5 siswa Labschool Unesa
Foto: Pameran P5 siswa Labschool Unesa

selalu.id - Sekolah Menengah Pertama Labschool Unesa 3 Surabaya menggelar pameran karya siswa-siswinya di mal Ciputra Wolrd, Surabaya, Rabu (5/6/2024) kemarin.

Kegiatan tersebut guna memberikan fasilitas sesuai bakat dan potensi peserta didiknya lewat gelar proyek kelulusan kelas 9.

Hal ini juga sebagai penerapan program Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dari kurikulum Merdeka Belajar yang dicanangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).

Kepala SMP Labschool Unesa 3 Dian Hijrah Saputra mengatakan  mengatakan kegiatan tersebut merupakan hasil karya yang dikerjakan oleh peserta didik kelas 9, mulai dari membuat produk parfum, cindera mata, makanan hingga game

"Mereka harus bertanggung jawab dengan karyanya sendiri, melalui presentasinya karena ada juri yang bertanya dan saya lihat pertanyaan-pertanyaannya benar-benar detail artinya kalau pekerjaannya itu tidak plagiat," ucapnya.

Dian meyakini penggelaran ini jawaban yang dilontarkan para peserta didik sangat baik serta detail.

"Saya yakin itu menuntut untuk setiap siswa benar-benar serius mengerjakan pekerjaannya sendiri," katanya.

Oleh karena itu, pihaknya berharap lulusan SMP Labschool Unesa 3 tidak hanya memahami teori pembelajaran namun juga dapat mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

"Apa yang mereka dapatkan dari Kurikulum Mereka Belajar di sekolah mungkin bisa diterapkan di kehidupan sehari-hari melakui hasil karya dari anak-anak," tuturnya.

Selain itu, lanjutnya, dengan pameran P5 tersebut bisa menunjukkan kecintaan peserta didik terhadap negara Indonesia melalui inovasi dan kreativitas.

Sementara itu, salah seorang peserta didik bernama Salma Naafi Taskiah yang membuat produk parfum mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut, bahkan mempersiapkannya dengan semangat.

"Pembuatannya memang cuma satu hari saja, tapi yang paling lama itu mengumpulkan bahan-bahannya karena ini organik," ucapnya.

Kenapa memilih produk tersebut, kata dia, karena saat memilih parfum selalu kurang cocok dengan dirinya.

"Jadi biasanya buat kulit iritasi. Jadi saya membuat parfum yang baik di kulit, itu juga terasa nyaman dan tahan lama," katanya.

Sementara, saudara kembarnya yang bernama Salwa Nuuri Sakinah juga membuat produk cindera mata, berupa manik-manik gelang dan seni lukis di cermin.

"Saya memang suka dari dulu membuat kerajinan tangan, beda dengan Salma, saya lebih ke seni," katanya.

Baca Juga: Pesantren Kilat SMP Labschool Unesa Diwarnai Belajar Merawat Jenazah

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.