Kamis, 04 Jun 2026 12:18 WIB

Unik, Jemaah Haji di Surabaya ini Bawa Magic Com hingga Water Heater

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 20 Mei 2024 17:21 WIB
Magic com yang disita oleh petugas asrama haji
Magic com yang disita oleh petugas asrama haji

selalu.id - Sekretaris PPIH Embarkasi Surabaya, Abdul Haris menyampaikan ada sejumlah haji yang nekat membawa barang bawaan yang dilarang. Bahkan ada yang membawa alat penanak nasi atau magic com serta pemanas air ( water heater).

"Ada rice cooker, ada beberapa bawa water heater alasannya saat umroh boleh tapi saat haji dengan alasan tertentu di Arab Saudi tidak boleh,"kata Haris, Senin (20/5/2024).

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Haris menyampaikan, jemaah haji yang membawa magic com hingga water heater itu ketahuan saat proses pemeriksaan kelompok keberangkatan kloter 33 dan 34.

Padahal Pemerintah sudah menegaskan dan mengimbau melalui setiap Kabupaten/Kota untuk tidak membawa barang yang sudah dilarang, dibatasi, hingga tempat khususnya.

"Ternyata masih ada jemaah yang membawa. Sempat ditanyakan ada yang bilang ingin masak sesuai selera. Kita sampaikan di sana masakan disesuaikan dengan rasa tanah air," jelasnya.

Meski begitu, kata Haris, sebenarnya barang-barang jemaah yang dikemas sesuai standar dan disimpan di bagasi, tidak dilarang dalam penerbangan.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Akan tetapi karena dikhawatirkan mengganggu keamanan dan kelancaran aliran listrik di hotel jemaah menginap.

"Pemerintah Arab Saudi melarang para jemaah membawa penanak nasi dan pemanas air listrik," jelasnya.

Lebih lanjut Hari menyampaikan, tahun ini para jemaah full memperoleh makanan dari panitia baik ketika pra maupun pasca Armuzna.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Kata dia, para jemaah haji tahun 2024 ini tidak perlu khawatir tidak memperoleh makanan karena mereka dijatah penuh.

Selain penanak nasi, ditemukan juga beberapa jemaah haji membawa rokok lebih dari dua slop.

"Para jemaah haji diizinkan membawa rokok dengan jumlah maksimal 2 slop atau sekitar 200 batang," terangnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.