Kamis, 04 Jun 2026 20:40 WIB

Asrilia-Satrio, Jebolan Hipmi yang Daftar Pilwali Surabaya Jalur Independen

  • Penulis : Redaksi
  • | Minggu, 12 Mei 2024 21:33 WIB

Selalu.id - Asrilia Kurniawati menggandeng Satrio Wicaksono menjadi pasangan pencalonan Wali Kota Surabaya jalur independen untuk Pilwali 2024 November mendatang.

Pasangan ini langsung mendaftarkan diri di hari terakhir pendaftaran calon Pilwali jalur independen pada Minggu (12/5/2024) malam. Mereka pun membawa pemberkasan lengkap syarat maju independen di Kantor KPU Surabaya.

Baca Juga: KPU Surabaya Kaji Dapil Baru, Persaingan Kursi DPRD Berpotensi Berubah

“Ini ikhtiar kami berdua saya Ning Lia dan cak Satria untuk menjadi salah satu psangan calon wali kota dan wakil wali kota surabaya 2024 ini jalur independen,” kata ning Lia sapaan akrabnya, usai mendaftar.

Ning Lia juga menyampaikan alasannya dirinya menggandeng sosok Satrio Wicaksono yang merupaka Ketua Umum BPC Hipmi Kota Surabaya pada 2022-2025. Ia menyebut Satrio mempunyai visi misi yang sama dengan dirinya.

“Kami pernah sesama di Hipmi dan saya sangat melihat cak Satria adalah sosok yang memang visi misinya sama dengan saya yaitu berbuat baik dan bermanfaat untuk kota surabaya kedepan,” ujarnya.

Asrilia mengaku butuh empat bulan untuk memilih siapa calon yang mendampingin maju Pilwali jalur independen, sebelum mantab dengan Satrio Wicaksono. "Waktu itu mas Satria masih sibuk banget mengurus bisnisnya. Alhamudilah minggu kemarin baru ketemun. Beliau berkenan untuk maju dengan saya,” jelasnya.

Baca Juga: KPU Surabaya Mulai Verifikasi Surat PAW Almarhum Adi Sutarwijono

Lebih lanjut ning Lia menyampaikan bahwa dirinya sudah membentuk tim di setiap kecamatan untuk mengumpulkan KTP, sebagai syarat maju Pilwali jalur perseorangan “Setiap kecamatan sekitar 7 persen. Kita sudah melebih 144 ribu,” tuturnya.

Sementra itu Satrio Wicaksono berharap dirinya bisa memberi sumbangsih kepada masyarakat Surabaya dengan menguatkan ekonomi besar yang ada di Kota Surabaya. 

“Kami pinginnya pengusaha ini punya nama lebih baik lagi, teroganisiasi lebih baik lagi, sehingga setiap orang punya niat berusaha dan meningkatkan kemampuan. Agar masyarakat Surabaya bisa berama-sama mencapai kesejehteraan yang kita selalu impikan,” terangnya.

Baca Juga: Surat DPP PDIP Turun, Proses PAW Almarhum Ketua DPRD Surabaya Diajukan ke KPU

Berdasarkan Pasal 41 ayat 2 UU 10 Tahun 2016 dan Peraturan KPU 2 2024, Surabaya akan menerima pasangan calon perseorangan. Dengan jumlah minimal dukungan 144.209 suara di minimal 16 kecamatan dari 31 kecamatan. 

“Akan kami cek sesuai dengan ketentuan berdasakran UU KPU. Kami masih melakukan prosesnya hingga pukul 23.59 WIB malam ini," ujar Ketua KPU Surabaya Nur Syamsi.

Setelah proses pengecekan itu selesai, KPU akan memberi status dan menentukan untuk ke tahap verifikasi jumlah dan administrasi. "Dan sampai saat ini belum ada yang daftar independen selain mbak Lia dan mas Satrio,” tutup Nur Syamsi.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.

Maling yang Sering Curi Lampu Lalulintas di Semampir Surabaya Dibekuk, Ini Identitasnya

Saat ini pelaku telah ditetapkan tersangka dan ditahan di Mapolsek Semampir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Wabup Mimik ajak Pelajar Sidoarjo Bijak Gunakan Teknologi

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menegaskan bahwa nilai utama yang harus dimiliki setiap manusia adalah kebermanfaatan bagi sesama.

Perawat RS Waluyo Jati Probolinggo yang Ngaku Dibegal Itu Ternyata Hoaks, Alasannya Bikin Emosi

Diketahui sebelumnya, Nugroho, warga Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, itu mengaku dibegal pada Senin (1/6/2026) malam.

Pecah Ban, Pikap Terguling di Tol SuMo 1 Tewas 2 Luka

pikap berwarna putih itu oleng lantaran sopir tidak bisa mengendalikan dan sempat menabrak guardrail atau pembatas jalan sisi kanan dan terguling.