Selasa, 20 Okt 2026 20:43 WIB

Jelang Pilgub 2024, Khofifah Akui Masih Nyaman dengan Emil

Foto: Khofifah Indar Parawansa
Foto: Khofifah Indar Parawansa

selalu.id - Mantan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengakui merasa nyaman dan produktif bersama dengan Emil Elestianto Dardak saat memimpin Jatim. Sehingga, ia menyatakan akan kembali menggandeng Emil dalam Pilkada Jatim 2024 pada November 2024.

"Hari ini kami sowan bersama dengan Pak Emil. Beliau adalah penguat dalam perjalanan kami lima tahun memimpin Jatim. Dan ke depan insya Allah kami akan berproses kembali untuk pencalonan gubernur di bulan November 2024 mendatang," katanya saat silaturahmi dengan LDII Jawa Timur di Surabaya, Minggu (28/4/2024).

Baca Juga: Gubernur Jatim Khofifah Ajak Warga Maknai Tahun Baru Islam dengan Hijrah

Ia mengungkapkan, sejauh ini banyak pihak yang selalu menanyakan apakah akan maju kembali bersama Emil Dardak dalam Pilkada Jatim 2024 dan Khofifah menegaskan bahwa sejauh ini dirinya merasa sangat nyaman dan produktif berpartner dengan sosok Pak Emil Dardak.

"Saya merasa nyaman dan produktif dengan Pak Emil. Rasa Nyaman itu penting. Dan produktif juga sangat penting. Maka kami mohon doa panjenengan semua agar apa yang sudah kami lakukan dan yang akan kami lakukan ke depan bisa memberikan berkah manfaat bagi semua," tuturnya.

Khofifah mengatakan, bahwa di Jatim masih banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan meski begitu banyak prestasi dan capaian yang telah diraih dan prestasi serta kemajuan Jatim hanya bisa diraih jika semua elemen saling bergandengan tangan dan bersinergi secara harmoni.

Baca Juga: Demi Dongkrak Daya Beli, Pemprov Jatim Salurkan Bantuan Sosial Rp32,16 Miliar di Ngawi 

"Di posisi ini keberseiringan ulama umaro sangat strategis. Yaitu dalam upaya menjaga negara dan menjaga agama. Semoga semua yang sudah terbangun selama ini bisa terus terjalin dengan sinergis dan harmonis," tuturnya.

Sebelumnya, LDII Jawa Timur menyatakan komitmennya untuk mendukung Khofifah Indar Parawansa maju kembali dalam kontestasi Pilkada Jatim 2024.

Baca Juga: Puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Khofifah Ajak Tanam Pohon dan Kelola Sampah

Kendati demikian, Ketua DPW LDII Jawa Timur, KH M Amrodji Konawi saat memberikan sambutan dalam acara Silaturahim Syawal 1445 Hijriah dan Tausiyah Kebangsaan yang diadakan oleh LDII Provinsi Jawa Timur, di Pondok Pesantren Sabilurrosyidin Annur, Surabaya, mengatakan selama ini LDII dan jajaran ulama di Jatim tidak pernah memberikan kritik ataupun tidak setuju dengan kebijakan Ibu Khofifah selama menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur.

"Bukan karena tidak berani tapi karena apa yang dilakukan Ibu Khofifah bersama Pak Emil sudah sesuai ajaran dan tuntunan yang ada dalam Alquran dan sunnah rasul. Ibu Khofifah bisa mengayomi semua kalangan baik yang mayoritas dan minoritas," tandasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.

Pemuda Bawa Truk Tronton Tabrak Tiang PJU di Balongbendo Sidoarjo

Atas kejadian ini, korban mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Sementara truknya yang terguling dievakuasi petugas.

Raker Pusat Studi UMSIDA: Buka Peluang Kolaborasi Global

Sebanyak 12 pusat studi dan satu Lembaga Pusat Unggulan (PUI) terlibat dalam pertemuan ini untuk menyusun program yang fokus pada luaran dan dampak nyata bagi m

Truk Boks Tabrak Trailer di Krembangan Surabaya, Begini Kondisi Korban

Saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya masih melakukan penyelidikan untuk mencari penyebab kecelakaan tersebut.

Polda Jatim Gelar Donor Darah Sambut HUT ke-75 Humas Polri, 100 Kantong Terkumpul

Aksi kemanusiaan yang mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat, Menjaga Reputasi Polri” ini diikuti personel Polri, insan pers, hingga masyarakat umum.