• Loadingselalu.id
  • Loading

Minggu, 19 Mei 2024 00:06 WIB

Bandara Dhoho Kediri Beroperasional Citilink Satu-satunya Maskapai

Foto: Citilink

Foto: Citilink

selalu.id - Meski sudah beroperasional sejak 5 April 2024 lalu, hingga kini baru maskapai penerbangan Citilink yang melayani penerbangan di Bandara Dhoho Kediri dengan rute Jakarta-Kediri dan sebaliknya. Meski begitu, penerbangan tersebut juga hanya dilakukan dua kali dalam seminggu.

Direktur Utama Citilink, Dewa Kadek Rai optimistis pihaknya akan segera membuka penerbangan reguler di Bandara Dhoho alias penerbangan setiap hari. Jika di daerah lain biasanya baru berkembang sekitar enam bulan, Dewa yakin perkembangan Bandara Dhoho akan lebih cepat. Yakni, sekitar tiga bulan.

"Tidak menutup kemungkinan nanti kami juga akan membuka rute penerbangan lainnya dari Bandara Dhoho," ungkapnya, Rabu (24/4/2024).

Sementara itu, terkait jumlah penumpang yang telah terlayani dari dan menuju Bandara Dhoho Kediri, General Manager Bandara Dhoho Kediri I Nyoman Noer Rohim menyebut, selama libur Lebaran 2024 lalu sebanyak 1.155 orang melakukan penerbangan perdana yang dibuka oleh pihaknya, sedangkan penerbangan penumpang tercatat sebanyak 8 kali.

"Allhamdulillah pelayanan penerbangan di DHX (kode bandara Dhoho Kediri) berjalan aman dan lancar dengan jumlah penumpang hingga hari Selasa tanggal 16 April 2024 tercatat 1.155 penumpang," kata Noer Rohim lebih lanjut menjelaskan.

Dikatakannya, dari 1.155 pergerakan penumpang itu terdiri dari sebanyak 513 orang berangkat dan 642 orang datang dari terminal Bandara Dhoho.

Selain Citilink, sebenarnya ada dua maskapai yang sudah mendapat izin rute penerbangan di Bandara Dhoho dari Kementerian Perhubungan. Yakni, Super Air Jet dan Batik Air. Dua maskapai dari Lion Air grup itu mendapat izin rute yang bervariasi.

Batik Air mendapat izin rute penerbangan Kediri-Jakarta, Kediri-Bali, dan Kediri Palembang. Kemudian, Super Air Jet mendapat izin rute untuk Kediri-Banjarmasin, Kediri-Balikpapan, Kediri-Makassar, Kediri-Bali, dan Kediri Palembang.

Hanya saja, hingga saat ini masih belum ada kejelasan terkait dimulainya penerbangan oleh dua maskapai tersebut. Jika penerbangan sudah dibuka, otomatis belasan juta penduduk dari 14 kabupaten/kota akan memiliki lebih banyak alternatif rute penerbangan ke berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga: Segara Diresmikan, Pemprov Jatim Pastikan Bandara Internasional Dhoho Siap Operasional

Editor : Ading