Jumat, 05 Jun 2026 02:58 WIB

Bapanas Naikkan Harga Gula, Begini Penjelasannya

Foto: ilustrasi gula
Foto: ilustrasi gula

selalu.id - Badan Pangan Nasional (Bapanas) menaikkan Harga Acuan Pemerintah (HAP) gula di tingkat konsumen menjadi Rp 17.500 per kilogram (kg) dari Rp 16.000 per kg. Keputusan HAP gula ini mulai diberlakukan sejak 5 April hingga 31 Mei 2024 mendatang.

Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi mengungkapkan, penyesuaian HAP gula ini diharapkan mampu memperlancar pasokan di tingkat ritel. Saat ini harga gula sudah diatas HAP pemerintah yang sebelumnya ditetapkan Rp 15.500 per kg. "Kenaikan HAP ini mengacu Surat Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan nomor 296/TU/01/02/B/043/2024," tegasnya kepada selalu.id, Jumat (19/4/2024).

Sementara, lanjut ia menjelaskan, untuk wilayah Timur Indonesia seperti Maluku, Papua, dan wilayah tertinggal, terluar, terpencil dan perbatasan (3TP, harga gula ditetapkan sebesar Rp 18.500 per kilogram.

"Penyesuaian harga acuan itu merupakan upaya pemerintah dalam menjawab keluhan para ritel ihwal harga gula yang terus melambung," terangnya.

Baca Juga: Cabai Meroket Jelang Nataru, DPRD Nilai Pemkot Lambat Hadapi Gejolak Harga


Menurutnya, kenaikan harga gula tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya yakni harga gula di pasar global yang tinggi dan anjloknya kuras rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. "Karena itu, sebetunya ini kesempatan kita genjot produksi dalam negeri. Sebentar lagi musim giling tebu," jelasnya.

Meski begitu, penyesuaian harga gula tersebut dilakukan untuk menjamin pasokan dan stok gula di ritel modern sebelum musim giling. Sebelumnya, pada November, Bapanas telah menaikkan harga acuan penjualan gula di tingkat ritel menjadi Rp 16.000 - Rp 17.000 per kg.

Kendati demikian, pemerintah bakal kembali mengevaluasi harga gula secara berkala. Menyitir Panel Harga Pangan Bapanas, rata-rata harga gula secara nasional hari ini mencapai Rp 18.040 per kg. Harga gula saat ini telah naik 25,27 persen (YoY) dibandingkan harga gula pada April 2023 sebesar Rp 14.400 per kg.

Baca Juga: Jelang Lebaran, Harga Bawang Merah dan Daging Naik di Surabaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.