Selasa, 03 Feb 2026 23:59 WIB

Dapat Investor, THR dan TRS Dipertimbangkan Jadi Tempat Konser Skala Internasional

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 15 Apr 2024 10:42 WIB
Foto: Taman Hiburan Rakyat
Foto: Taman Hiburan Rakyat

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengungkapkan rencana terbaru terkait pengembangan Taman Hiburan Rakyat (THR) dan Taman Remaja Surabaya (TRS).

Baca Juga: Capai Rp31,3 Triliun, Investasi Surabaya Dorong Rekrut Warga Lokal


Rencana awal ini adalah untuk menjadikan kawasan tersebut sebagai tempat hiburan dengan wahana permainan, dimungkinkan bisa diubah menjadi tempat konser skala internasional.

Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan bahwa perubahan rencana ini didasari oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah banyaknya investor yang mengajukan konsep tempat konser skala internasional untuk kompleks THR-TRS.

"Banyak investor yang mengajukan untuk tempat konser, karena tempat konser di Surabaya ini tidak ada. Kalau sudah mendatangkan artis internasional, itu membutuhkan kapasitas berapa puluh ribu. Dan hari ini di Surabaya belum ada yang mencukupi," kata Wali Kota Eri, Senin  (15/4/2024).

Selain itu, Wali Kota Eri juga menegaskan bahwa perubahan rencana dari wahana permainan menjadi tempat konser tidak terkait dengan biaya sewa, melainkan harga tiket masuk. Sebab, ia menginginkan harga tiket masuk yang terjangkau agar dapat diakses oleh semua kalangan masyarakat.

"Yang saya minta (tiket masuk) Rp25.000. Sehingga ketika saya meminta tiket masuk Rp25.000, maka investasinya juga harus dihitung, tidak hanya appraisal terhadap tanahnya," jelasnya.

"Kalau harga (sewa THR-TRS) mahal tapi tidak mempertimbangkan (tiket masuk) Rp25.000, dia (investor) bisa. Tapi setelah dihitung, yang diajukan adalah ketika itu dibuat wahana seperti permainan, masih berkurang," imbuhnya.

Oleh sebabnya, Wali Kota Eri menyebut, ada sekitar 5 investor yang mengajukan untuk menjadikan kawasan THR-TRS sebagai tempat konser. "Kalau di Surabaya kan tidak ada tempat konser yang bisa menampung (puluhan ribu penonton)," bebernya.

Meski demikian, ia menyatakan bahwa rencana menjadikan kawasan THR-TRS sebagai tempat konser skala internasional, masih dalam tahap diskusi dengan para ahli dan stakeholder terkait. "Nanti kita bahas lagi dengan banyak pihak, para stakeholder di Surabaya," tuturnya.

Wali Kota Eri berharap dengan adanya tempat konser ini, Surabaya dapat menjadi salah satu destinasi wisata hiburan yang menarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.  "Bukan hanya investor lama (yang mengajukan), tapi ada 4 investor yang masuk, yang semuanya konsepnya adalah untuk tempat konser," pungkasnya.

Baca Juga: Perizinan Surabaya Kini 1–4 Hari, IPRO Perkuat Investasi

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.