Rabu, 04 Nov 2026 17:08 WIB

Bank Jatim Jajaki Kerja Sama KUB dengan Bank Banten

Foto: KUB Bank Jatim dan Bank Banten
Foto: KUB Bank Jatim dan Bank Banten

selalu.id - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Pemenuhan Modal Inti Minimum (MIM) Bank Pembangunan Daerah (BPD) dan Konsolidasi Perbankan Daerah di Hotel Borobudur Jakarta Pusat, Senin (4/3) kemarin.

Dalam kesempatan ini, Pj. Gubernur Adhy menyaksikan MoU penjajakan kerja sama antara Bank Jatim dengan Bank Banten. Menurutnya, kerja sama antar bank pembangunan daerah dengan melakukan penguatan permodalan dan konsolidasi perbankan dapat menjadi salah satu cara untuk menghadapi dinamika perekonomian saat ini.

"Jadi kita diminta untuk membantu bank yang memang modal intinya kurang dari Rp3 triliun, kita kan sudah 2, Bank NTB Syariah dan Bank Lampung. Dan ternyata Banten berminat, sudah datang dan bersurat, kita sudah menyatakan iya dan tadi adalah MoU," ujarnya kepada selalu.id, Selasa (5/3/2024).

Bank Jatim, kata Pj. Gubernur Adhy, termasuk bank yang masuk dalam kategori bank dengan modal inti antara Rp1 triliun hingga Rp5 triliun. Bahkan, per Desember 2023, Bank Jatim memiliki modal sebesar Rp11,541 trilliun, dengan Aset Tertimbang Menurut Resiko (ATMR) sebesar Rp44,897 trilliun.

Sementara rasio CAR Bank Jatim mencapai 25,71 persen. Pemprov Jatim memiliki modal dasar seri A di Bank Jatim sebesar 51,13 persen atau sekitar Rp 1.919.228.412.000.

"Mendagri mendorong supaya Banten harus dibantu, maka MoU tadi itu berjalan untuk dirigen, kemudian terus tahapan-tahapan sampai kepada final nanti kontrak diputuskan bahwa ber-KUB (Kelompok Usaha Bank) dan akhirnya kita setor modal ke Bank Banten," katanya.

"Ini bagian dari ekspansi, kami melihat tetep Jawa Timur juga diuntungkan karena akhirnya penambahan aset dan juga pangsa pasar jadi luas, sasaran target untungnya juga bisa menjadi berkembang," imbuhnya.

Pj. Gubernur Adhy pun menjelaskan, langkah aksi korporasi yang akan ditempuh Bank Jatim adalah dengan melakukan penyertaan modal kepada beberapa BPD yang modal intinya masih di bawah ketentuan. Bank Jatim juga  membentuk KUB dengan bank-bank tersebut.

"Dengan Bank NTB Syariah sudah tahap penyelesaian, dengan Bank Lampung sudah on progress sudah dilakukan penandatanganan Non-Disclosure Agreement (NDA) atau Perjanjian Kerahasiaan ketika memulai kerja sama dengan pihak lain dan perjanjian kerjasama, dan dengan Bank Banten sedang proses penjajakan," jelasnya.

Sekadar diketahui, pada kesempatan yang sama Pj. Gubernur Jatim menyaksikan penandatanganan Mutual of Understanding antara Direktur Utama Bank Jatim dengan Direktur Utama Bank Banten terkait penjajakan KUB dengan Bank PSP Bank Banten.

Baca Juga: Bank Jatim Masih Dominasi Deviden, Kontribusi BUMD Lain Disorot DPRD

Editor : Ading
Berita Terbaru

DPRD Surabaya Sentil Kinerja Pemkot: Jangan Cuma Bersandar Capaian Anggaran!

Yang disorot di antaranya penanganan banjir, pemerataan akses pendidikan, percepatan infrastruktur jalan, hingga penambahan fasilitas kesehatan masyarakat.

Pilkades Serentak Gelombang II di Nganjuk Diikuti 234 Desa, Ini Jadwal Coblosannya

Jika kotak kosong keluar sebagai pemenang, Pilkades dinyatakan batal dan posisi kepala desa akan diisi oleh Penjabat (Pj) Kepala Desa.

Fakta Baru Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun: Sangat Keji dan Terencana!

Temuan ini menjadi bukti krusial yang memperkuat dugaan adanya perencanaan matang, sekaligus bakal memperberat jeratan hukum bagi pelaku.

21 WNA Korban TPPO di Mojokerto Diselamatkan, 4 Terduga Pelaku Ditangkap

Kasus ini terungkap setelah seorang WNA asal Filipina mendatangi Polsek Trawas.

Polisi Serahkan 15 Fragmen Tulang Milik Dua Korban Pembunuhan di Madiun

Dari 15 fragmen tersebut, hanya satu yang dapat diidentifikasi berasal dari tulang panggul, sedangkan sisanya berupa serpihan sehingga sulit dibedakan

Diskotek dan Klub Malam Surabaya Wajib Siapkan Ruang Khusus Pengunjung Mabuk

Pengelola juga wajib bekerja sama dengan penyedia transportasi daring untuk mengantar pengunjung.