Minggu, 20 Sep 2026 08:08 WIB

Bank Jatim Jajaki Kerja Sama KUB dengan Bank Banten

Foto: KUB Bank Jatim dan Bank Banten
Foto: KUB Bank Jatim dan Bank Banten

selalu.id - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Pemenuhan Modal Inti Minimum (MIM) Bank Pembangunan Daerah (BPD) dan Konsolidasi Perbankan Daerah di Hotel Borobudur Jakarta Pusat, Senin (4/3) kemarin.

Dalam kesempatan ini, Pj. Gubernur Adhy menyaksikan MoU penjajakan kerja sama antara Bank Jatim dengan Bank Banten. Menurutnya, kerja sama antar bank pembangunan daerah dengan melakukan penguatan permodalan dan konsolidasi perbankan dapat menjadi salah satu cara untuk menghadapi dinamika perekonomian saat ini.

"Jadi kita diminta untuk membantu bank yang memang modal intinya kurang dari Rp3 triliun, kita kan sudah 2, Bank NTB Syariah dan Bank Lampung. Dan ternyata Banten berminat, sudah datang dan bersurat, kita sudah menyatakan iya dan tadi adalah MoU," ujarnya kepada selalu.id, Selasa (5/3/2024).

Bank Jatim, kata Pj. Gubernur Adhy, termasuk bank yang masuk dalam kategori bank dengan modal inti antara Rp1 triliun hingga Rp5 triliun. Bahkan, per Desember 2023, Bank Jatim memiliki modal sebesar Rp11,541 trilliun, dengan Aset Tertimbang Menurut Resiko (ATMR) sebesar Rp44,897 trilliun.

Sementara rasio CAR Bank Jatim mencapai 25,71 persen. Pemprov Jatim memiliki modal dasar seri A di Bank Jatim sebesar 51,13 persen atau sekitar Rp 1.919.228.412.000.

"Mendagri mendorong supaya Banten harus dibantu, maka MoU tadi itu berjalan untuk dirigen, kemudian terus tahapan-tahapan sampai kepada final nanti kontrak diputuskan bahwa ber-KUB (Kelompok Usaha Bank) dan akhirnya kita setor modal ke Bank Banten," katanya.

"Ini bagian dari ekspansi, kami melihat tetep Jawa Timur juga diuntungkan karena akhirnya penambahan aset dan juga pangsa pasar jadi luas, sasaran target untungnya juga bisa menjadi berkembang," imbuhnya.

Pj. Gubernur Adhy pun menjelaskan, langkah aksi korporasi yang akan ditempuh Bank Jatim adalah dengan melakukan penyertaan modal kepada beberapa BPD yang modal intinya masih di bawah ketentuan. Bank Jatim juga  membentuk KUB dengan bank-bank tersebut.

"Dengan Bank NTB Syariah sudah tahap penyelesaian, dengan Bank Lampung sudah on progress sudah dilakukan penandatanganan Non-Disclosure Agreement (NDA) atau Perjanjian Kerahasiaan ketika memulai kerja sama dengan pihak lain dan perjanjian kerjasama, dan dengan Bank Banten sedang proses penjajakan," jelasnya.

Sekadar diketahui, pada kesempatan yang sama Pj. Gubernur Jatim menyaksikan penandatanganan Mutual of Understanding antara Direktur Utama Bank Jatim dengan Direktur Utama Bank Banten terkait penjajakan KUB dengan Bank PSP Bank Banten.

Baca Juga: Bank Jatim Masih Dominasi Deviden, Kontribusi BUMD Lain Disorot DPRD

Editor : Ading
Berita Terbaru

Menjinakkan Leviathan Digital: Menimbang Ulang Hak Cipta di Era Kecerdasan Buatan

Ia adalah jeritan awal dari sebuah krisis eksistensial: hukum hak cipta kita gagap dan tersengal-sengal mengejar lompatan zaman.

Jejak Gelap Perempuan asal Jombang dalam Pusaran Bisnis Narkoba di Surabaya

Dari tangan RA polisi menyita 13 kantong plastik isi sabu dengan berat 9,64 gram, 30 butir tablet ekstasi 12,38 gram, hingga uang tunai Rp5,8 juta.

Tega, Ibu Ajak Anak Kandung Threesome Sama Kekasihnya di Sidoarjo

Tak hanya Mawar yang menjadi korban threesome, keponakan dari MT juga dijadikan pelampiasan seksual tak biasa ini.

Gagal Curi Motor: Pelaku Lemparkan Bondet di Pasuruan, Satu Terluka

Petugas melakukan olah tempat kejadian dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk melacak pelaku serta keberadaan motor korban.

HUT ke-81 PMI, Pemkab Sidoarjo Beri Apresiasi Ratusan Pendonor Darah

Peran pendonor sangat vital dalam menjamin ketersediaan darah untuk layanan kesehatan warga.

Hari Jadi ke-1.097, Pemkab Pasuruan Ajak Semua Pihak Bergerak Bareng Bangun Daerah

Bupati Pasuruan Rusdi Sutedjo menyebut usia daerah yang sudah melewati satu milenium adalah tanggung jawab bersama untuk dijaga dan dilanjutkan.