Minggu, 18 Okt 2026 19:25 WIB

Bank Jatim Masih Dominasi Deviden, Kontribusi BUMD Lain Disorot DPRD

Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim, Jairi Irawan sekaligus anggota fraksi Golkar DPRD Jatim. (Foto: dony/selalu.id)
Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim, Jairi Irawan sekaligus anggota fraksi Golkar DPRD Jatim. (Foto: dony/selalu.id)

selalu.id – Kondisi pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Jawa Timur dinilai masih timpang dan sangat bergantung pada satu entitas saja. Data menunjukkan bahwa dari total setoran dividen sebesar Rp488,1 miliar, sekitar 86 persen atau lebih dari Rp420 miliar berasal semata-mata dari Bank Jatim.

Sementara itu, kontribusi dari holding BUMD lainnya sangat minim. Holding PJU hanya menyumbang sekitar 7 persen, bahkan holding besar seperti PWU dan JGU hanya berkontribusi di angka 0,2 hingga 0,3 persen atau tidak sampai Rp2 miliar.

Baca Juga: Sidang Korupsi Hibah Pokir Jatim, JPU KPK Bakal Panggil Sekda Jatim

Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Jatim sekaligus anggota Panitia Khusus (Pansus) BUMD, Jairi Irawan menilai kondisi ini menunjukkan adanya kegagalan sistemik dalam diversifikasi ekonomi daerah.

"Ini menunjukkan ketimpangan struktural yang serius. Satu BUMD menjadi tulang punggung, sementara yang lain belum mampu memberikan kontribusi signifikan," Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim ini kepada selalu.id, Kamis (30/4/2026).

Baca Juga: DPRD Jatim Apresiasi Penggerebekan Jalan Kunti, Minta Kapolda Baru Konsisten Berantas Narkoba

"Jika dibandingkan dengan Jawa Tengah, mereka sudah membangun ekosistem yang lebih seimbang, sedangkan Jatim masih sangat bergantung pada sektor perbankan," imbuhnya.

Lebih jauh, Jairi juga menyoroti ketidakselarasan antara aset yang besar dengan hasil yang didapat. Banyak aset non-keuangan yang justru tidak produktif, menganggur (idle), atau dikuasai pihak lain tanpa memberikan nilai ekonomi yang memadai bagi daerah.

Baca Juga: DPRD Jatim Sentil Pemprov, PPPK Paruh Waktu jangan Terus Digantung Nasibnya!

"Jika dibiarkan, BUMD bukan menjadi motor pembangunan, tapi justru berpotensi menjadi beban fiskal jangka panjang," tegasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.

Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Tim saat ini masih terus mendalami peran masing-masing individu serta mengejar potensi keterlibatan jaringan atau pelaku lain di balik kasus ini.

Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI, Kader GMD Jatim Bersih-bersih Pantai dan Bagikan Sembako di Probolinggo

Para kader berharap nilai gotong royong dan kesadaran menjaga kebersihan kawasan pesisir dapat terus diperkuat oleh masyarakat lokal secara berkelanjutan.

Bawa Kukis Black ke PRJ Surabaya 2026, Kokola Tawarkan Promo Serba Rp10 Ribu hingga Emas

Fian berharap PRJ Surabaya terus berlangsung dan semakin berkembang. Area festival bisa diperluas dan melibatkan para UMKM.

Senangnya Petani Tambakrejo Sambut KDKMP Sidoarjo, Tebus Pupuk Kini Makin Mudah

Selain pupuk, KDKMP diproyeksikan menjadi pusat penyaluran komoditas bersubsidi lainnya seperti beras SPHP, MinyaKita, hingga LPG 3 kilogram.

Wisata Hutan Kota Jeruk Surabaya: Murah, Indah, dan Cocok untuk Keluarga

Menjelang sore hari, para pengunjung disuguhkan lanskap persawahan yang asri sembari diiringi alunan musik akustik.