Jumat, 05 Jun 2026 20:56 WIB

PDIP Jatim Siagakan Satgas dan Kader Cegah Kecurangan dan Politik Uang

Wakil Ketua DPD PDIP Jatim Bidang Pemenangan Pemilu, Deni Wicaksono
Wakil Ketua DPD PDIP Jatim Bidang Pemenangan Pemilu, Deni Wicaksono

selalu.id - DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menyiagakan para kader dan satgas terkait untuk mencegah praktik politik uang dalam Pemilu 2024, termasuk Pilpres.

Wakil Ketua DPD PDIP Jatim Bidang Pemenangan Pemilu, Deni Wicaksono, Selasa (13/2/2024), mengatakan, pihaknya mendengar adanya informasi valid terkait upaya melakukan “operasi khusus” di Jatim dan Jateng terkait Pilpres. Hal ini lantaran hasil survei internal terakhir menunjukkan, perolehan suara paslon tertentu tidak sesuai harapan.

Baca Juga: Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

"Kami mendengar informasi valid bahwa hasil survei tak seindah yang dipublikasikan. Jatim dan Jateng akan ‘dioperasi’, karena ada capres tertentu yang mencoba melakukan skenario satu putaran. Maka kami langsung instruksikan kader dan satgas untuk berjaga di kampung-kampung, di perempatan-perempatan jalan, di sudut-sudut gang, untuk mencegah operasi kecurangan dan politik uang pemenangan capres tertentu," jelas Deni.

Para kader dan satgas, sambung Deni, diinstruksikan untuk langsung melaporkan bila ada temuan gerakan atau “operasi khusus” yang curang dalam memenangkan capres tertentu.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

"Jatim diindikasikan akan dioperasi secara tidak patut dan melanggar aturan untuk mendongkrak suara capres-cawapres tertentu," jelas alumnus Universitas Airlangga tersebut.

Deni mengajak semua pihak untuk menyambut Pemilu ini dengan kewaspadaan guna mengawasi berbagai potensi kecurangan. Apalagi, Pemilu kali ini diwarnai berbagai macam kontroversi, seperti masalah pelanggaran etika di Mahkamah Konstitusi dan KPU dalam meloloskan Cawapres tertentu.

Baca Juga: 2 Jemaah Haji Probolinggo Masih Tertahan di Arab Saudi, Ini Identitas dan Penyebabnya

Film dokumenter “Dirty Vote” yang sangat viral, lanjut Deni, menunjukkan bagaimana skenario kecurangan Pemilu ditunjukkan tanpa rasa malu. Sekelompok elite penguasa telah menggunakan kekuasaannya untuk pemenangan capres-cawapres tertentu.

"Ayo kita awasi bersama, PDI Perjuangan bareng rakyat ingin memastikan Pemilu jujur, adil, tanpa intimidasi, tanpa kecurangan. Rakyat sangat khawatir dengan pemilu curang, apalagi baru saja viral film Dirty Vote tentang kecurangan yang disebutkan akan didesain sedemikian rupa, sehingga seluruh kekuatan rakyat harus waspada," pungkas Deni.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

izin yang telah diterbitkan diduga tidak mencantumkan ketentuan jam operasional sebagaimana diatur dalam peraturan daerah.

Gandeng UNDP, Cara Pemerintah Cegah Pencemaran Plastik Sungai di Surabaya

Surabaya dipilih sebagai lokasi awal karena telah memiliki berbagai inisiatif pengelolaan sampah yang melibatkan masyarakat.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.