Rabu, 21 Okt 2026 04:48 WIB

Sancaka Mobil Listrik, Inovasi Terbaru Untag Surabaya

  • Penulis : Ading
  • | Rabu, 10 Jan 2024 14:30 WIB
Mobil listrik Sancaka Untag
Mobil listrik Sancaka Untag

selalu.id - Dalam upaya menjaga lingkungan dan meminimalisir jejak karbon, Program Studi D3 Teknologi Manufaktur Fakultas Vokasi Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya mengembangkan Mobil Listrik Sancaka.

Mobil listrik Sancaka merupakan generasi kedua dari Mobil Listrik Aurora yang dibuat pada tahun 2017 dengan dosen pembimbing yang bersinergi dengan mahasiswa Prodi Teknik Elektro, Teknologi Listrik, dan Teknologi Manufaktur.


Kaprodi Teknologi Manufaktur, Yusuf Eko Nurcahyo, S.T., M.T., menyampaikan bahwa Mobil Listrik Sancaka generasi kedua yang memberikan inovasi dan pengembangan dalam konsep rancangan mobil listrik.

Penyempurnaan spesifikasi yang mencakup pada perancangan sistem kemudi yang menggunakan steering gear rack, perancangan sistem pengereman menggunakan empat piston pada keempat roda sehingga gaya pengereman (deselerasi) lebih besar, menggunakan baterai LiFeP04 sehingga meminimal berat mobil listrik, ruang pengemudi yang menyesuaikan dengan kenyamanan pengemudi, perancangan safety yang memenuhi safety kendaraan seperti memakai emergency switch, APAR dan pemakaian kabel yang sesuai.

“Secara umum, pengembangan Mobil Listrik Sancaka ini meliputi berat mobil 180 kilogram dari berat awal 225 kilogram, mengganti teknologi baterai dari Lithium Ion menjadi baterai LiFeP04, meningkatkan piston cakram pada sistem pengereman, membuat body mobil menjadi aerodinamis menggunakan fiber carbon, sistem pengereman menggunakan gear reck untuk meringankan putaran setir, sistem kontrol dan rangka mobil,” jelas dosen yang kerap disapa Yusuf.

Baca Juga: Top 5 Berita: Kadis Dipegangi Mobil Listrik hingga Kapolri Berganti


Yusuf juga menambahkan bahwa Mobil Listrik Sancaka tidak menggunakan teknologi power steering dengan alasan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan baterai mobil.

"Mobil Listrik Sancaka mengalami perubahan pada sistem steering dengan beralih menggunakan steering gear rack, bukan sistem power steering, guna meningkatkan efisiensi penggunaan baterai," paparnya.


Mobil Listrik Sancaka generasi pertama atau yang disebut Aurora, telah berhasil mencetak prestasi pada kategori Daya Tanjak dengan perolehan Juara 3 dan Desain Body dengan perolehan Juara 1 di Kompetisi Mobil Listrik Indonesia (KMLI) pada 2017 lalu.  Kompetisi yang digelar di Bandung tersebut menjadi awal perjalanan dalam meraih berbagai prestasi kedepan.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Batasi Kendaraan Dinas, Kadis Dipegangi Mobil Listrik

“Pada generasi pertama, mobil listrik ini berhasil membawa pulang dua medali yaitu Juara 1 Desain Body dan Juara 3 Kategori Daya Tanjak,” ujarnya.


Melalui hibah yang diperoleh dari Untag Surabaya, Yusuf menargetkan pengembangan mobil listrik Sancaka dapat mengikuti Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) pada tahun ini dan Formula Student Electric (FSE). “Kedepannya kami menargetkan pengembangan dan merancang body untuk kompetisi KMHE dan FSE melalui hibah yang diperoleh dari Untag Surabaya,” imbuhnya.

Baca Juga: SPKLU di DPRD Jatim Diresmikan, Ali Kuncoro: Terbuka untuk Masyarakat Umum


Pengembangan Mobil Listrik Sancaka juga turut menggandeng mahasiswa semester lima untuk meningkatkan kreativitas mereka. Sebanyak empat mahasiswa yang tergabung diantaranya Muhammad Akbar Syahputra dari Prodi Teknologi Manufaktur, Yohanis Fransiskus Toni dari Prodi Teknologi Manufaktur, Arga Dias Apriansyah dari Prodi Teknologi Listrik, dan Siti Lutfiana dari Prodi Teknologi Listrik.


Salah satu perwakilan mahasiswa, Akbar menargetkan untuk mendapatkan prestasi di kompetisi yang akan datang. Akbar juga berharap pengembangan Mobil Listrik Sancaka dapat meliputi peningkatan kecepatan maksimal yang lebih dari batas sebelumnya.

“Kami berharap pada persiapan pengembangan ini, top speed mobil dapat ditingkatkan lebih dari sebelumnya. Selain itu, kami juga berharap bisa meraih prestasi di bidang kompetisi mobil listrik,” katanya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Integrasi ini memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan secara terpisah.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.