Sabtu, 06 Jun 2026 16:32 WIB

Terus Naik, IPM Surabaya Tahun 2023 Capai 83,99

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 09 Jan 2024 10:14 WIB
Kantor Pemkot Surabaya
Kantor Pemkot Surabaya

selalu.id - Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Surabaya terus mengalami kenaikan di masa kepemimpinan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Bahkan, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surabaya, selama 2020-2023, IPM Kota Surabaya rata-rata meningkat sebesar 0,49 persen pertahun.

“Alhamdulillah IPM kita terus meningkat setiap tahunnya. Pada tahun 2021 berada di angka 82,31 dan selanjutnya pada tahun 2022 mencapai 82,74. Kemudian di tahun 2023, IPM Surabaya sudah mencapai 83,99,” kata Wali Kota Eri, Selasa (9/1/2024).

Ia juga menegaskan bahwa peningkatan IPM Surabaya 2023 terjadi pada semua dimensi, baik umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, dan standar hidup layak. Selain itu, Pertumbuhan IPM Surabaya 2023 mengalami percepatan dari tahun sebelumnya. Seluruh dimensi pembentuk IPM mengalami peningkatan, terutama pengetahuan dan standar hidup layak.

Pada dimensi umur panjang dan hidup sehat, bayi yang lahir pada tahun 2023 memiliki harapan untuk dapat hidup hingga 75,82 tahun, meningkat 0,20 tahun dibandingkan dengan mereka yang lahir pada tahun sebelumnya.

Sedangkan pada dimensi pengetahuan, harapan lama sekolah (HLS) penduduk umur 7 tahun meningkat 0,02 tahun dibandingkan tahun sebelumnya, dari 14,83 menjadi 14,85 tahun, sedangkan rata-rata lama sekolah (RLS) penduduk umur 25 tahun ke atas meningkat 0,19 tahun, dari 10,51 tahun menjadi 10,70 tahun pada tahun 2023.

Sementara dimensi standar hidup layak yang diukur berdasarkan rata-rata pengeluaran riil per kapita per tahun (yang disesuaikan) meningkat Rp 632 ribu (3,45 persen) dibandingkan tahun sebelumnya. “Jadi, secara keseluruhan dari berbagai aspek kita meningkat karena memang selama ini kita terus kebut berbagai pekerjaan, termasuk Program Padat Karya dan program lainnya,” tegasnya.

IPM yang terus naik itu mendapatkan apresiasi dari dewan. Ketua Komisi A DPRD Surabaya Arif Fathoni mengucapkan selamat kepada Wali Kota Eri dan jajaran Pemkot Surabaya karena IPM yang terus naik. Menurutnya, ini adalah buah dari kegigihan dalam melaksanaan perencanaan yang sudah disusun oleh Wali Kota Eri selaku dirigen pemerintahan di Surabaya.

“Semoga ini menjadi lecutan semangat seluruh pegawai Pemkot Surabaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Di samping itu, ia memandang di masa kepemimpinan Wali Kota Eri terdapat perbedaan dengan pendahulunya. Saat kepemimpinan Wali Kota Eri, penanganan berbagai persoalan kota dilakukan dari hulu ke hilir dengan melibatkan sinergitas antar OPD, sehingga ego sektoral OPD tereleminasi dengan sendirinya.

“Contohnya adalah penanganan stunting di Surabaya yang dilakukan dari hulu hingga hilir,” pungkasnya.

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sebulan Buron, Tersangka Penembakan di Tretes Akhirnya Dibekuk Polres Pasuruan

pPristiwa bermula saat korban, mendatangi tersangka untuk meminta uang ganti rugi sebesar Rp500 ribu, karena pelayanan yang menecewakan tamu korban.

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jatim Gelar Bromo KOM XII

Sejak pertama kali digelar pada 2014, Mapolda Jatim tercatat sudah 10 kali menjadi titik start event yang selalu diikuti ribuan cyclist.

Krisis Kepala Sekolah di Sidoarjo Mulai Terurai, Namun Puluhan SD Masih Dipimpin Plt

Masih terdapat 61 SD negeri yang untuk sementara dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) sambil menunggu proses rekrutmen berikutnya.

Info Kepulangan Haji Terkini: 8 Wafat, 3 Masih Dirawat di Arab Saudi

Masih terdapat tiga jamaah yang belum bisa dikembalikan ke Tanah Air karena kondisi kesehatan yang memerlukan perawatan lanjutan di rumah sakit Arab Saudi.

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.