Senin, 07 Sep 2026 00:15 WIB

Terus Naik, IPM Surabaya Tahun 2023 Capai 83,99

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 09 Jan 2024 10:14 WIB
Kantor Pemkot Surabaya
Kantor Pemkot Surabaya

selalu.id - Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Surabaya terus mengalami kenaikan di masa kepemimpinan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Bahkan, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surabaya, selama 2020-2023, IPM Kota Surabaya rata-rata meningkat sebesar 0,49 persen pertahun.

“Alhamdulillah IPM kita terus meningkat setiap tahunnya. Pada tahun 2021 berada di angka 82,31 dan selanjutnya pada tahun 2022 mencapai 82,74. Kemudian di tahun 2023, IPM Surabaya sudah mencapai 83,99,” kata Wali Kota Eri, Selasa (9/1/2024).

Ia juga menegaskan bahwa peningkatan IPM Surabaya 2023 terjadi pada semua dimensi, baik umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, dan standar hidup layak. Selain itu, Pertumbuhan IPM Surabaya 2023 mengalami percepatan dari tahun sebelumnya. Seluruh dimensi pembentuk IPM mengalami peningkatan, terutama pengetahuan dan standar hidup layak.

Pada dimensi umur panjang dan hidup sehat, bayi yang lahir pada tahun 2023 memiliki harapan untuk dapat hidup hingga 75,82 tahun, meningkat 0,20 tahun dibandingkan dengan mereka yang lahir pada tahun sebelumnya.

Sedangkan pada dimensi pengetahuan, harapan lama sekolah (HLS) penduduk umur 7 tahun meningkat 0,02 tahun dibandingkan tahun sebelumnya, dari 14,83 menjadi 14,85 tahun, sedangkan rata-rata lama sekolah (RLS) penduduk umur 25 tahun ke atas meningkat 0,19 tahun, dari 10,51 tahun menjadi 10,70 tahun pada tahun 2023.

Sementara dimensi standar hidup layak yang diukur berdasarkan rata-rata pengeluaran riil per kapita per tahun (yang disesuaikan) meningkat Rp 632 ribu (3,45 persen) dibandingkan tahun sebelumnya. “Jadi, secara keseluruhan dari berbagai aspek kita meningkat karena memang selama ini kita terus kebut berbagai pekerjaan, termasuk Program Padat Karya dan program lainnya,” tegasnya.

IPM yang terus naik itu mendapatkan apresiasi dari dewan. Ketua Komisi A DPRD Surabaya Arif Fathoni mengucapkan selamat kepada Wali Kota Eri dan jajaran Pemkot Surabaya karena IPM yang terus naik. Menurutnya, ini adalah buah dari kegigihan dalam melaksanaan perencanaan yang sudah disusun oleh Wali Kota Eri selaku dirigen pemerintahan di Surabaya.

“Semoga ini menjadi lecutan semangat seluruh pegawai Pemkot Surabaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Di samping itu, ia memandang di masa kepemimpinan Wali Kota Eri terdapat perbedaan dengan pendahulunya. Saat kepemimpinan Wali Kota Eri, penanganan berbagai persoalan kota dilakukan dari hulu ke hilir dengan melibatkan sinergitas antar OPD, sehingga ego sektoral OPD tereleminasi dengan sendirinya.

“Contohnya adalah penanganan stunting di Surabaya yang dilakukan dari hulu hingga hilir,” pungkasnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

Editor : Ading
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.

Tak Cukup Andalkan TPA, Jakarta Barat Belajar Pengolahan Sampah dari Sidoarjo

"Penting sekali menguatkan pengurangan sampah atau pengolahan sampah itu dari TPS 3R,” ujar Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Iin Mutmainnah.