Kamis, 03 Sep 2026 15:29 WIB

Polisi Periksa 5 Orang Kasus Personel Band Tewas Usai Manggung di Hotel Vasa

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 26 Des 2023 16:42 WIB
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sukmono saat di RSU dr Soetomo Surabaya
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sukmono saat di RSU dr Soetomo Surabaya

selalu.id - Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Hendro Sukmono mengatakan pihaknya telah melakukan penyelidikan kasus kematian personel band yang meninggal usai minum minuman keras di hotel Vasa.

"Yang bisa disampaikan sampai hari kamis sudah memeriksa 5 saksi bartender, rekan-rekan band itu dan manajemen Cruz Lounge Bar Vasa. Perkembangan belum bisa disampaikan sifatnya pendalaman," kata AKBP Hendro kepada selalu.id, saat ditemui di kamar jenazah RS dr Soetomo, Selasa (26/12/2023).

Baca Juga: Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

AKBP Hendro menjelaskan, saat ini lokasi kejadian saat minum alkohol di hotel bintang lima tersebut sudah dipasang police line.

"Karena sekarang masih pendalaman khawatir ada kontaminasi di TKP, makanya dipasang police line,”ujarnya.

Tak hanya itu, kata dia, polisi juga telah mengamankan barang bukti sejumlah botol yang diminum korban. Kemudian gelas yang dipakai saat minum.

"Yang sejenis digunakan, kenapa sejenis karena terhadap sisa-sisa yang digunakan oleh bartender dicuci dan kondisinya tidak ada yang meninggal hari itu. Jadi dibersihkan sebagaimana yang dilakukan biasanya," jelasnya.

Lebih lanjut AKBP Hendro juga telah bertemu seorang bartender berisinial E. Ia menyebut E sudah datang kooperatif untuk diperiksa sebagai saksi.

Baca Juga: Pelaku Pengeroyokan Brutal di Diskotek Triple X Surabaya Ditangkap, Ini Identitas dan Motifnya

"Tadi pagi E, kami periksa," jelasnya.

Kemudian untuk, jenis minuman yang diminum korban ada dua merek. Namun, ia enggan menyebut merek minuman tersebut.

Minuman tersebut, lanjut Hendro juga langsung dibeli dari bar Hotel itu.

Baca Juga: Hapus Stigma Kampungan, Kanwil Kemenag Jatim Gelar Expo Madrasah 2026

"2 merk. Kemudian dicampur minuman pemanis jus dengan merk juga jadi bukan minuman oplosan asal oplos. Beli dari bar tersebut," terangnya.

Update dari kasus ini, Hendra menerangkan, bahwa sebanyak 9 orang yang ikut minum minuman tersebut. Empatnya dari band itu tiga dinyatakan meninggal RZ, IN dan RF. Kemudian. Vokalis perempuan MT masih kritis dirawat di Rumah Sakit Gotong Royong.

"Diantara 9, masih ada 2 lagi yang dirawat inap yaitu vokal MT infonya sampe sekarang dirawat ICU gotong royong. Satu lagi sound enginering atas nama IN dirawat di RS dr Soetomo meninggal hari ini sekitar jam 9 pagi," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Keduanya menjadi korban aksi tidak senonoh atau pelecehan seksual di kawasan Jurang Gongso, Desa Kesimantengah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Bupati Subandi Wanti-wanti Petugas Puskesmas Sidoarjo: Birokrat Sifatnya Melayani, Gak Boleh Emosi!

Bukan sekadar urusan medis, sikap para petugas hingga kelayakan fasilitas di Puskesmas dinilai sangat menentukan kualitas pengalaman berobat warga.

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.