Sabtu, 05 Sep 2026 18:07 WIB

Dokter Sebut Relawan Prabowo-Gibran yang Ditembak Bisa Mengalami Kelumpuhan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 26 Des 2023 16:31 WIB
Ilustrasi penembakan: Istimewa
Ilustrasi penembakan: Istimewa

selalu.id - Relawan Prabowo-Gibran yang menjadi korban penembakan orang tak dikenal (OTK) di Banyuates, Sampang, Madura, Jawa Timur, pada Jumat (26/12/2023) lalu disebutkan bisa mengalami kelumpuhan kaki.

Pria berusia 49 tahun bernama Muarah itu langsung dirujuk ke rumah sakit dan menjalani operasi pada Sabtu (23/12/2023). Kini Murah masih berbaring di Rumah Sakit dr Soetomo, Surabaya.

Baca Juga: Iddah Politik, Semangat Kembali ke Akar dalam Muktamar ke-35 NU

"Kita lakukan operasi hari Sabtu. Ada tim yang ditugaskan, terdiri dari dokter bedah umum dan bedah saraf," kata Kepala IGD RSU dr Soetomo, dr M Hardian Basuki saat dihubungi awak media, Senin (26/12/2023).

Tetapi pasca operasi, kata dia, Muarah mengalami rasa kelumpuhan di kedua kakinya. Hal itu karena efek tubuhnya dua kali ditembak dibagian punggung belakang dan samping.

"Kalau dari hasil pemeriksaan yang sudah dilakukan di RSU dr Soetomo, dari hasil CT scan peluru mengenai tulang belakang. Jadi kemungkinan besar saraf tulang belakang kena," ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa ada kemungkinan kelumpuhan kaki yang dialami Muarah dikarenakan penembakan itu terkena saraf tulang belakang. Saraf ini berfungsi untuk memberikan perintah menggerakkan kedua kaki.

"Kalau saraf terkena bisa terjadi kelumpuhan,"tuturnya.

Baca Juga: Evakuasi Dramatis Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 yang Terbakar di Sumenep

Lebih lanjut dr M Hardian menjelaskan, saat sebelum operasi pihaknya mencurigai adanya luka tembak peluru masuk ke dalam perut. Ini dapat mengenai pembuluh darah besar dan terkena organ penting.

"Pasien kita rawat di ruang resistasi, ruang perawatan intensif. Disana kita lakukan pemeriksaan lanjutan, termasuk rontgen, CT scan termasuk pemasangan infus, cairan,"jelasnya.

Saat operasi mengeluarkan peluru, tim dokter juga melakukan pemasangan pen di tulang belakangnya.

Baca Juga: BNNP Jatim Bongkar Peredaran Narkoba Jaringan Malaysia-Madura: Sita 5,4 Kg Sabu, Ringkus Dua Kurir

"Luka dalam, karena luka tembaknya ada di dua tempat dari sebelah kanan. Namun pelurunya itu dari pemeriksaan radiologi pelurunya ada di sebelah kiri, jadi menyeberang,"lanjutnya.

dr M Hardian menambahkan saat ini kondisi relawan Prabowo-Gibran itu dalam kondisi stabil.

"Kondisi pasien baik, skala nyerinya berkurang, pasien sudah bisa makan. Namun memang belum bisa menggerakkan kedua kakinya. Kalau tangan bisa. Duduk kita lakukan bertahap dahulu, biasanya pasca operasi tulang belakang ada proses latihan duduk, mungkin butuh korset atau latihan duduk,"tandasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.