Jumat, 05 Jun 2026 04:18 WIB

Gudang Tiner di Kalianak Terbakar, 7 Orang Jadi Korban

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 19 Des 2023 11:28 WIB
Kebakaran gudang tinner di Kalianak
Kebakaran gudang tinner di Kalianak

selalu.id - Kebakaran besar terjadi di sebuah gudang Tiner yang berada di Jalan Kalianak 55 Madya 1 No 22-23, Asemrowo, Surabaya, Senin (18/2/2023). Sebanyak 7 orang menjadi korban, diantara adalah 6 karyawan dan 1 petugas Damkar.

Baca Juga: Lansia Ditemukan Tewas Usai Kebakaran Ruko Sepeda di Simokerto Surabaya



Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya Dedik Irianto mengatakan penyebab kebakaran itu masih belum diketahui. Namun pihaknya mengerahkan 30 unit Damkar untuk upaya pemadaman.

"6 korban dan satu petugas langsung dirujuk ke RSUD dr Soetomo," kata Dedik, melalui laporannya.

Dedik mengatakan pihaknya mengupayakan pembasahan hingga pukul 05.13 WIB dan dalam upaya tersebut tugas juga menemukan tumpukan tong tinner setinggi 6 meter dalam gudang.

"2 pickup 1 truk bisa diselamatkan karena kuncinya nempel. 3 unit mobil pickup dan 3 unit truk terbakar di arah jam 6. 11 unit motor terbakar di arah jam 3. Tumpukan tong tinner di dalam gudang setinggi 6 meter," bebernya.

Salah satu ponakan pemilik gudang tersebut mengaku bahwa dua kerabatnya ikut menjadi korban kebakaran tersebut. Mereka merupakan pasangan suami istri bernama Handoyo Anggotiyoso dan Yulianan Tanaka.

"(Saya) dari keluarga yang punya, Pak Handoyo sama Ibu Yuliana (istrinya). Kita tahunya dari keluarga, dan disuruh cepet (ke rumah sakit)," ujar keponakan korban waktu ditemui di RSUD dr Soetomo.

Sementara korban lainnya merupakan karyawan gudang, bernama; M Ibrahim, Syaiful Karim, Budiono, dan Heru Prasetyo. Satu lainnya adalah Nugroho Siswanto yang merupakan petugas Damkar. Ketujuhnya pun kini menjalani perawatan di RSUD dr Soetomo Surabaya.


Berikut Korban di rujuk ke RS dr Soetomo
1. Nama : Muhamad ibrhim
Kondisi : Sadar, Luka Bakar 6% pada kedua kaki dan pergelangan tangan kiri
Ket. Pekerja Pabrik

2. Nama : Saiful Karim 
Kondisi : Sadar, Luka Bakar 16% pada kedua kaki
Ket. Pekerja Pabrik

3. Nama : Budiono
Kondisi : Sadar, Luka Bakar 6% kedua punggung kaki
Ket. Teknisi Pabrik

RUANG RESSUSITASI :
1.Nama : Yuliana
Kondisi : Sadar, Luka Bakar 80�rajat 2
Ket. istri Pemilik Gudang

2. Nama : Handojo Anggotioso
Kondisi : Sadar, Luka Bakar 70�rajat 2
Ket. Pemilik Gudang

3. Nama : Heru Prasetyo
Kondisi : Sadar, Luka Bakar 85�rajat 2B
Ket. Pekerja Gudang

7. Nama : Nugroho Siswanto
Kondisi : Sadar, luka sobek dijari kanan
Ket : Anggota Rayon 4 Poskotis Joyoboyo

Baca Juga: Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.