Sabtu, 06 Jun 2026 05:08 WIB

Mengenal Sosok Fayakundia Putra, Anak Mantan Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, yang Juga Seorang Penulis Buku

Fayakundia Putra Sufi
Fayakundia Putra Sufi

selalu.id - Calon Legislatif DPRD Dapil 1 Kota Surabaya, Fayakundia Putra Sufi merupakan anak pertama dari alm. Drs. H. Sjukur Amaludin, yang notabenenya pernah mejabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya periode 2004-2009, ternyata pernah menulis dan menerbitkan sebuah karya tulis berupa buku yang mengulas  tentang Hukum dan Politik.

Pria yang akrab disapa Kundi ini memiliki jejak rekam dalam karya tulisnya dengan menulis buku yang berjudul 'Hukum & Politik Hukum Jabatan Notaris' pada tahun 2017 lalu. Meski begitu, dalam prosesnya Kundi membutuhkan waktu yang terbilang tidak singkat.

Pria alumnus SMA Muhammadiyah 2 Pucang ini, menyebut ide awal gagasan dalam membuat buku ini berawal dari pertama bimbingan Thesis, di Prodi Magister Kenotariatan Univ. Narotama Surabaya, Dibawah bimbingan Dr. Rusdianto Sesung. Kundi mencoba menjadikannya dalam sebuah karya tulis berbentuk buku dengan judul 'Hukum & Politik Hukum Jabatan Notaris.

"Saya mencoba membukukan apa yang telah kami tulis di Thesis, karena jarang sekali ditemukan buku yang menulis dan membahas mengenai sejarah, Politik dan Filosofis Pejabat Umum di Indonesia," ujar pria lulusan Fakultas Ilmu Hukum Universitas Airlangga ini kepada selalu.id, Kamis (14/12/2023).

Menyoal durasi pengerjaan buku hingga selesai menjadi buku yang siap terbit dan di edarkan, Kundi beserta timnya membutuhkan waktu selama total kurang lebih 9 bulan. "Penulisan mulai awal Thesis lebih dari 6 bulan. Dan dari Thesis menjadi buku juga memakan waktu lebih dari 2 Bulan termasuk editor penerbit," urainya secara lugas.

Kundi juga mengungkapkan, bahwa tujuan dibuatnya buku ini adalah sebagai karya ilmiah yang merangkum sejarah, Politik dan Filosofis Pejabat Umum di Indonesia. Sekadar diketahui, sampai sejauh ini, sudah lebih dari 2.000 exemplar yang dicetak dan di distribusikan di seluruh Indonesia.

"Sudah ribuan yang tersebar di Indonesia, dan buku ini selalu dijadikan literasi oleh hampir seluruh Prodi Magister Kenotariatan, untuk menulis Jurnal dan Thesis," tandasnya.

Harapannya, lanjut pria bergelar Magister Kenotariatan lulusan Universitas Narotama Surabaya ini, tentu membuka wawasan tentang Sejarah Notaris di Indonesia selain itu yang utama adalah untuk menambah literasi/pustaka untuk setiap karya ilmiah Mahasiswa Magister Kenotariatan.

Baca Juga: Idul Adha Jadi Momentum Kebersamaan, PDIP Jatim Salurkan 468 Sapi Kurban

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.