Rabu, 22 Jul 2026 07:01 WIB

Jaga Garis Ekosistem Pesisir, Pelindo Multi Terminal Tanam 8000 Bibit Mangrove di Kalimantan

Pelindo tanam 8000 mangrove di Kalimantan
Pelindo tanam 8000 mangrove di Kalimantan

selalu.id - Dalam rangka peringati hari Menanam Pohon Nasional, PT Pelindo Multi Terminal (SMPT) turut andil pada momen tersebut dengan ikut menanam 8.000 bibit mangrove di Desa Sungai Undang, kecamatan Seruyan hilir, Kalimantan Tengah, pada Selasa (28/11/2023).

Sebagai aksi kepedulian terhadap lingkungan serta menjaga garis ekosistem pesisir, PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) merupakan salah satu Subholding PT Pelindo, yang dalam bisnisnya bergerak pada kepelabuhanan di bidang operasi terminal multipurpose di Indonesia, seperti curah cair, curah kering, dan kargo umum ini melakukan penanaman sebanyak 8.000 bibit mangrove di area seluas 5 Hektar (Ha).

Berkolaborasi dengan Balai Pengelolaan Das dan Hutan Lindung Kahayan, penanaman mangrove ini juga menjadi bagian dari kerjasama PT Pelindo dengan Kemenkomarves, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Kegiatan ini juga menjadi salah satu program prioritas Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebagai aksi kepedulian perusahaan dalam menjaga garis ekosistem pesisir, dan merupakan salah satu dari 3 fokus utama kepedulian perusahaan, yaitu lingkungan, pendidikan, dan pengembangan UMKM.

Direktur SDM PT Pelindo Multi Terminal, Edi Priyanto mengungkapkan, program ini merupakan salah satu bentuk kepedulian SPMT dan Pelindo terhadap lingkungan sekitar serta mendukung cita-cita Indonesia dalam mencapai Net Zero Emission, dimana bumi akan menyerap emisi karbon melalui hutan, dan salah satunya hutan mangrove.

"Adapun yang menjadi target utama penanaman mangrove di wilayah Sungai Undang ini adalah menahan laju abrasi garis pantai yang semakin hari semakin meningkat. Seperti yang kita lihat bahwa di sekitar wilayah ini didominasi oleh areal usaha tambak masyarakat yang pengelolaanya perlu kita perhatikan bersama, agar ekosistem sekitar wilayah pantai ini tetap terjaga sampai anak cucu kita nanti," katanya kepada selalu.id, Rabu (29/11/2023).

Edi menegaskan program ini tidak hanya semata-mata sebagai kegiatan penanaman mangrove saja, namun juga merupakan salah satu ibadah yang harus dilakukan dengan memberikan kehidupan baru pada ekosistem sekitarnya.

"Mangrove bukan hanya sebagai pelindung alami pantai dari abrasi, namun juga sebagai habitat bagi berbagai jenis biota laut. Selain itu Mangrove juga bermanfaat bagi kehidupan manusia untuk mendapatkan iklim dan cuaca yang paling nyaman dalam mencegah bencana alam, serta manfaat lainnya secara ekonomi sebagai lahan untuk produksi pangan dan penghasil kayu, namun segala manfaat ini tentunya akan bisa kita dapatkan manfaatnya jika kita berkomitmen dan konsisten dalam menjaga serta merawat kehidupan mangrove ini kedepannya," terang Edi lebih lanjut menjelaskan.

Edi juga menyampaikan apresiasi SPMT atas keterlibatan masyarakat dan seluruh stakeholders dalam pelaksanaan program ini sebagai wujud hubungan perusahaan yang harmonis.

"Kami percaya bahwa keberadaan Pelindo hadir di sini dapat mendorong perubahan positif dalam Masyarakat. Semoga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat pesisir sekitar serta mampu memberikan dampak yang lebih baik bagi masyarakat," sebut Edi.

Edi juga mengimbau agar setiap orang bersama-sama menjaga kelestarian alam untuk mewujudkan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan serta memberikan warisan yang berharga untuk generasi yang akan datang.

Senada dengan Edi, Camat Seruyan Hilir, Janius Gafurntara menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi terhadap kepedulian SPMT selaku subholding Pelindo lewat kegiatan penanaman mangrove di Desa Sungai Undang.

"Secara ekonomi di tempat ini adalah penghasil udang, dan sekarang hasilnya menurun karena ekosistem rusak. Untuk itu kami sangat bersyukur dan mengucapkan rasa terima kasih kami kepada Pelindo dan SPMT karena melalui penanaman 8000 bibit mangrove diharapkan mampu mengembalikan ekosistem yang telah rusak tadi," pungkasnya.

Baca Juga: Pelindo Siap Dukung Pembukaan Jalur Penyeberangan Celukan Bawang–Jangkar

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.