Rabu, 22 Jul 2026 11:40 WIB

Atmosfer Labil, BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem di Surabaya Berlangsung hingga 2 Desember 2023

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 28 Nov 2023 13:16 WIB
Foto ilustrasi: cuaca ekstrem [source: google]
Foto ilustrasi: cuaca ekstrem [source: google]

selalu.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan masyarakat Surabaya untuk meningkatkan kewaspadaan cuaca ekstrem di Jawa Timur yang diprediksi akan terjadi sejak 25 November hingga 2 Desember 2023.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo Taufiq Hermawan mengatakan sebagian besar wilayah Jawa Timur, akhir Desember ini, khususnya di Surabaya mulai memasuki awal musim hujan.

Taufiq menjelasakan bahwa dalam analisa BMKG, udara atas di wilayah Jawa Timur menunjukkan kondisi atmosfer yang labil dan cukup basah.

"25 November-02 Desember 2023 diprakirakan terdapat gangguan dari aktivitas atmosfer yang labil saat melintasi wilayah Jawa Timur," kata Taufiq, melalui keterangan rilisnya.

Kelabilan atmosfer itu karena muatan partikel dan elemen dari gelombang panas dan dingin atmosfer yang melintasi Jatim terus ulang alik secara bergantian, kata dia, Madden Julian Oscillation(MJO) dan Gelombang Rossby dan Gelombang Kelvin.

"Kondisi ini menyebabkan adanya peningkatan pertumbuhan awan Cumulonimbus yang berpotensi menimbulkan cuaca ekstrem di wilayah Jawa Timur," jelasnya.

Sehingga, saat ini sebagian besar wilayah Jawa Timur berada pada masa pancaroba dan sebagian wilayah sudah memasuki awal musim hujan.

"Waspada potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah Jawa Timur yang dapat mengakibatkan terjadinya bencana hidrometeorologi (hujan lebat, banjir, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, serta hujan es)," terangnya.

Berikut beberapa wilayah Jatim memasuki cuaca ekstrem yakni Kab. Bangkalan, Kota Batu, Kab. Bojonegoro, Kab. Bondowoso, Kab. Gresik, Kab. Jombang, Kota Kediri, Kab. Malang, Kota Madiun, Kab. Madiun, Kab. Magetan, Kota Malang, Kota Mojokerto, Kab. Nganjuk, Kab. Ngawi, Kab. Pamekasan, Kota Probolinggo, Kab. Sampang, Kab. Sidoarjo, Kab. Situbondo, Kota Surabaya, Kab. Kediri, Kab. Mojokerto, Kab. Probolinggo, Kab. Banyuwangi, Kab. Blitar, Kota Blitar, Kab. Jember, Kab. Lamongan, Kab. Lumajang, Kab. Pasuruan, Kota Pasuruan, Kab. Ponorogo, Kab. Sumenep, Kab. Tuban, Kab. Pacitan, Kab. Trenggalek, Kab. Tulungagung.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.