Rabu, 22 Jul 2026 17:02 WIB

Ini Alasan Prabowo Suka Berjoget Bahkan di Acara Resmi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 24 Nov 2023 13:40 WIB
Salah satu aksi joget Prabowo Subianto pada sebuah acara
Salah satu aksi joget Prabowo Subianto pada sebuah acara

selalu.id - Prabowo Subianto mendapat julukan gemoy lantaran cocok dengan perawakannya. Prabowo juga viral dengan aksi jogetnya yang kerap kali ditampilkan di beberapa acara resmi.

"Yang terakhir gimana saya harus jawab ya, saya sendiri ga ngerti apa itu gemoy-gemoy,"kata Prabowo, saat sedang di acara Dialog Publik Universitas Muhammadiyah Surabaya, Jumat (24/11/2023).

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Prabowo juga menjelaskan alasannya dirinya suka berjoget. Karena di jaman dulu dirinya saat datang ke rumah Kakeknya disambut dengan Wayang. Hingga gaya jogetnya seperti itu.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

"Dulu kakek saya, orang tua saya, zaman dulu yang ada televisi, tiktok atau aksi joget yang ada hanya mirip wayang. Budaya kita wayang. Tiap saya datang ke rumah kakek saya, saya disambut seperti itu,"ujarnya.

Ia juga mengungkapkan jogetanya mengalir begitu saja tanpa direncanakan. Bahkan, ketika mendapatkan informasi yang baik atau gembira dirinya tanpa sadar melakukan khas jogetnya itu.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

"Masalah joget kan saya sudah cerita, masuk bawah sadar saya. Di bawah sadar saya kalau ada berita gembira, ya saya begitu,"pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.