Selasa, 21 Jul 2026 22:18 WIB

Kali Kedua, Pemkot Surabaya Berangkatkan Bantuan untuk Korban Erupsi Semeru

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 08 Des 2021 16:16 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi memberangkatkan bantuan kedua kepada korban erupsi Semeru
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi memberangkatkan bantuan kedua kepada korban erupsi Semeru

Surabaya (selalu.id) - Pemerintah Kota Surabaya kembali menyalurkan bantuan bagi korban erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (8/12/2021). Bantuan diberangkatkan langsung oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.

"Alhamdulillah, pengiriman bantuan ini dari Bangga Surabaya Peduli. Ini warga Surabaya terus memberikan bantuan kepada saudara di Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang. Sudah terkumpul dan dikirimkan hari ini," kata Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, halaman Balai Kota Surabaya, Rabu (8/12/2021).

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Eri mengaku bangga, bahwa seluruh seluruh pengurus Bangga Surabaya Peduli merupakan mantan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Surabaya.

"Yang membuat saya bangga, Bangga Surabaya Peduli, seluruh pengurusnya adalah pensiunan ASN Surabaya. Beliau adalah guru, mentor, yang hari ini tetap berjuang untuk Pemerintah Kota Surabaya melalui jalur kemanusiaan dan sosial," tuturnya.

Eri pun berharap, semoga bantuan yang dikirimkan hari ini bukan yang terakhir kalinya. Sebab, di lokasi bencana, masih banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan.

"Sebelumnya kami juga sudah memberikan bantuan yang awal. Ini yang kedua. Nanti masih ada bantuan lagi yang akan dikirim. Sebab, masih banyak (warga) yang ingin memberikan bantuan ke Lumajang dan Malang," ungkap dia.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Sementara itu, ada beragam jenis bantuan yang hari ini disalurkan Bangga Surabaya Peduli bagi korban bencana alam Gunung Semeru, diantaranya, matras 100 pcs, sarung 300 pcs mie instan 775 pack, biskuit 141 pcs, beras 15 sak, selimut 100 pcs, susu 25 pcs, popok bayi 200 pack, pembalut 4 pcs, pakaian 225 pcs, masker 25 box hingga beragam jenis mainan untuk anak-anak.

"Ada berbagai jenis bantuan yang dikirim menggunakan dua truk. Beberapa pengurus (Bangga Surabaya Peduli) juga ikut ke Lumajang," kata Eri.

Sebelumnya, Pemkot Surabaya juga mengirimkan bantuan berupa kendaraan berat untuk membantu evakuasi dan penanganan di lokasi bencana.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Kendaraan yang dikirim itu, di antaranya 5 unit mobil PMK, 2 unit mobil skylift serta mobil dapur umum dan truk. Pemkot juga mengirimkan bantuan makanan beserta puluhan personel ke lokasi bencana.

"Sekitar 60 orang sudah ada di sana. Nanti akan kami shift beberapa minggu akan kami ganti. Sehingga tidak full di sana. Kami menyesuaikan yang ada di sana," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.