Rabu, 22 Jul 2026 16:40 WIB

Temui Relawan Erupsi Semeru, Gubernur Khofifah: Gravitasi Kemanusiaan Luar Biasa

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 08 Des 2021 09:28 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah bersama para relawan erupsi Semeru di Kantor Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang
Gubernur Jawa Timur Khofifah bersama para relawan erupsi Semeru di Kantor Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang

Surabaya (selalu.id) - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersilaturahmi dan menyapa para relawan yang membantu penanganan bencana Awan Panas Guguran (APG) atau sebelumnya disebut erupsi Gunung Semeru di Posko Tanggap Darurat yang berada di Kantor Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Selasa (7/12) malam.

Kepada para relawan yang berasal dari berbagai organisasi dan daerah di seluruh Indonesia tersebut, Gubernur Khofifah menyampaikan terimakasih dan apresiasinya. Bahwa para relawan hadir di Lumajang ini karena satu hal yakni panggilan kemanusiaan.

Baca Juga: ALLPACK Surabaya 2026: Cara Krista Exhibitions Perkuat Hilirisasi dan Daya Saing IKM

"Tadi malam saya bertemu relawan dari Manado, sore saya bertemu relawan dari Bantul dan disini tadi ada relawan dari Cirebon. Betapa ada gravitasi kemanusiaan yang luar biasa. Sisi kemanusiaan lah yang menghadirkan kita di tempat ini. Ini hal luar biasa yang dimiliki Indonesia yang kita sebut social capital dan rasa persaudaraan ini indah sekali" katanya.

Menurutnya, ada satu hal yang membuat tersentuh sekaligus memercikkan harapan di tengah kesedihan bencana ini. Banyak pihak datang berbondong-bondong memberikan berbagai bantuan pada para korban terdampak APG Semeru.

"Orang-orang berhati mulia ini tidak hanya menolong warga atau membantu tugas pemerintah. Kehadiran mereka memberikan semangat dan optimisme untuk bangkit dan pulih dari bencana. Dari mereka, kita belajar bahwa Indonesia sesungguhnya punya kekuatan yang sangat dahsyat, dalam bentuk empati dan solidaritas," terangnya.

Rasa kemanusiaan yang menyatukan para relawan ini, lanjutnya, menjadi satu keyakinan bahwa nilai luhur bangsa tidak pernah luntur. Untuk itu, masyarakat Indonesia patut berbangga bahwa dalam berkembangnya individualisme sesungguhnya akar budaya gotong royong dan saling membantu ini tak pernah hilang.

Baca Juga: Wapres Gibran Puji Perekonomian Jatim

"Oleh karena itu, kembali saya menyampaikan terima kasih kepada semua relawan yang dengan ikhlas mendedikasikan daya upayanya untuk menolong para korban. Tetap jaga kesehatan dan kewaspadaan. Semoga Allah SWT selalu menganugerahkan keselamatan untuk para relawan dan kekuatan bagi kita semua untuk bisa melewati cobaan ini bersama," terangnya.

Lebih lanjut, Khofifah meminta kepada para relawan untuk ikut membantu melakukan pemetaan terkait berbagai permasalahan untuk meningkatkan kualitas layanan pengungsi. Terutama bagi para pengungsi yang masuk kategori ibu hamil, difable, anak kecil dan lansia.

"Tolong dibantu pemetaan bagaimana di area pengungsian ini memungkinkan anak-anak tinggal lebih nyaman. Untuk lokasi anak-anak bisa dibantu komunikasikan dengan pengelola pengungsian pun termasuk untuk lansia, ibu hamil dan difable. Karena makanan anak-anak harus disiapkan tersendiri apalagi yang masih bayi atau balita, karena di dapur umum seringkali makanan dewasa," katanya.

Baca Juga: Perkuat Jaringan Akar Rumput, Adela Kanasya Adies Konsolidasi dengan Relawan di Surabaya

"Tidak hanya soal makanan, tapi juga hal-hal sehari-hari seperti air panas. Water heater misalnya, anak-anak terutama bayi mungkin perlu mandi air hangat termasuk untuk permakanannya," imbuh Khofifah.

Beberapa relawan yang hadir diantaranya berasal dari NU Peduli, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), Relawan Muhammadiyah Jawa Timur, Perhimpunan Indonesia TionghoaGusdurian Peduli, Pekat IB, Wana Rescue, ARMI Kediri dan banyak lagi.

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.