Selasa, 03 Feb 2026 22:34 WIB

Peduli Korban Erupsi Semeru, SIG Salurkan Bantuan Makanan dan Perlengkapan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 07 Des 2021 17:39 WIB
SM of Public Relation & CSR SIG, Setiawan Prasetyo (kedua kiri) menyerahkan bantuan bahan makanan dan perlengkapan kepada Kepala Sub Bidang Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Lusiyanti (ketiga kanan) di Pendopo Aria Wiraraja pada Selasa (7/12).
SM of Public Relation & CSR SIG, Setiawan Prasetyo (kedua kiri) menyerahkan bantuan bahan makanan dan perlengkapan kepada Kepala Sub Bidang Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Lusiyanti (ketiga kanan) di Pendopo Aria Wiraraja pada Selasa (7/12).

Surabaya (selalu.id) - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui program SIG Peduli menyalurkan bantuan bahan makanan dan perlengkapan senilai Rp100 juta untuk korban bencana erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur.

Bantuan makanan terdiri dari 4 ton beras, 190 box mie instan, 480 liter minyak goreng, 280 kg gula, sedangkan perlengkapan terdiri dari 300 selimut, 50 terpal serta 50 jas hujan. Bantuan diserahkan kepada Kepala Sub Bidang Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Lusiyanti di Pendopo Aria Wiraraja pada hari Senin (6/12) dan Selasa (7/12).

Baca Juga: Pemprov Jatim Kirim 103 Ton Bantuan ke Sumatra Melalui Kapal Kemanusiaan

General Manager of CSR SIG, Edy Saraya mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian SIG untuk penanganan bencana erupsi Gunung Semeru pada masa tanggap darurat. Penyaluran bantuan kepada korban bencana erupsi Gunung Semeru ini merupakan prioritas utama Perusahan.

"Dalam penyaluran bantuan, SIG bekerjasa sama dengan Satgas Kementerian BUMN Jawa Timur dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang. Kerja sama ini diharapkan dapat mengoptimalkan penyerahahan bantuan agar dapat tersebar merata ke seluruh wilayah terdampak", kata Edy Saraya.

Baca Juga: 395 Warga Beserta Harta Benda yang Terdampak Banjir Lahar Dingin Semeru Dievakuasi

Edy Saraya menambahkan, dampak bencana ini cukup besar karena banyak warga menjadi korban, karenanya SIG langsung bergerak menyalurkan bantuan yang paling dibutuhkan para korban, utamanya bahan makanan dan perlengkapan tidur.

"Kami turut prihatin atas bencana yang menimpa semoga dengan adanya bantuan ini dapat bermanfaat untuk meringankan beban para korban," ujar Edy Saraya.

Baca Juga: Pasca Erupsi, Polisi Bersihkan Tempat Ibadah dan Rumah Warga Terdampak Abu Vulkanik Semeru

Sementara itu, Kepala Sub Bidang Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Lusiyanti menyampaikan terima kasih dengan adanya bantuan dari SIG. Kebutuhan makanan, selimut, jas hujan dan terpal saat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

"Bantuan SIG akan kami maksimalkan dalam pendistribusiannya agar diterima dengan merata, terutama bagi pengungsi yang berada di Kecamatan Pasirian dan Candipuro. Semoga bantuan ini dapat memenuhi kebutuhan mereka selama dalam masa pengungsian," ujar Lusiyanti. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.