Minggu, 06 Sep 2026 06:51 WIB

Peduli Korban Erupsi Semeru, SIG Salurkan Bantuan Makanan dan Perlengkapan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 07 Des 2021 17:39 WIB
SM of Public Relation & CSR SIG, Setiawan Prasetyo (kedua kiri) menyerahkan bantuan bahan makanan dan perlengkapan kepada Kepala Sub Bidang Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Lusiyanti (ketiga kanan) di Pendopo Aria Wiraraja pada Selasa (7/12).
SM of Public Relation & CSR SIG, Setiawan Prasetyo (kedua kiri) menyerahkan bantuan bahan makanan dan perlengkapan kepada Kepala Sub Bidang Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Lusiyanti (ketiga kanan) di Pendopo Aria Wiraraja pada Selasa (7/12).

Surabaya (selalu.id) - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui program SIG Peduli menyalurkan bantuan bahan makanan dan perlengkapan senilai Rp100 juta untuk korban bencana erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur.

Bantuan makanan terdiri dari 4 ton beras, 190 box mie instan, 480 liter minyak goreng, 280 kg gula, sedangkan perlengkapan terdiri dari 300 selimut, 50 terpal serta 50 jas hujan. Bantuan diserahkan kepada Kepala Sub Bidang Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Lusiyanti di Pendopo Aria Wiraraja pada hari Senin (6/12) dan Selasa (7/12).

Baca Juga: Kebakaran Hutan di Lereng Semeru Meluas hingga 592 Hektar, Pendakian Ditutup Total

General Manager of CSR SIG, Edy Saraya mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian SIG untuk penanganan bencana erupsi Gunung Semeru pada masa tanggap darurat. Penyaluran bantuan kepada korban bencana erupsi Gunung Semeru ini merupakan prioritas utama Perusahan.

"Dalam penyaluran bantuan, SIG bekerjasa sama dengan Satgas Kementerian BUMN Jawa Timur dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang. Kerja sama ini diharapkan dapat mengoptimalkan penyerahahan bantuan agar dapat tersebar merata ke seluruh wilayah terdampak", kata Edy Saraya.

Baca Juga: Demi Dongkrak Daya Beli, Pemprov Jatim Salurkan Bantuan Sosial Rp32,16 Miliar di Ngawi 

Edy Saraya menambahkan, dampak bencana ini cukup besar karena banyak warga menjadi korban, karenanya SIG langsung bergerak menyalurkan bantuan yang paling dibutuhkan para korban, utamanya bahan makanan dan perlengkapan tidur.

"Kami turut prihatin atas bencana yang menimpa semoga dengan adanya bantuan ini dapat bermanfaat untuk meringankan beban para korban," ujar Edy Saraya.

Baca Juga: PMI Surabaya Gelar Bulan Dana, Perkuat Solidaritas hingga Kepedulian Sosial

Sementara itu, Kepala Sub Bidang Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Lusiyanti menyampaikan terima kasih dengan adanya bantuan dari SIG. Kebutuhan makanan, selimut, jas hujan dan terpal saat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

"Bantuan SIG akan kami maksimalkan dalam pendistribusiannya agar diterima dengan merata, terutama bagi pengungsi yang berada di Kecamatan Pasirian dan Candipuro. Semoga bantuan ini dapat memenuhi kebutuhan mereka selama dalam masa pengungsian," ujar Lusiyanti. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.