Kamis, 23 Jul 2026 04:13 WIB

Internation Chef Day, JW Marriott Hotel Surabaya Adakan Kompetisi Masak Antar Chef

  • Penulis : Redaksi
  • | Sabtu, 21 Okt 2023 11:36 WIB
Lomba masak antar Chef JW Marriott Hotel
Lomba masak antar Chef JW Marriott Hotel

selalu.id – JW Marriott Hotel Surabaya kembali merayakan kegiatan tahunan, International Chef Day yang pada tahun ini mengangkat tema Inspired by Her. Serangkaian kegiatan yang dimulai pada tanggal 18 – 20 Oktober 2023 ini meliputi kompetisi memasak antar Chef, kegiatan apresiasi untuk Chef serta kelas memasak untuk tamu hingga media.


Program ini bertujuan untuk menceritakan perjalanan tim kuliner, dimana mereka mendapatkan inspirasi dari sosok ibu atau nenek sebelum memulai karir hingga saat ini. Selain sebagai tribut dan apresiasi, hal ini juga ditujukan untuk menginspirasi masyarakat yang tertarik untuk mengawali karir dibidang kuliner.

Baca Juga: JW Marriot Hotel Surabaya dan Kedubes Hungaria Kolaborasikan Kuliner Flavors Beyond Borders 


Pada hari pertama, kompetisi memasak antar Chef dilakukan pada hari Rabu, tanggal 18 Oktober 2023 pukul 14.00 – 16.00 WIB di Pavilion Restaurant, dimana tim kuliner dari masing-masing outlet, yakni Pavilion Restaurant, Uppercut Steakhouse, Tang Palace, Imari Japanese Restaurant, hingga Main Kitchen mempersembahkan menu rumahan dari kreasi ibu menjadi sajian menu Hotel Luxury bintang 5.

Baca Juga: JW Marriot Hadirkan Uppercut Steakhouse, Modern Fine Dining Chef Blake Thornley


Kemudian, dilanjutkan dengan kegiatan Chef Appreciation yang digelar pada hari Kamis, tanggal 19 Oktober 2023 pukul 16.00 – 18.00 WIB di Pool Terrace, dimana General Manager, Bapak Amol More serta Executive Committee mempersembahkan sajian spesial bertemakan menu Nusantara dengan memasak secara langsung untuk seluruh tim kuliner dari JW Marriott Hotel Surabaya.


Selanjutnya serangkaian kegiatan ini diikuti dengan cooking class bersama press dan media pada hari Jum’at tanggal 20 Oktober 2023 pukul 13.00 – 15.00 WIB di Oasis Pool Terrace, dimana peserta diajarkan untuk membuat makanan tradisional khas Bali, diantaranya lawar, bebek betutu, dan sambal matah. Kegiatan ini juga mengawali peluncuran program kelas memasak, yang mana hanya dengan RP 650,000/pax sudah dapat mengikuti kelas memasak secara private bersama Chef Rikki Priyanto selaku Chef de Cuisine dari JW Marriott Hotel Surabaya.

Baca Juga: JW Marriott - BMW Eurokars Berikan Layanan Jemput Mewah


Amol More, General Manager – JW Marriott Hotel Surabaya mengungkapkan “Kegiatan yang diadakan setiap tahun ini selalu memberikan semangat baru untuk tim kuliner. Disisi lain, kami juga ingin memberikan apresiasi pada seluruh tim kuliner yang tentunya selama ini telah memberikan kontribusi terbaiknya”.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari penelusuran kepatuhan pelaporan PBJT sektor makanan dan minuman untuk masa pajak 1 tahun. 

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.