Minggu, 08 Nov 2026 18:46 WIB

Demokrat Jatim Hormati Putusan MK Soal Batas Usia Capres-Cawapres, Emil Dardak: Otomatis Mendukung!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 16 Okt 2023 21:50 WIB
Emil Dardak
Emil Dardak

selalu.id - Ketua DPD Demokrat Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menghormati keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait perkara usia Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres).

Emil mengatakan Demokrat hormati keputusan MK yang mengabulkan permohonan uji materi UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu terkait batas usia minimal Capres dan Cawapres berusia kurang dari 40 tahun jika berpengalaman sebagai kepala daerah.

Perkara yang dikabulkan oleh MK itu dengan Nomor 90/PUU-XXI/2023 dan diajukan secara perseorangan oleh warga negara Indonesia (WNI) bernama Almas Tsaqibbirru Re A yang berasal dari Surakarta, Jawa Tengah.

"Kita semua harus menghormati keputusan MK," kata Emil di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (16/10/2023).

Emil menyatakan sikap menghormati dikabulkannya perakara tersebut merupakan upaya mendukung segala langkah yang sudah diputuskan oleh MK.

"Menghormati dalam praktik kita sebagai insan, harus mendukung. Menghormati otomatis mendukung," ujarnya.

Melihat dikabulkannya gugatan itu, Emil juga menyatakan terkait penentuan calon wakil presiden semuanya mengacu pada keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat.

Diketahui pula, Partai Demokrat kini masuk ke dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang mendukung Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden.

Prabowo juga santer diisukan menggandeng Wali Kota Surakarta, juga anak sulung Presiden Joko Widodo Gibran Rakabuming Raka yang masih berusia 36 tahun.

"Partai Demokrat sudah menyampaikan secara resmi, Mas AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) sebagai ketua umum partai yang menghormati konsensus dari partai koalisi dan Capres sendiri, kami mengacu itu," katanya.

Karenanya Emil menerangkan dirinya tak memiliki kewenangan mengeluarkan pendapat soal penentuan pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

"Semua keputusan calon presiden dan calon wakil presiden ada di DPP," pungkasnya.

Baca Juga: Gabung PSI Surabaya, Eks Kader PDIP Wajib Ikuti Patron Politik Jokowi

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ibu Rumah Tangga hingga Akademisi Perempuan Turun Demo di Surabaya, Ini Lima Tuntutannya

Penyampaian aspirasi kali ini dikemas melalui pertunjukan seni, pembacaan puisi, musik biola, mimbar bebas hingga instalasi seni.

Pendemo Tolak Bunga Pemberian Polwan saat Demo di Taman Apsari Surabaya

Mereka membawa sejumlah aspirasi, salah satunya berkaitan dengan persoalan pajak pembalut.

BKK 2027 600 Juta/Desa, Subandi: Percepatan Pembangunan hingga Harmonisasi Perangkat

Pesan tersebut disampaikan Subandi saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Profesionalisme dan Akuntabilitas Aparatur Desa.

DLH Surabaya Temukan Solar Truk Sampah Dijual, Pelaku Diduga Orang Dalam

Kini DLH Surabaya menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Kabar Eks Kapolri dan Menteri Soal Dugaan Sadap Presiden, Kabareskrim: Tidak Benar

Polri telah menetapkan empat perwira tinggi Polri sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto.

Nasi Jagung Mbah Suci, Porsi Kuli Hanya 4.000 yang Buka 40 Tahun di Mojokerto

Warung kecilnya tak pernah sepi. Bukan karena tempatnya mewah. Tapi karena harganya dan porsinya yang bikin orang menyebutnya "porsi kuli".