Kamis, 23 Jul 2026 13:20 WIB

Gubernur Khofifah Dianugerahi Gelar Honoris Causa dari UNAIR

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 15 Okt 2023 16:58 WIB
Gubernur Khofifah saat menerima gelar Honoris Causa dari UNAIR
Gubernur Khofifah saat menerima gelar Honoris Causa dari UNAIR

selalu.id - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mendapatkan gelar Honoris Causa (HC) oleh Universitas Airlangga (UNAIR). Gelar tersebut dikukuhkan pada Minggu (15/10/2023).

Rektor UNAIR Prof Dr Moh Nasih mengatakan bahwa pemberian gelar untuk Gubernur Jawa Timur sangat layak. Ia menilai Khofifah merupakan sosok yang memiliki prestasi begitu besar bagi bangsa dan negara.

Baca Juga: Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Oleh karenanya, melalui berbagai pertimbangan dan penilaian, UNAIR memberikan gelar kehormatan untuk seorang Almuni perempuan lulusan tahun 1990 itu.

"Dalam kesempatan berbahagia ini, kita juga akan menganugerahkan gelar honoris causa kepada seorang alumni. Tentu kita semua sudah mengenal prestasi, kiprah, dan kontribusi beliau sampai saat ini. Beliau adalah Bu Khofifah Indar Parawansa," kata Prof Nasih.

Ketua penilai UNAIR Prof Dian Agustia menyampaikan, dasar-dasar pertimbangan untuk mengukuhkan gelar kehormatan itu dengan melihat jejak kepimpinan Khofifah menjabat di Pemerintahan.

Salah satunya, Khofifah pernah menjabat sebagai Menteri Sosial Republik Indonesia pada tahun 2014-2018. Saat itu, dia juga sekaligus menjadi menteri termuda di antara jajaran menteri di kabinet.

Tak hanya itu saja, pemikirannya di bidang ilmu ekonomi untuk reformasi sistem perlindungan sosial telah menjadi sumbangsih bagi pengentasan kemiskinan.

Reformasi sistem itu, kata Prof Dian, telah membawa dampak positif yang langsung menjangkau langsung masyarakat.

"Ibu Khofifah pernah menjabat sebagai menteri sosial pada 2014-2018 dan menjadi menteri termuda saat itu. Beliau semasa menjadi menteri telah mencetuskan pemikiran berupa reformasi sistem perlindungan sosial untuk percepatan pengentasan kemiskinan," papar Prof Dian.

Baca Juga: 75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Lebih lanjut, Prof Dian menyebut bahwa berdasarkan hasil uji pendalaman akademik, Khofifah berhak menerima gelar honoris causa di bidang ilmu ekonomi.

Tak sembarangan, uji pendalaman itu menghadirkan sembilan penilai akademik dari bidang ilmu ekonomi.

"Kami telah melaksanakan uji pendalaman akademik dengan sembilan penguji sesuai dengan bidang ilmu ekonomi. Berdasarkan pertimbangan itu, saya selaku promotor dan ketua tim penguji menilai bahwa Bu Khofifah berhak menerima gelar honoris causa di bidang ilmu ekonomi," ungkapnya Dekan FEB UNAIR itu.

Sementara itu, di tengah ribuan wisudawan yang hadir, Khofifah menyampaikan orasi yang bertajuk Reformasi Sistem perlindungan Sosial untuk Percepatan Pengentasan Kemiskinan.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Dalam orasinya, Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UNAIR itu menyampaikan tentang program Program Keluarga Harapan (PKH) yang ia cetuskan. Program itu menjadi terobosan baru dalam menciptakan kesetaraan bantuan sosial pada masyarakat.

"Kita mencoba membangun marwah masyarakat dari status sosial yang dianggap rendah dengan program yang menurut saya kurang membangun kesetaraan. Kalau dulu ada bantuan berupa raskin (beras untuk keluarga miskin, red), maka kemudian kita usulkan untuk menjadi rastra (beras sejahtera, red)," kata Khofifah.

Khofifah pun bersyukur dan terima kasih pada berbagai pihak. Baginya, penganugerahan gelar ini merupakan sebuah kehormatan yang luar biasa, terlebih berasal dari almamater tercinta.

"Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung saya, fakultas ekonomi dan bisnis, serta UNAIR tentunya. Semoga kita semua selalu berada di dalam perlindungan Allah untuk menuju Indonesia maju, Indonesia emas," tutupnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Ada yang Tidak Konsisten, Tapi Keberuntungan juga Datang

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini keberuntungan juga datang.

Langkah Nyata Pemkab Jember dalam Hadirkan Layanan Gratis dan Sejahterakan Guru Ngaji

Pemkab Jember berharap informasi mengenai layanan administrasi, kesehatan, pendidikan, hingga program kesejahteraan dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.