Minggu, 06 Sep 2026 07:18 WIB

Mural Karya Siswa SMA, SMK, SLB Se-Jatim Pecahkan Rekor MURI, Gubernur Khofifah: Ini Kado Istimewa Hari Jadi ke-78 Provinsi Jatim

  • Penulis : Redaksi
  • | Jumat, 13 Okt 2023 11:17 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

selalu.id - Sebanyak 2.376 mural yang dihasilkan siswa SMA/SMK dan SLB di Jatim dengan tema prestasi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur terpajang di sekitar Gedung Negara Grahadi.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pun mengapresiasi karya mural siswa SMA/SMK dan SLB se-Jatim karena mural-mural itu mencatatkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) saat Peringatan Hari Jadi Ke-78 Provinsi Jawa Timur, Kamis (12/10).



Mural-mural itu tak hanya terpajang di sekitar Gedung Negara Grahadi. Ada juga di sepanjang Jalan Gubernur Suryo - Jalan Yos Sudarso, hingga Genteng Kali Surabaya. Para pengguna jalan tampak terpukau oleh aneka karikatur yang disuguhkan oleh jejeran mural dengan berbagai prestasi dan inovasi Gubernur Khofifah-Wagub Emil.

Mural tersebut dibuat pada bidang berukuran 2,5m x 1m. Dimana setiap sekolah bisa mengirimkan 5-10 karya mural pada lembaran papan kayu yang dikerjakan oleh kelompok siswa dalam waktu sekitar dua hari.

Bukan cuma dipajang, ribuan karya Mural yang dibuat oleh para siswa SMA, SMK dan SLB di 24 Cabang Dindik Jatim Wilayah juga dilombakan mulai dari tingkat sekolah, cabang dinas pendidikan, hingga di tingkat provinsi.

Atas capaian ini, Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pelajar yang telah mencurahkan kreativitasnya pada pembuatan mural. Menurutnya, ini menjadi kado teristimewa bagi Peringatan Hari Jadi ke-78 Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga: Fraksi PDIP Semprit Pemprov Jatim Soal P-APBD 2026: Tambahan Belanja Rp2,64 Triliun Jangan Cuma jadi SiLPA!



"Alhamdulillah, pameran mural ini berhasil mencatatkan rekor MURI dengan kategori karya mural terbanyak. Maturnuwun Kadisdik Jatim  Aris Agung Paewai dan Kacabdin se Jatim yang telah menginisiasi ini, terimakasih para kepala sekolah, guru serta  semua anak-anakku, siswa-siswi SMA, SMK, dan SLB yang sudah menghadirkan karya-karya indah ini. Teruslah semangat berkarya," kata Gubernur Khofifah.

Baca Juga: Derita Korban Kejahatan Jalanan: Tak Tercover BPJS, Orang Tua Kelimpungan



Bagi Khofifah, mural ini merupakan bukti bahwa prestasi akademik akan selalu berseiring dengan prestasi di bidang lainnya. Ia lantas memberikan semangat pada para siswa untuk senantiasa berkarya di bidang yang mereka tekuni.

"Atas diterimanya Rekor MURI ini kita ingin membuktikan kepada publik bahwa anak-anak kita hebat luar biasa bisa dengan menghasilkan karya-karya yang luar biasa," ungkap Khofifah.

"Dengan adanya kegiatan ini semakin meyakinkan kami bahwa prestasi akademik juga bisa dibuktikan dengan prestasi lainnya. Sehingga bakat dan keahlian siswa bisa tertuang dalam karya-karya yang bermakna dan penuh arti, serta menjadikan mereka terus bersemangat," pungkasnya. 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.