Minggu, 21 Jun 2026 22:39 WIB

Lestarikan Penulisan Aksara Jawa, Wali Kota Eri Cahyadi: Jangan Lupa Sejarah

  • Penulis : Redaksi
  • | Sabtu, 23 Sep 2023 13:53 WIB
Kantor Pemkot Surabaya
Kantor Pemkot Surabaya

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berkomitmen untuk melestarikan budaya dengan segera menerapkan penulisan aksara Jawa pada papan nama di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

Berdasarkan surat edaran Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya nomor 000/20389/436.7.17/2023 pada 19 September 2023, jajaran perangkat daerah (PD) diimbau untuk mencantumkan penulisan dari latin ke aksara Jawa di masing-masing nama OPD.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, telah meminta kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Surabaya untuk menyiapkan penulisan aksara Jawa di setiap kantor OPD. Ia memastikan, penulisan aksara Jawa itu sudah harus terpasang sebelum 10 November 2023 mendatang.

"Jadi, nanti tulisan pemerintah kota itu ada tulisannya (aksara Jawa) misal seperti di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) itu ada aksara Jawa," kata Wali Kota Eri Cahyadi, Jumat (22/9/2023).

Wali Kota Eri menegaskan, sebagai orang Jawa jangan sampai lupa dengan bahasa dan budayanya. Di samping itu, juga untuk menyemarakkan Hari Aksara Internasional yang diperingati setiap 8 September.

"Ini mengulang lagi hari aksara ya, jadi kita harus mengingat, wong Jowo ojo sampek lali ambek sejarahe (orang jawa jangan sampai lupa dengan sejarahnya)," tegas Wali Kota Eri.

Ia menjelaskan, pemasangan aksara Jawa ini segera dimulai dari lingkungan Balai Kota dan sekitarnya terlebih dahulu. Pemasangan aksara Jawa ini akan dilakukan di setiap pintu-pintu masuk hingga gerbang Balai Kota.

"Ruang-ruang yang ada di Balai Kota juga kita beri tulisan aksara Jawa, kita harus mengingat jangan lupa sejarah," pungkasnya. 

Baca Juga: Jangan Bandel Buka Usaha di Permukiman Bila Tak Mau Ditutup Pemkot Surabaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Telusuri Jejak Masa Kecil Bung Karno di Sidoarjo Lewat FGD

Salah satu yang kembali mencuat adalah keberadaan bangunan sekolah lama yang diduga tempat Soekarno sekolah.

Besok Ratusan Massa Dikabarkan Akan Turun ke Grahadi Lagi, Ini Tuntutannya

“Mungkin 300–500, belum terhitung yang massa cair,” ujar Korlap aksi tentang gambaran massa yang akan terlibat.

Besok Bakal Ada Aksi Massa Lagi di Pusat Kota Surabaya, Poster Terpasang di Medsos

Massa diarahkan berkumpul di Taman Bambu Runcing sebelum melakukan long march menuju Gedung Negara Grahadi. 

Grebeg Suro Sidoarjo 2026, PKL Bersyukur Tidak Dipungut Biaya Lapak

Kebijakan ini membuat para pedagang dapat berjualan dengan lebih leluasa di tengah ramainya pengunjung.

Pria Asal Kenjeran Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Kalimas Surabaya

Korban akhirnya ditemukan di dasar sungai. Posisinya sekitar dua meter dari titik terakhir terlihat sebelum tenggelam.

Nama Politisi PDI Perjuangan Terseret Pusaran Korupsi BSPS Sumenep

Risky sebagai Koordinator Kabupaten Program BSPS 2024 mengatakan bahwa diperintahkan menyerahkan uang kompensasi kepada anggota dewan terebut.