Senin, 02 Feb 2026 19:44 WIB

Alumnus Teknik Lingkungan ITS Tuntut Penetapan Tersangka Kebakaran Bromo Tak Berhenti di WO

Kebakaran di Gunung Bromo
Kebakaran di Gunung Bromo

selalu.id - Kebakaran yang terjadi di padang savana Gunung Bromo masih belum bisa sepenuhnya dipadamkan. Pasangan calon pengantin yang melakukan prewedding di Gunung Bromo, yang menyebabkan kebakaran pun mendapat kecaman banyak pihak. Sebab kebakaran itu tidak hanya merusak keindahan alam Bromo, tapi juga habitat yang ada di dalamnya.

Alumnus Teknik Lingkungan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, Agatha Retnosari menuntut agar semua pihak yang terlibat dalam kelalaian hingga menyebabkan kebakaran diperiksa. Bahkan penetapan tersangka tidak terbatas pada wedding organizer (WO) saja.

Baca Juga: Kebakaran Gudang dan Pabrik Sepatu di Mojokerto, Kerugian 300 Juta

"Dunia tahu kalau Gunung Bromo adalah destinasi alam yang sangat cantik. Tidak hanya terkenal di Indonesia, tapi diseluruh dunia. Banyak wisatawan mancanegara datang untuk melihat keindahannya. Tapi karena kecerobohan pasangan calon pengantin, keindahan Bromo telah rusak," ujar Agatha, dikonfirmasi, Selasa (12/9/2023).

Agatha mengapresiasi langkah cepat Polres Probolinggo dalam menangani kasus ini. Namun pihaknya meminta agar penetapan tersangka tidak hanya berhenti pada wedding organizernya saja, tapi juga pasangan pengantinnya dan orang-orang yang terlibat di dalamnya untuk efek jera.

Baca Juga: Tempat Biliar di Nginden Surabaya Terbakar, Api Diduga dari Ruang VIP

"Kerusakan alam yang diakibatkan mereka itu sangat luar biasa. Tim gabungan hingga kesulitan memadamkan api. Bahkan harus mendatangkan helikopter untuk melakukan water bombing sebagai upaya pemadaman. Dan sampai sekarang belum bisa teratasi sepenuhnya," ungkapnya.

Anggota DPRD Jatim dari Fraksi PDI Perjuangan ini mengatakan, Bromo selain sebagai destinasi unggulan Jatim dan Indonesia, juga sebagai tempat konservasi, perlindungan flora dan satwa. Jika terjadi kebakaran flora dan satwa pasti banyak yang mati.

"Tak terhitung kerugian yang timbul akibat kebakaran ini. Tidak hanya rusaknya alam, tapi juga telah merusak pipa air untuk enam desa di Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Tentu hal ini sudah bisa menjadi dasar kepolisian untuk mengusut lebih dalam," katanya.

Baca Juga: Apes! Kijang Hangus Terbakar Usai Diservis di Surabaya

Dengan adanya kejadian ini, Agatha berharap semua pasangan calon pengantin untuk lebih berhati-hati dan dewasa dalam menyiapkan foto preweding. Ada banyak lokasi yang indah di Jatim yang bisa jadi spot foto prewedding tanpa membahayakan lingkungan.

"Ada banyak ide foto prewedding selain main api di gunung. Apalagi sekarang ini sedang musim kemarau panjang. Jadi sangat berbahaya bermain-main dengan api. Jawa Timur itu menyimpan banyak keindahan alam yang bisa dieksplor untuk foto preweding. Jangan sampai ide foto preweding membahayakan orang lain dan diri sendiri," pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.