Rabu, 22 Jul 2026 20:06 WIB

Kenapa Nama Risma Tak Dimunculkan Jadi Kandidat Cawapres Perempuan dari Jatim, Ini Alasannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 12 Sep 2023 13:59 WIB
Tri Rismaharini
Tri Rismaharini

selalu.id - Dialektika Institute melakukan survei dan simulasi pasangan Pilpres khususnya Cawapres perempuan untuk Pemilu 2024 mendatang. Tercatat ada 5 tokoh perempuan dalam survei Jawa Tengah dan Jawa Timur.

5 nama tokoh perempuan yang digandang sebagai Cawapres tersebut adalah Yenny Wahid diposisi tertinggi dengan angka 27,6 persen, kemudian beda tipis dengan Khofifah Indar Parawansa 25,4 persen, lalu Puan Maharani 14,9 persen dan Susi Pudjiatusti 12,6 persen dan Sri Mulyani 8,5 persen.

Baca Juga: Gubernur Jatim Khofifah Ajak Warga Maknai Tahun Baru Islam dengan Hijrah

Namun dari nama-nama tokoh perempuan tersebut, khususnya di Jawa Timur hanya Khofifah Indar Parawansa yang muncul sebagai sosok perempuan yang dinilai cocok menjadi Cawapres untuk Pilpres 2024. Padahal di Jawa Timur selain nama Khofifah, ada nama tokoh perempuan lain yang elektabilitasnya cukup tinggi yakni Tri Rismaharini. Tetapi, nama Risma tidak muncul dalam survei simulasi pasangan Pilpres khususnya Cawapres perempuan.

Menanggapi itu, Direktur Riset Dialektika Institute, Mheky Polanda mengatakan berdasarkan hasil litbang maupun survei-survei lainnya terdapat tiga nama yang sering muncul di publik atau sering dikaitkan dengan pasangan Cawapres, yakni: Yenny Wahid, Khofifah, dan Puan Maharani.

Baca Juga: Demi Dongkrak Daya Beli, Pemprov Jatim Salurkan Bantuan Sosial Rp32,16 Miliar di Ngawi 

"Bu Risma ini tidak dilibatkan, memang sejauh ini hanya ada 5 nama tokoh perempuan yang menonjol. Nama Risma ternyata kurang mendapat ruang di publik," kata Mheky, kepada selalu.id, Selasa (12/9/2023).

Mheky menilai bahwa Risma memang secara trackrekort sangat bagus di survei-survei elektabilitas lain. Tetapi nama mantan Wali Kota Surabaya itu jarang muncul dan tersaji di publik. Sehingga, pihaknya hanya mengambil survei simulai tertutup dengan nama Capres Capres.

Baca Juga: Puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Khofifah Ajak Tanam Pohon dan Kelola Sampah

"Kita simulasi tertutup Capres Capres calon kita ambil, kita pilih. Nama Risma tidak masuk karena tidak terlalu naik baik ke publik nasional," ungkapnya.

"Dia (Risma) posisi nasional sebagai Menteri Sosial. Namanya tidak naik, kita tidak tahu nama kedepannya muncul lagi atau tidak, survei elektabiltasinya masih dibawah," pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kaji Ipuk Buka-bukaan Nilai Banpol PDIP Surabaya: Tembus Rp6 Miliar, Wajib Ditanggungjawabkan

Dana tersebut dipastikan digunakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan fokus utama pada kegiatan pendidikan politik dan kaderisasi.

DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Desakan itu muncul setelah delapan halte yang telah dipasangi iklan mampu menyumbang PAD sebesar Rp583 juta.

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.