Senin, 19 Okt 2026 21:24 WIB

PKB Jatim Ingatkan Kadernya Tak Bawa Nama NU untuk Urusan Politik

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 10 Sep 2023 11:14 WIB
Bendahara Dewan Pimpinan Wilayah PKB Jatim, Fauzan Fuadi
Bendahara Dewan Pimpinan Wilayah PKB Jatim, Fauzan Fuadi

selalu.id - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur menginstruksikan kader-kadernya secara tegas untuk tidak membawa nama Nahdlatul Ulama (NU) pada setiap agenda politik maupun kampanye.

Hal itu ditegaskan oleh Bendahara Dewan Pimpinan Wilayah PKB Jatim, Fauzan Fuadi. Fauzan mengatakan bahwa pihaknya akan berupaya memberi pemahaman terhadap kader-kader PKB untuk tidak membawa nama NU.

Baca Juga: PKB Sidoarjo Perkuat Soliditas Kader Lewat Orientasi Politik dan Muskercab 2026

"Kami akan seberusaha mungkin memberi pemahaman kepada struktur di bawah kami, agar tidak menggunakan nama NU untuk politik," kata Fauzan, Minggu (10/9/2023).

Fauzan menjelaskan, pelarangan menggunakan nama NU juga untuk menghormati arahan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) K.H. Yahya Cholil Staquf. Menurutnya larangan tersebut dimaksudkan untuk mencegah adanya praktik politik praktis.

Baca Juga: Menatap Abad Kedua NU di Bawah Kepemimpinan Teduh Gus Kikin

"Tentu saja karena ini sebuah komitmen dan itu dari Ketua Umum PBNU maka akan kami ikuti," ujarnya.

Sementara terkait sanksi, kata dia, para pengurus partai di tingkat provinsi masih menunggu teknis yang diterbitkan oleh Dewan Pimpinan Pusat PKB.

Baca Juga: Iddah Politik, Semangat Kembali ke Akar dalam Muktamar ke-35 NU

"Belum ada teguran ke arah sana karena sejauh ini juga belum ada pelanggaran," jelasnya.

Diketahui, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menyatakan persetujuannya terhadap keputusan PBNU tidak terlibat politik praktis. Tak Hanya itu, Cawapres dari koalisi PKB- NasDem juga ingin agar nama NU ditempatkan di posisi yang semestinya, yakni fokus pada umat, dakwah, dan syiar ajaran NU.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Sidak SPBU, Polres Probolinggo Tegaskan Stok BBM Aman dan Bantah Isu Panic Buying

Sejauh ini, sedikitnya 11 SPBU telah dipantau oleh tim gabungan, termasuk dari Satreskrim Polres Probolinggo, dan ditegaskan stok BBM aman.