Jumat, 23 Okt 2026 21:45 WIB

Awas Macet! Ribuan Driver Ojol Aksi Turun ke Jalan, Hindari Rute Ini

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 20 Jul 2023 09:00 WIB
Ribuan driver ojol aksi turun ke jalan
Ribuan driver ojol aksi turun ke jalan

selalu.id - Ribuan driver ojek online yang bergabung dengan Front Driver Online Tolak Aplikator Nakal (Frontal) Jawa Timur akan kembali aksi turun ke jalan, hari ini, Kamis (20/7/2023).

Mereka menuntut kembali, Keputusan Gubernur (Kepgub) Jawa Timur yang mengatur perihal layanan transportasi online di Jawa Timur.

Humas Frontal Jatim Daniel Lukas Rorong menyampaikan permintaan maaf pada seluruh warga Surabaya, jikalau nanti dalam aksi Frontal Level 6 ini akan mengalami dampak kemacetan di rute-rute yang akan dilalui oleh peserta aksi.

Nantinya, kata Daniel, para peserta aksi akan bertemu di titik kumpul di depan City of Tomorrow (Cito) Surabaya pukul 08.00 WIB. Selanjutnya akan menuju ke tujuan pertama yakni di Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim di Frontage Ahmad Yani.

Usai dari Dishub Jatim, peserta aksi akan bergerak menuju Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jatim dan Polda Jatim di Jalan Ahmad Yani.

Rute pun bergeser dengan sasaran Kantor Wilayah (Kanwil) IV Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Jatim di Jalan Basuki Rahmat.

"Khusus di Kanwil IV KPPU Jatim, kami akan melakukan orasi cukup lama disini meminta agar lembaga tersebut bisa membantu untuk mengawasi aplikator -aplikator transportasi online yang beroperasi di wilayah Jawa Timur agar dapat bersaing secara sehat serta tidak merugikan para mitra yakni driver online dan juga konsumen," harap Daniel.

Setelah dari KPPU Jatim, para peserta aksi akan melanjutkan ke titik tujuan terakhir yakni di Grahadi di Jalan Gubernur Suryo.

"Kami berharap, saat di Grahadi, Bu Khofifah (Gubernur Jatim) dapat menemui kami, mengingat selama ini sejak aksi demo Frontal Jilid 1 tahun 2019 sampai terakhir Frontal berubah menjadi level 5 pada 24 Agustus 2022 lalu, beliau (Bu Khofifah) tak pernah sekalipun menemui kami saat aksi," ungkap Daniel.

Sementara itu Ketua Dewan Presidium Frontal Jatim, Tito Ahmad mengatakan bahwa Frontal akan menagih janji pemerintah perihal Keputusan Gubernur (Kepgub) yang belum segera ditandatangani dan disahkan oleh Gubernur Jatim.

Aksi kali ini sudah Frontal level 6 'Menagih Janji Pemerintah, kata Tito, Kepgub ini sudah lama ditunggu-tunggu oleh seluruh driver online di Jawa Timur, baik itu ojek online maupun taksi online.

"Waktu demo terakhir Frontal level 5 pada 24 Agustus 2022 lalu, tuntutan Frontal Jatim dipenuhi oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, salah satunya adalah pengaturan layanan transportasi online di Jawa Timur melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Jatim," jelas Tito.

Seiring berjalannya waktu, saat audiensi untuk membahas Pergub Jatim ini sampai beberapa kali, akhirnya draft rampung dan sudah disepakati bersama. Baik dari unsur Pemprov Jatim, aplikator dan juga Dewan Presidium Frontal Jatim.

"Tapi mengingat Pergub itu membutuhkan waktu yang lama untuk prosesnya sampai akhirnya disahkan, akhirnya kami sepakat untuk bentuk Kepgub dulu. Info terakhir, tinggal ditandatangani dan disahkan oleh Khofifah Indar Parawansa selaku Gubernur Jawa Timur saat ini," ungkap Tito.

Untuk itu, lanjut Tito, kami berharap agar Kepgub Jatim tersebut segera disahkan. Mengingat didalamnya berisikan diantaranya empat tuntutan utama dalam aksi Frontal Level 6, yakni; Tarif batas minimal 0-4 km, Tarif batas bawah R4 (Rp. 3800/km), Tarif batas bawah R2 semua layanan (Rp. 2000/km), serta Standar layanan aplikator kepada mitra harus sama.

"Jika dijabarkan secara detil, intinya adalah sudah waktunya driver online di Jawa Timur sejahtera," tegasnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: Enam Kali Didemo Driver Ojek Online, Gubernur Khofifah Akhirnya Sahkan Tuntutan Soal Tarif

Editor : Ading
Berita Terbaru

Menelusuri Jejak Pergerakan Dr Soetomo di Nganjuk, Ada Alat Medis hingga Buku Bahasa Asing

Hadirnya koleksi lengkap di Monumen dan Museum Dr. Soetomo ini menjadikannya salah satu destinasi wisata sejarah dan edukasi unggulan di Nganjuk.

Geger, Dua Mayat Ditemukan dalam Sehari di Mojokerto

Dua peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap warga lanjut usia yang tinggal sendiri, agar kejadian tidak terulang kembali.

Angkat Kembali Identitas Daerah, Kawasan Perbatasan Sidoarjo-Surabaya Bakal Ditata Ulang

Lokasi yang menjadi sasaran penataan berada di perbatasan Kelurahan Menanggal, Kecamatan Gayungan, Surabaya, dengan Desa Wadungasri, Kecamatan Waru, Sidoarjo.

Polda Jatim Gulung 1.212 Tersangka dalam Operasi Sikat Semeru 2026

Kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menjadi kejahatan yang paling mendominasi.

Keluh Warga Bratang Gede Surabaya soal Pemotongan Unggas, Baunya Menyengat dan Bising

Warga mengaku terganggu setiap malam akibat suara truk, ayam, hingga mesin yang beroperasi hingga pagi hari. Baunya menyengat dan bikin bising.

Korban Tewas dalam Karhutla Bromo Bertambah, Kini jadi 6 Orang

Gugurnya Suraji menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).