Rabu, 22 Jul 2026 11:03 WIB

Terlalu Kuat di Surabaya, Peneliti Sebut Eri Cahyadi Layak Diterjunkan di Pilgub Jatim

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 13 Jul 2023 15:13 WIB
Peneliti Senior SSC Ikhsan Rosidi
Peneliti Senior SSC Ikhsan Rosidi

selalu.id - Nama Eri Cahyadi menyeruak di jajaran tokoh-tokoh politik dengan elektabilitas tinggi dari survei yang dilakukan oleh Surabaya Survei Center (SSC) untuk bursa Pilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2024.

Tercatat elektabilitas Eri Cahyadi 18.4 persen, hampir sama besar dengan Tri Rismaharini yakni 19.8 persen. Sedangkan, posisi Emil Dardak dibawahnya, yakni hanya 11,3 persen.

Sementara Khofifah Indar Parawansa menempati survei paling tinggi dengan elektabilitas 36,3 persen.  Sisanya, Syaifullah Yusuf dengan 3,3 persen kemudian ada Anwar Sadat dengan 2,4.persen Kusnadi dengan 1,8 persen serta Achmad Fauzi dengan 1,6 persen.

"Fakta politik sekarang itu di bursa Pilwali itu masih adem ayem. Belum ada gerakan serius, belum ada isu menarik, belum ada tokoh yang secara clear untuk mencalonkan diri atau meramaikan bursa Pilwali," kata Peneliti Senior SSC Ikhsan Rosidi, usai paparkan hasil Survei di Heritage Hotel Surabaya, Kamis (13/7/2023)

Ikhsan menilai bahwa masyarakat beramsusi bahwa Eri Cahyadi terlalu kuat jika berkompetisi kembali ke Pilwali. Sehingga, Eri yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Surabaya lebih layak maju ke Pilgub Jatim 2024.

Menurutnya, apabila Eri Cahyadi maju ke Pilgub ataupun Pilwagub, hal itu semakin membuka kemungkinan tokoh-tokoh di Surabaya berani ikut berkompetisi di Pilwali.

"Karena penantang besar (Pilwali 2024) disitu sudah naik ke bursa Pilgub, sehingga muncul tokoh yang berani maju. Nanti kita tunggu Eri Cahyadi akan naik ke Pilgub atau di Pilwali," ungkapnya.

Sekedar diketahui hasil survei SSC ini dilaksanakan dari tanggal 20-30 Juni 2023 di 31 Kecamatan di Kota Surabaya. Dengan jumlah sampel 1.200 responden dari usia 17 tahun/atau belum 17 tahun tetapi sudah menikah, dan bukan TNI/Polri aktif.

Kemudian, pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik wawancara tatap muka (face to face) dengan pedoman kuesioner. (Ade/Adg)

Baca Juga: Dalih Wali Kota Surabaya Eri soal Konten Sidaknya Disamakan dengan Armuji

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.