Rabu, 21 Okt 2026 09:16 WIB

Pemotongan Hewan Kurban di RPH Surabaya Menurun, Ini Penyebabnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 29 Jun 2023 11:08 WIB
Proses pemotongan hewan di RPH Surabaya
Proses pemotongan hewan di RPH Surabaya

selalu.id - Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Surabaya mengalami penurunan pemotongan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 2023 ini. Tercatat hanya sebanyak 160 ekor, menurun sepuluh ekor dibandingkan Idul Adha sebelumnya.

"Tahun kemarin 170-an, tahun ini 160-an, berkurang sedikit,"kata Dirut RPH Surabaya Fajar Arifianto Isnugroho, saat ditemui selalu.id, di RPH Surabaya Jalan Pegirian, Kamis (29/6/2023).

Baca Juga: Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Fajar mengatakan, berkurangnya jumlah pemotongan tahun ini diindikasikan masyarakat lebih memilih melakukan pemotongan mandiri. Terutama di masjid-masjid. Sedangkan, tahun kemarin meningkat karena adanya penyebaran wabah virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

"Pemotongan tahun ini agak berkurang, tahun lalu ada virus PMK, sekarang pemotongan mandiri lebih banyak di masjid-masjid. Tapi kami tetap memfasilitasi masyarakat untuk pemotongan disini,"ujarn Fajar.

Kata dia, pihaknya melakukan pemotongan Idul Adha ini sejak Rabu 28 Juni hingga 2 Juli 2023 nanti. Untuk hari ini, 29 Juni 2023 sebanyak 70 ekor hewan kurban yang akan disembelih.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minol, Pembeli Wajib Tunjukkan Identitas

"Hari ini akan memotong 70 ekor dari masyarakat yang akan dibagikan 29 Juni 2023. Besok sabtu 55 ekor. Kalau Kemarin hanya 17 ekor sapi, kambing 5 ekor,"ujarnya.

Selain itu, Fajar menyebut bahwa Wali Kota Surabaya Eri Cahayadi memberikan hewan kurban sebanyak 18 ekor di RPH. Kemudian, Partai PDI-Perjuangan juga melakukan Pemotongan disini sebanyak 24 hewan kurban.

Baca Juga: Finalis Cak Surabaya Ditangkap Polisi, Wali Kota Eri: Gelar Akan Kita Cabut

"Dari Pak Wali ada 18 di RPH. 4 Ekor 1 ton lebih, lainnya sekitar 800-950 kg dengan Jenis limosin dan simental.

"Yang dipotong disini cuma PDIP yang dipesan pak wali tetap hidup. Ada yang disumbangkan ke orang, orangnya motong disini. Misalnya Muhammadiyah dipotong disini, NU juga,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran, Doa Lintas Agama Digelar di Sidoarjo

Istigasah dipimpin KH Rofiq Siradj.

Top 5 Berita: Pabrik Kosmetik Ilegal Digerebek sampai Rapat Kerja Pusat

Pembaca tertarik pemberitaan penggerebekan pabrik kosmetik ilegal hingga pendidikan.

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.