Selasa, 20 Okt 2026 13:10 WIB

Ribuan Balai RW di Surabaya Tak Miliki Papan Informasi Proyek, Komisi A DPRD Surabaya: Takutnya Ada Uang Siluman

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 13 Jun 2023 16:06 WIB
Anggota Komisi A DPRD Surabaya Imam Syafii
Anggota Komisi A DPRD Surabaya Imam Syafii

Selalu.id - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya menyoroti kondisi ribuan Balai RW yang ada di Surabaya tidak memiliki papan informasi proyek.

Berbarengan dengan 1.182 dari 1.360 Balai RW yang secara serentak direnovasi oleh Pemkot Surabaya, sedangkan sisanya kondisinya sudah baik. Anggota Komisi A DPRD Surabaya Imam Syafii menyampaikan bahwa dirinya heran dengan tidak adanya papan informasi proyek di ribuan Balai RW, sedangkan dalam aplikasinya papan informasi proyek dibutuhkan untuk transparansi penggunaan anggaran dalam program renovasi.

Baca Juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

"Menurut saya, semua program perbaikan Balai RW itu harus ditempelkan, karena itu menyangkut besaran sirkulasi anggaran yang harus diumumkan, jadi harus ditempelkan. Bukan cuma Pak RW, pengurus RW, yang tahu transparasinya, tapi masyarakat yang ada disitu juga biar tahu dan ikut mengawasi," kata Imam, kepada Selalu.id, Selasa (13/6/2023).

Sehingga, dengan adanya papan informasi itu, Imam menilai, masyarakat dapat mengawasi kinerja efektivitas dan efisiensi penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Surabaya Tahun 2023, sebesar Rp11,2 triliun.

"Semua program perbaikan Balai RW itu harus ditempelkan besaran angkanya. Misalnya kalau disitu (anggaran) Rp70 juta ditempelkan, biar publik juga bisa ikut mengawasi Rp70 juta dapatnya segini, ini worth it atau nggak," jelasnya.

Baca Juga: Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

Terlebih lagi, Imam mengaku beberapa Ketua RW yang mengeluh kepada dirinya, mengenai total anggaran renovasi Balai RW yang tidak ada kejelasan dari Pemkot Surabaya. Bahkan, tidak ada site plan atau denah perencanaan bangunan Balai RW yang diserahkan ke Ketua RW.

"Mereka hanya mendapat jawaban 'yang penting ibu, bapak, saya kerjakan'. Ini menurut saya nggak benar. Karena kita (DPRD) tidak tahu berapa (anggaran), kemudian jadinya (Balai RW) seperti apa," kata Imam.

Baca Juga: 40 Rumah di Jalan Ubi Surabaya Terancam Kehilangan Akses Jalan, DPRD Bilang Begini

Imam mengaku khawatir akan proyek renovasi Ribuan balai RW tersebut, berasal dari uang-uang siluman. Hal ini berkaitan tentang pelaporan proyek ke Pemkot Surabaya, untuk melaporkan pertanggungjawaban pada sidang akhir tahun 2023 Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota.

"Saya nggak tahu, itu (renovasi Balai RW) nanti laporannya seperti apa. Apakah betul-betul diambilkan dari dana kelurahan. Karena yang saya dengar ini Satgas PU yang mengerjakan, berarti kan tidak dilelang. Jadi kita harus tahu, supaya kita tahu yang mengerjakan Satgas PU atau juga disubkan lagi ke orang lain," pungkasnya. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ritual Malam Anggoro Kasih di Sendang Agung, Warga Sidoarjo Jaga Nilai Luhur Budaya Jawa

Hari dan pasaran itu diyakini memiliki makna spiritual khusus.

Bupati Subandi: Pokir DPRD Sidoarjo Harus Selaras Regulasi dan Kebutuhan Rakyat

Tujuannya agar setiap usulan pembangunan tidak hanya jadi wacana, tetapi benar-benar sesuai aturan, prioritas, dan mampu dirasakan masyarakat.

150 Produk Pabrik Kosmetik Ilegal di Mojokerto Mengandung Bahan Berbahaya, BPOM RI: Bisa Kanker

"Bisa juga menyebabkan atrofi kulit dan gangguan sistem pelepasan hormon yang tahapan berikutnya bisa berdampak berupa penyakit kanker," ungkap Kepala BPOM RI.

Top 5 Berita: Prabowo Ratas hingga Perda Air Limbah

selalu.id - Lima artikel berita selalu.id masuk dalam top 5 berita sejak Senin (19/10/2026) hingga Selasa (20/10/2026) pagi. Pembaca tertarik pada pemberitaan

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.