Jumat, 04 Sep 2026 19:44 WIB

Ribuan Balai RW di Surabaya Tak Miliki Papan Informasi Proyek, Komisi A DPRD Surabaya: Takutnya Ada Uang Siluman

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 13 Jun 2023 16:06 WIB
Anggota Komisi A DPRD Surabaya Imam Syafii
Anggota Komisi A DPRD Surabaya Imam Syafii

Selalu.id - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya menyoroti kondisi ribuan Balai RW yang ada di Surabaya tidak memiliki papan informasi proyek.

Berbarengan dengan 1.182 dari 1.360 Balai RW yang secara serentak direnovasi oleh Pemkot Surabaya, sedangkan sisanya kondisinya sudah baik. Anggota Komisi A DPRD Surabaya Imam Syafii menyampaikan bahwa dirinya heran dengan tidak adanya papan informasi proyek di ribuan Balai RW, sedangkan dalam aplikasinya papan informasi proyek dibutuhkan untuk transparansi penggunaan anggaran dalam program renovasi.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

"Menurut saya, semua program perbaikan Balai RW itu harus ditempelkan, karena itu menyangkut besaran sirkulasi anggaran yang harus diumumkan, jadi harus ditempelkan. Bukan cuma Pak RW, pengurus RW, yang tahu transparasinya, tapi masyarakat yang ada disitu juga biar tahu dan ikut mengawasi," kata Imam, kepada Selalu.id, Selasa (13/6/2023).

Sehingga, dengan adanya papan informasi itu, Imam menilai, masyarakat dapat mengawasi kinerja efektivitas dan efisiensi penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Surabaya Tahun 2023, sebesar Rp11,2 triliun.

"Semua program perbaikan Balai RW itu harus ditempelkan besaran angkanya. Misalnya kalau disitu (anggaran) Rp70 juta ditempelkan, biar publik juga bisa ikut mengawasi Rp70 juta dapatnya segini, ini worth it atau nggak," jelasnya.

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Terlebih lagi, Imam mengaku beberapa Ketua RW yang mengeluh kepada dirinya, mengenai total anggaran renovasi Balai RW yang tidak ada kejelasan dari Pemkot Surabaya. Bahkan, tidak ada site plan atau denah perencanaan bangunan Balai RW yang diserahkan ke Ketua RW.

"Mereka hanya mendapat jawaban 'yang penting ibu, bapak, saya kerjakan'. Ini menurut saya nggak benar. Karena kita (DPRD) tidak tahu berapa (anggaran), kemudian jadinya (Balai RW) seperti apa," kata Imam.

Baca Juga: Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Imam mengaku khawatir akan proyek renovasi Ribuan balai RW tersebut, berasal dari uang-uang siluman. Hal ini berkaitan tentang pelaporan proyek ke Pemkot Surabaya, untuk melaporkan pertanggungjawaban pada sidang akhir tahun 2023 Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota.

"Saya nggak tahu, itu (renovasi Balai RW) nanti laporannya seperti apa. Apakah betul-betul diambilkan dari dana kelurahan. Karena yang saya dengar ini Satgas PU yang mengerjakan, berarti kan tidak dilelang. Jadi kita harus tahu, supaya kita tahu yang mengerjakan Satgas PU atau juga disubkan lagi ke orang lain," pungkasnya. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

Saat ini, Pemkot mematangkan tahap penjaringan masukan akhir dari para pemangku kepentingan.

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.