Selasa, 21 Jul 2026 15:08 WIB

Ribuan Balai RW di Surabaya Tak Miliki Papan Informasi Proyek, Komisi A DPRD Surabaya: Takutnya Ada Uang Siluman

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 13 Jun 2023 16:06 WIB
Anggota Komisi A DPRD Surabaya Imam Syafii
Anggota Komisi A DPRD Surabaya Imam Syafii

Selalu.id - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya menyoroti kondisi ribuan Balai RW yang ada di Surabaya tidak memiliki papan informasi proyek.

Berbarengan dengan 1.182 dari 1.360 Balai RW yang secara serentak direnovasi oleh Pemkot Surabaya, sedangkan sisanya kondisinya sudah baik. Anggota Komisi A DPRD Surabaya Imam Syafii menyampaikan bahwa dirinya heran dengan tidak adanya papan informasi proyek di ribuan Balai RW, sedangkan dalam aplikasinya papan informasi proyek dibutuhkan untuk transparansi penggunaan anggaran dalam program renovasi.

Baca Juga: DPRD Surabaya Ingatkan Banyaknya Aduan Hotline jadi Alarm Kinerja Kelurahan dan Kecamatan

"Menurut saya, semua program perbaikan Balai RW itu harus ditempelkan, karena itu menyangkut besaran sirkulasi anggaran yang harus diumumkan, jadi harus ditempelkan. Bukan cuma Pak RW, pengurus RW, yang tahu transparasinya, tapi masyarakat yang ada disitu juga biar tahu dan ikut mengawasi," kata Imam, kepada Selalu.id, Selasa (13/6/2023).

Sehingga, dengan adanya papan informasi itu, Imam menilai, masyarakat dapat mengawasi kinerja efektivitas dan efisiensi penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Surabaya Tahun 2023, sebesar Rp11,2 triliun.

"Semua program perbaikan Balai RW itu harus ditempelkan besaran angkanya. Misalnya kalau disitu (anggaran) Rp70 juta ditempelkan, biar publik juga bisa ikut mengawasi Rp70 juta dapatnya segini, ini worth it atau nggak," jelasnya.

Baca Juga: Menanti Pembenahan Akses dan Lahan Parkir di Wisata Hutan Kota Pakal Surabaya

Terlebih lagi, Imam mengaku beberapa Ketua RW yang mengeluh kepada dirinya, mengenai total anggaran renovasi Balai RW yang tidak ada kejelasan dari Pemkot Surabaya. Bahkan, tidak ada site plan atau denah perencanaan bangunan Balai RW yang diserahkan ke Ketua RW.

"Mereka hanya mendapat jawaban 'yang penting ibu, bapak, saya kerjakan'. Ini menurut saya nggak benar. Karena kita (DPRD) tidak tahu berapa (anggaran), kemudian jadinya (Balai RW) seperti apa," kata Imam.

Baca Juga: Revitalisasi Pasar Surabaya: Menjaga Urat Nadi UMKM, Bukan Sekadar Percantik Bangunan

Imam mengaku khawatir akan proyek renovasi Ribuan balai RW tersebut, berasal dari uang-uang siluman. Hal ini berkaitan tentang pelaporan proyek ke Pemkot Surabaya, untuk melaporkan pertanggungjawaban pada sidang akhir tahun 2023 Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota.

"Saya nggak tahu, itu (renovasi Balai RW) nanti laporannya seperti apa. Apakah betul-betul diambilkan dari dana kelurahan. Karena yang saya dengar ini Satgas PU yang mengerjakan, berarti kan tidak dilelang. Jadi kita harus tahu, supaya kita tahu yang mengerjakan Satgas PU atau juga disubkan lagi ke orang lain," pungkasnya. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.