Rabu, 04 Feb 2026 08:07 WIB

Videotron #2024MeluCakEri, Wali Kota Eri: Iya Kalau Relawan, Kalau Musuh?

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 30 Mei 2023 09:43 WIB
Videotron #2024MELUCAKERI
Videotron #2024MELUCAKERI

Selalu.id - Akhir-akhir ini muncul puluhan videotron bergambar Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di beberapa titik pusat kota.

Pantuan Selalu.id, di beberapa videotron berdurasi sekitar 10 detik itu dibagi menjadi dua background. Background pertama berwana merah dan putih, serta putih dan abu-abu.

Di semua videotron terdapat foto Eri Cahyadi disertai ujaran 'Lanjutkan Surabaya Hebat' di sisi kirinya. Ditambah lagi tercantum dua hastag, diantaranya #2024MELUCAKERI dan #RELAWANERICAHYADI yang ditempatkan di bawah foto.

Videotron itu berada di Jl Basuki Rahmat, Jl Embong Malang hingga Jl Tunjungan yang mengelilingi Mall Tunjungan Plaza Surabaya. Videotron itu tak hanya di pasang di wilayah tengah kota, tapi juga sebagian barat Kota Surabaya, tepatnya di Jl Mayjend Jonosewojo, terdapat tujuh videotron menampilkan foto yang sama.

Menanggapi hal itu Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi membantah dirinya yang memasang videotron tersebut. Bahkan dirinya mengaku tidak menahu siapa yang menayangkan.

"Kita gak pernah tahu, kalau awak dewe daftar dewe ero. Siapa yang naruh juga saya gak pernah tahu," ungkapnya, kepada Selalu.id, Selasa (30/5/2023).

Bahkan terkait gerakan para relawan, Eri menegaskan kembali bahwa dirinya tidak menahu.

"Iyo nek relawan, nek musuh, (pasang Videotron) kita gak pernah tahu," ungkapnya.

Meski begitu, ia meminta masyarakat agar tetap tenang dalam mendengar isu-isu yang beredar tentang dirinya agar tidak menciptakan kegaduhan yang lain di Surabaya.

"Kemarinkan rame isu saya harus di Provinsi. Mungkin ya orang ada yang setuju, ada yang enggak, jangan membuat gaduh Surabaya, wong pilihan itu boleh berbeda, silahkan saja, tapi jangan buat gaduh," imbuhnya.

Lebih lanjut Eri menegaskan lagi bahwa masih memiliki hutang untuk warga Surabaya yang belum saya selesaikan, diantaranya adalah menyejahterakan warga Surabaya.

"Karena sejatinya saya 2 tahun (lalu). Setahunnya kena Covid-19. Tak sejahterano umatku sek (saya sejahterakan umat saya dulu)," jelasnya.

Terkait pencalonan dirinya, Eri menerangkan bahwa dirinya hanya bergantung dalam penugasan partai.

"Tapi saya tergantung yang menugaskan. Lah kalau aku pengen mencalonkan tapi gak ada yang menugaskan, lah yoopo (bagaimana)," jelasnya.

Jika penugasan oleh partai kembali menjadi Wali Kota, Eri mengaku siap memberikan yang terbaik untuk warga Surabaya. Ditambah lagi, dirinya menyebut belum memberikan apa-apa dalam waktu satu tahun ke belakang.

"Meskipun kemiskinan turun, pengangguran turun, angka ekonomi naik. Masih jauh dari apa yang saya inginkan. Kedua saya ingin menjadikan Surabaya kota yang guyub rukun," pungkasnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: Kasus Pungli Rp8 Juta di Wira-Wiri Bongkar Celah Pengawasan Lemah Dishub Surabaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya.