Kamis, 23 Jul 2026 00:22 WIB

Videotron #2024MeluCakEri, Wali Kota Eri: Iya Kalau Relawan, Kalau Musuh?

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 30 Mei 2023 09:43 WIB
Videotron #2024MELUCAKERI
Videotron #2024MELUCAKERI

Selalu.id - Akhir-akhir ini muncul puluhan videotron bergambar Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di beberapa titik pusat kota.

Pantuan Selalu.id, di beberapa videotron berdurasi sekitar 10 detik itu dibagi menjadi dua background. Background pertama berwana merah dan putih, serta putih dan abu-abu.

Di semua videotron terdapat foto Eri Cahyadi disertai ujaran 'Lanjutkan Surabaya Hebat' di sisi kirinya. Ditambah lagi tercantum dua hastag, diantaranya #2024MELUCAKERI dan #RELAWANERICAHYADI yang ditempatkan di bawah foto.

Videotron itu berada di Jl Basuki Rahmat, Jl Embong Malang hingga Jl Tunjungan yang mengelilingi Mall Tunjungan Plaza Surabaya. Videotron itu tak hanya di pasang di wilayah tengah kota, tapi juga sebagian barat Kota Surabaya, tepatnya di Jl Mayjend Jonosewojo, terdapat tujuh videotron menampilkan foto yang sama.

Menanggapi hal itu Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi membantah dirinya yang memasang videotron tersebut. Bahkan dirinya mengaku tidak menahu siapa yang menayangkan.

"Kita gak pernah tahu, kalau awak dewe daftar dewe ero. Siapa yang naruh juga saya gak pernah tahu," ungkapnya, kepada Selalu.id, Selasa (30/5/2023).

Bahkan terkait gerakan para relawan, Eri menegaskan kembali bahwa dirinya tidak menahu.

"Iyo nek relawan, nek musuh, (pasang Videotron) kita gak pernah tahu," ungkapnya.

Meski begitu, ia meminta masyarakat agar tetap tenang dalam mendengar isu-isu yang beredar tentang dirinya agar tidak menciptakan kegaduhan yang lain di Surabaya.

"Kemarinkan rame isu saya harus di Provinsi. Mungkin ya orang ada yang setuju, ada yang enggak, jangan membuat gaduh Surabaya, wong pilihan itu boleh berbeda, silahkan saja, tapi jangan buat gaduh," imbuhnya.

Lebih lanjut Eri menegaskan lagi bahwa masih memiliki hutang untuk warga Surabaya yang belum saya selesaikan, diantaranya adalah menyejahterakan warga Surabaya.

"Karena sejatinya saya 2 tahun (lalu). Setahunnya kena Covid-19. Tak sejahterano umatku sek (saya sejahterakan umat saya dulu)," jelasnya.

Terkait pencalonan dirinya, Eri menerangkan bahwa dirinya hanya bergantung dalam penugasan partai.

"Tapi saya tergantung yang menugaskan. Lah kalau aku pengen mencalonkan tapi gak ada yang menugaskan, lah yoopo (bagaimana)," jelasnya.

Jika penugasan oleh partai kembali menjadi Wali Kota, Eri mengaku siap memberikan yang terbaik untuk warga Surabaya. Ditambah lagi, dirinya menyebut belum memberikan apa-apa dalam waktu satu tahun ke belakang.

"Meskipun kemiskinan turun, pengangguran turun, angka ekonomi naik. Masih jauh dari apa yang saya inginkan. Kedua saya ingin menjadikan Surabaya kota yang guyub rukun," pungkasnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: Kejati Jatim Serahkan Aduan Dugaan Pemborosan APBD Surabaya 2025 ke Inspektorat

Editor : Ading
Berita Terbaru

Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari penelusuran kepatuhan pelaporan PBJT sektor makanan dan minuman untuk masa pajak 1 tahun. 

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.