Rabu, 04 Feb 2026 12:24 WIB

Vasa Hotel dan Kalbe Nutritionals Kolaborasi Turunkan Prevalensi Stunting

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 29 Mei 2023 16:07 WIB
Kolaborasi Vasa Hotel dan Kalbe Nutritionals
Kolaborasi Vasa Hotel dan Kalbe Nutritionals

Selalu.id – Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada tahun 2018 menunjukkan angka prevalensi balita di Indonesia mencapai 30,8 persen, dimana itu berarti satu dari tiga balita mengalami stunting. Walaupun terakhir pada tahun 2022 angka prevalensi balita stunting di Indonesia telah turun menjadi 21,6%.

Indonesia sendiri hingga kini memiliki beban stunting terbesar ke 2 di Asia Tenggara dan 5 di dunia (Desember 2021) dengan angka 24%. Sementara itu Indonesia memiliki target ambisius angka prevalensi stunting menjadi 14% di tahun 2024.

Baca Juga: Upaya Percepat Penurunan Stunting, Pemkab Mojokerto Gandeng FIK Ubaya 

Turut mendukung program pemerintah Indonesia, Vasa Hotel Surabaya dan Prenagen dibawah naungan Kalbe Nutritionals melakukan kegiatan CSR Stunting di Puskesmas Dukuh Kupang Surabaya pada Kamis 25 Mei 2023. Sebanyak lebih dari 400 butir telur dan susu UHT dan 45 kotak susu Prenagen Mommy dibagikan kepada 27 penerima yang terdiri dari 12 balita stunting dan 15 ibu hamil KEK (Kekurangan Energi Kronis). Kegiatan CSR ini merupakan bagian dari Vasa Touch yang sudah kesekian kali dilakukan oleh Vasa Hotel Surabaya.

Vasa Touch merupakan program CSR yang digagas oleh Vasa Hotel pada tahun 2022 lalu setelah sekian lama Vasa Hotel melakukan program CSR secara berkala. Istilah baru ini dimaksudkan agar kegiatan amal yang dilakukan oleh Vasa dapat terdokumentasi dan terinformasi dengan baik secara internal. Semua ini juga ditujukan agar para publik internal Vasa mengetahui bahwa setiap dedikasi yang mereka lakukan saat bekerja di Vasa juga dapat memberikan manfaat kepada masyarakat secara langsung sehingga diharapkan dapat memantik semangat karyawan.

Tidak hanya itu Vasa Touch juga diharapkan dapat menginspirasi para pelaku bisnis hotel bahkan bisnis unit lain yang ada di Surabaya untuk bersama-sama melakukan pemberdayaan masyarakat. Pada Vasa Touch kali ini Vasa Hotel menggandeng Prenagen, diungkapkan oleh Mona Cella – Director of Marketing Communication Tanly Hospitality, kolaborasi ini ditujukan untuk memutus mata rantai stunting yang gejalanya biasanya dimulai dari dari sejak dalam kandungan.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Targetkan Nol Kasus Stunting di 2027, Begini Caranya

“Stunting bukan hanya tanggung jawab pemerintah tapi juga kita semua. Oleh karena itu kami menggandeng Prenagen disini untuk memastikan bahwa kegiatan CSR Vasa Touch stunting kali ini membawa manfaat lebih sekaligus memutus rantai stunting, apalagi stunting biasanya dimulai dari ibu hamil yang kekurangan energi kronis, dan hal tersebut selain dari makanan tinggi protein juga dibutuhkan makro nutrisi dari susu” tutur Mona di sela-sela acara.

Kota Surabaya sendiri punya target ambisius dengan angka pravelensi zero (nol) pada tahun 2023, hal ini beralasan karena pada tahun 2022 Kota Surabaya memiliki angka pravelensi 4,8% terendah di Indonesia, namun demikian upaya untuk mengatasi stunting tidaklah mudah karena angka stunting akan mungkin bertambah selama masih ada kelahiran di suatu wilayah, oleh karena itu pengatasan stunting tidak hanya terbatas pada balita yang sudah stunting namun juga sejak janin dalam kandungan. Pemenuhan gizi ibu hamil sangatlah penting, terlebih asam folat yang tersedia dari sumber nutri makro. Sucahyono Adhi – Kepala Cabang Kalbe Nutritionals Woman Nutrition Jawa Timur mengungkapkan pentingnya makro nutrisi bagi ibu hamil dan perkembangan otak janin.

Baca Juga: Vasa Hotel Surabaya Hadirkan The Gallery of Joy, Perayaan Natal Penuh Warna

“Pemenuhan makanan yang kaya protein dan juga makro nutrisi adalah kunci dari pencegahan angka stunting, karena stunting tidak hanya berkaitan tinggi badan tapi perkembangan otak janin dan asam folat yang ada pada susu khusus ibu hamil sangat penting untuk mencegah stunting dari akar-akarnya” Ujar Cahyo.

Hal senada juga diungkapkan oleh Camat Dukuh Pakis – Annita Hapsari dimana dampak stunting dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak di masa depan, tidak hanya tinggi badan yang akan terhambat, melainkan pertumbuhan otak juga tidak akan berkembang sehingga anak akan sulit belajar dan sulit berkonsentrasi. Selain itu secara fisik balita stunting juga akan rentan terkena penyakit kronis dan itu semua dapat diatasi dengan pemenuhan gizi yang mencukupi. Dengan kegiatan ini segenap elemen Kecamatan Dukuh Pakis mengucapkan terima kasih atas kolaborasi CSR yang dibentuk Vasa Hotel bersama Kalbe Nutrisionals lewat kegiatan Vasa Touch.

“Kami mewakili pemerintah Kota Surabaya mengucapkan terima kasih atas segala upaya yang diberikan, dan ini adalah sebaik baiknya bentuk gotong royong, karena stunting adalah tanggung jawab bersama” ujar Annita.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Expo Campus 2026 Surabaya: Ajak Siswa Jelajahi Minat dan Masa Depan Pendidikan

Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk mengenal lebih dekat pada dunia pendidikan tinggi.

Perda Baru Buka Jalan Investasi Lewat Pemanfaatan Aset Pemkot Surabaya

Perubahan perda ini dinilai penting untuk memperkuat tata kelola pemanfaatan aset milik Pemkot Surabaya ke depan.

Susur Sungai Ngotok di TBM, Destinasi Wisata Baru Kota Mojokerto

Dengan hadirnya susur Sungai Ngotok, Pemkot Mojokerto berharap TBM akan menjadi magnet wisata baru yang mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Arif Fathoni: Perikanan Surabaya Siap Sokong Ketahanan Pangan Presiden Prabowo

Karena itu, Fathoni mendorong pemerintah hadir lewat pembangunan infrastruktur dasar dan fasilitas pascapanen.

Kota Mojokerto Dipercaya Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional

Melalui program ini, diharapkan model digitalisasi bansos yang diuji di beberapa daerah pilot project dapat direplikasi secara nasional.

Operasional Dermaga Jamrud Selatan Surabaya Kembali Normal Pasca Insiden Kapal Pacific 88

"Saat ini seluruh kegiatan operasional berjalan lancar dan terus dipantau secara intensif," kata Branch Manager Terminal Jamrud, Nilam Mirah Muh Junaedhy.