Jumat, 05 Jun 2026 19:59 WIB

Prioritaskan Kesehatan Mental Anak, Klinik Sahabat Dibuka di Tiap Sekolah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 26 Mei 2023 11:36 WIB
Kepala Dispendik Surabaya Yusuf Masruf
Kepala Dispendik Surabaya Yusuf Masruf

Selalu.id - Pemkot Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) bakal menyediakan Klinik Sahabat sebagai tempat ruang curhat bagi anak-anak.

Kepala Dispendik Surabaya Yusuf Masruf mengatakan bahwa pihaknya tengah menyiapkan Klinik Sahabat di seluruh SD dan SMP Negeri maupun Swasta se-Surabaya.

Yusuf menjelaskan Klinik Sahabat ini ruang untuk bercerita atau curhat antara anak-anak dengan tenaga pendidik. Nantinya, Klinik Sahabat itu akan dibuka mulai tahun ajaran baru 2023/2024.

Dispendik Surabaya pun juga telah bertemu dengan perwakilan Organisasi Pelajar Surabaya (ORPRES), Forum Anak Surabaya (FAS), Duta Trantibum, serta Pangeran dan Putri Lingkungan untuk merumuskan keinginan dan kebutuhan anak-anak di Kota Pahlawan.

Kata dia, fasilitas Klinik Sahabat tidak hanya dari Dispendik saja. Melainkan juga bekerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-PPKB).

"Jadi sekolah memiliki motivator untuk anak, membuat mereka merasa aman dan nyaman bercerita kepada sesama teman sebayanya maupun guru yang ada di sekolah,” kata Yusuf, kepada selalu.id, Jumat (26/5/2023).

Klinik Sahabat, lanjutnya, merupakan salah satu ruang terbuka untuk anak-anak dalam mencurahkan keinginannya, serta keluh kesahnya.

“Disana ada teman-teman Duta Trantibum, FAS, OSIS, ORPRES, PMR (Palang Merah Remaja), serta Pangeran dan Putri Lingkungan yang siap memfasilitasi curhatan anak-anak. Tentunya yang menjadi penanggung jawab adalah Guru BK (Bimbingan Konseling) yang ada di sekolah,” jelasnya.

Dengan adanya Klinik Sahabat, Yusuf menjelaskan bahwa Pemkot Surabaya terus berupaya dan tengah memberikan perhatian serius terhadap kesehatan mental anak-anak di Surabaya.

Misalnya, Yusuf menerangkan langkah ini seharusnya dimulai dari etika penggunaan media sosial. Termasuk pemberian pembekalan materi dalam bidang hukum dengan menggandeng Polrestabes Surabaya.

“Kita bertemu anak-anak dan memberikan pendampingan psikologi," jelasnya.

Bahkan, sejumlah relawan juga terlibat, seperti dari Rumah Sakit Menur ikut mendampingi untuk Klinik Sahabat.

"Karenanya, saya berharap akan muncul pembiasaan (perilaku) positif dan bijak dalam menggunakan media sosial,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, Dispendik Surabaya terus melakukan sosialisasi kepada seluruh SD dan SMP baik Negeri maupun Swasta di Kota Surabaya dalam penyiapan Klinik Sahabat.

“Ini kami sedang persiapkan, saya juga terus koordinasi karena model dan bentuknya menyesuaikan setiap sekolah,” pungkasnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: Skema Baru SPMB Surabaya: Ada Tahapan 2 Jalur, Dari Prestasi hingga Akademik

Editor : Ading
Berita Terbaru

DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

izin yang telah diterbitkan diduga tidak mencantumkan ketentuan jam operasional sebagaimana diatur dalam peraturan daerah.

Gandeng UNDP, Cara Pemerintah Cegah Pencemaran Plastik Sungai di Surabaya

Surabaya dipilih sebagai lokasi awal karena telah memiliki berbagai inisiatif pengelolaan sampah yang melibatkan masyarakat.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Jalur Domisili pada SPMB 2026

Langkah ini dilakukan untuk menutup celah praktik perpindahan Kartu Keluarga (KK) yang hanya bertujuan memperoleh akses masuk sekolah tertentu.

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.