Kamis, 04 Jun 2026 11:47 WIB

Nasdem Surabaya Daftarkan Banyak Bacaleg Non Muslim: Artinya Capres Diterima Semua Kalangan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 11 Mei 2023 16:02 WIB
Pendaftaran Bacaleg Nasdem disambut tari Remo
Pendaftaran Bacaleg Nasdem disambut tari Remo

Selalu.id - Partai Politik dari Nasional Demokrasi (Nasdem) mendaftarkan sebanyak 50 Bakal Calon Legislarif (Bacaleg) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya, Kamis (11/5/2023).

Pendaftaran Bacaleg Nasdem ini juga bebarengan dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) yang juga mendaftar di hari yang sama di jam berbeda.

Partai Nasdem Surabaya terlebih dulu tiba di KPU Surabaya hari ini, pukul 11.00 WIB. Sebelum mendaftar disambut dengan tari remo oleh 5 penari.

Usai melakukan pendaftaran, Ketua Bapilu DPD Nasdem Surabaya, Imam Syafi'i mengatakan sebanyak 50 Bacaleg didaftarkan diantaranya 18 orang perempuan atau sekitar 38 persen dan 16 generasi Z atau 34 persen.

"Salah satunya Gen Z paling termuda umur 22 tahun, kemudian ada yang dari wartawan, seniman, ibu rumah tangga, lawyer, pengusaha, mantan pengurus kampung, tokoh agama baik NU, Muhammdiyah maupun ke masyarakat non muslim," kata Imam kepada awak media.

Imam menyebut bahwa dari puluhan Bacaleg yang didaftarkan kebanyakan dari non muslim.  Sehingga, artinya bahwa Bakal Calon Presiden (Bacapres) dari Nasdem Anies Baswedan diterima oleh semua kalangan.

"Caleg kita non muslim juga banyak. Artinya Capres kita sudah diterima oleh semua kalangan," tuturnya.

Lebih lanjut Imam menambahkan bahwa Nasdem melakukan pendaftaran Bacaleg serentak. Pihaknya pun memilih tanggal 11 Mei karena sesuai hitungan jawa Kamis Pahing.

"Rencana tanggal 5 akhirnya molor, hingga tanggal 11 dilihat hitungan jawa kamis pahing agak tinggi. Katanya orang jawa gitu, insyalah kita gimana nanti caleg-caleg bisa betul jadi wakil masyrakat," terangnya.

Sementara, Bacaleg Gen Z paling muda di Nasdem yakni Rahadian Binawargan menceritakan bahwa dirinya cukup aktif di organisasi mahasiswa. Bahkan, pernah menjadi aktivis dan inisiator pendiri Aliansi Pelajar Surabaya

"Jadi ketika SMA di Surabaya dulu awalnya di pegang pemkot itu SPP gratis, ketika diahlikan fungsikan kepada Pemprov berbayar. Itu menjadi awal gerakan saya ini mengabdikan diri untuk memberikan manfaat bagi sekitar," ungkap Dian yang baru lulus Wisuda Universitas Airlanggan (Unair) Jurusan Hukum pada Maret 2023 lalu.

Dengan memontum ini, Dian partai Nasdem adalah partai yang tepat untuk mengakomodir keinginan aspirasi para pemuda-pemuda.

"Saya rasa untuk berjuang kita perlu alat, saya rasa partai nasdem partai yang tepat dan mau di akamodir keinginan dan aspirasi oleh teman teman Milineal dan Gen Z," pungkasnya. (Ade)

Baca Juga: Fraksi NasDem DPRD Jatim Protes Keras Tempo, Pemberitaannya Disebut Lukai Kader

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.