Kamis, 17 Sep 2026 17:37 WIB

Jalan Rusak di Surabaya, Wali Kota Eri: Bukan Prioritas Pemkot

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 10 Mei 2023 15:09 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

Selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyebut sejumlah jalanan yang rusak di Kota Surabaya bukanlah prioritas Pemerintah Kota.

Eri menegaskan bahwa prioritas Pemerintah Kota untuk membangun Surabaya saat ini soal kemiskinan. Namun, pihaknya juga tidak melupakan perihal jalanan yang rusak dengan melakukan penempelan sejumlah jalan yang rusak.

Baca Juga: Tuntut Lebar Sungai Dikembalikan, Warga Keputih Surabaya Tolak Kompensasi Pengembang

"Kita tak bisa membangun semuanya, kita punya prioritas dulu yakni soal kemiskinan. Kalau masalah jalanan itu kita tempel menutup lubang dulu," kata Eri, Rabu (10/5/2023).

Ia menyebut jalan Kota di Surabaya tidak ada yang rusak parah melainkan hanya berlubang saja. Hal itu karena dilewati kendaaran besar sehingga menimbulkan jalanan pecah dan menjadi lubang.

"Kendaraan besar atau truk lewat pecah (jalanan kota), itu mau ditempel nanti lainnya kita bisa akan aspal secara keseluruhan. Dalam hal ini kita tempel," ujarnya.

Sehingga, Pemkot Surabaya tidak melakukan pengaspalan seluruh jalanan yang rusak. Ia menyebut yang bahaya itu adalah jalanan yang berlubang.

Baca Juga: Cakra Muda Indonesia Aksi di Pemkot Surabaya, Desak Usut Tuntas Kasus Gratifikasi dan TPPU DSDABM

"Banyak tempelan apakah harus di aspal semuanya, yang bahaya itu berlubang," tuturnya.

Lebih lanjut Eri kembali menegaskan bahwa dirinya fokus membangun soal kemiskinan penanganan banjir, warga miskin, stunting, gizi buruk, anak putus sekolah dan sebagainya.

"Kaya manusia, mau makan dulu apa beli sepeda motor. Sama kaya Pemkot prioritas menyelesaikan kemiskinan atau aspal dulu. Lek gak mudeng kabeh dilakoni oleh pemerintah duite e sopo. PAD (Pendaparan Anggaran Daerah) sopo? Makanya kalau ada yang salah jangan berteori datang bantu duite untuk aspalnya," tegasnya.

Baca Juga: Dugaan Jual Beli Lapak di SWK Taman Prestasi Surabaya, Ini Pengakuan Pedagang Senior

"Pemerintah itu harus tahu prioritas yang mana, misal. Lek prioritas aspal isok tapi kemiskinan gak selesai," sambungnya.

Sisi lain, Eri menambahkan tidak semua jalan rusak yang ada di Surabaya ditangani oleh Pemerintah Kota. Kata dia, jalanan itu dibagi ada jalanan provinsi, nasional, dan kabupaten Kota.

"Saya tidak mungkin mungkin membangun jalan nasional, jalan ku ndewe (Kota Surabaya) masih kurang. Makanya saya sudah buat surat kemarin dari Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) mana jalan provinsi, nasional, dan kota di Surabaya," pungkasnya. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Momen 425 Pendonor Darah Surabaya Terima Penghargaan Spesial di HUT ke-81 PMI

Apresiasi tersebut diberikan atas konsistensi mereka yang tercatat sudah mendonorkan darahnya sebanyak 50 kali di PMI Kota Surabaya.

Kebakaran Landa Pabrik Sepatu di Mojokerto, Gudang Bahan Baku di Lantai 2 Hangus

Api pertama kali terlihat muncul dari lantai 2 yang difungsikan sebagai gudang penyimpanan bahan baku alas kaki.

Sabet Jamsostek Award Jatim, Sidoarjo Siapkan Program Satu ASN Lindungi Pekerja Rentan

Melalui program ini, setiap ASN didorong untuk membantu mendaftarkan satu pekerja rentan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Demo UINSA: Mahasiswa Usir Aparat, Tuntut Rektor Mundur

"Keluar! Kalian tidak berhak masuk di ranah sipil," teriak mahasiswa.

Pengelolaan Program dan Anggaran 2027, Begini Pesan Menteri Haji dan Umrah

Tantangan yang dihadapi pada tahun 2027 diperkirakan semakin kompleks, terlebih dalam situasi perekonomian global yang masih menghadapi berbagai tekanan.

Gas Muncul dari Sumur di Sumenep, DPRD Jatim Minta ESDM Pantau Potensi Bahaya

Fenomena tersebut tidak boleh hanya dilihat dari sisi potensi sumber daya alam.