Rabu, 22 Jul 2026 10:37 WIB

Jalan Rusak di Surabaya, Wali Kota Eri: Bukan Prioritas Pemkot

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 10 Mei 2023 15:09 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

Selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyebut sejumlah jalanan yang rusak di Kota Surabaya bukanlah prioritas Pemerintah Kota.

Eri menegaskan bahwa prioritas Pemerintah Kota untuk membangun Surabaya saat ini soal kemiskinan. Namun, pihaknya juga tidak melupakan perihal jalanan yang rusak dengan melakukan penempelan sejumlah jalan yang rusak.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

"Kita tak bisa membangun semuanya, kita punya prioritas dulu yakni soal kemiskinan. Kalau masalah jalanan itu kita tempel menutup lubang dulu," kata Eri, Rabu (10/5/2023).

Ia menyebut jalan Kota di Surabaya tidak ada yang rusak parah melainkan hanya berlubang saja. Hal itu karena dilewati kendaaran besar sehingga menimbulkan jalanan pecah dan menjadi lubang.

"Kendaraan besar atau truk lewat pecah (jalanan kota), itu mau ditempel nanti lainnya kita bisa akan aspal secara keseluruhan. Dalam hal ini kita tempel," ujarnya.

Sehingga, Pemkot Surabaya tidak melakukan pengaspalan seluruh jalanan yang rusak. Ia menyebut yang bahaya itu adalah jalanan yang berlubang.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

"Banyak tempelan apakah harus di aspal semuanya, yang bahaya itu berlubang," tuturnya.

Lebih lanjut Eri kembali menegaskan bahwa dirinya fokus membangun soal kemiskinan penanganan banjir, warga miskin, stunting, gizi buruk, anak putus sekolah dan sebagainya.

"Kaya manusia, mau makan dulu apa beli sepeda motor. Sama kaya Pemkot prioritas menyelesaikan kemiskinan atau aspal dulu. Lek gak mudeng kabeh dilakoni oleh pemerintah duite e sopo. PAD (Pendaparan Anggaran Daerah) sopo? Makanya kalau ada yang salah jangan berteori datang bantu duite untuk aspalnya," tegasnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Pemerintah itu harus tahu prioritas yang mana, misal. Lek prioritas aspal isok tapi kemiskinan gak selesai," sambungnya.

Sisi lain, Eri menambahkan tidak semua jalan rusak yang ada di Surabaya ditangani oleh Pemerintah Kota. Kata dia, jalanan itu dibagi ada jalanan provinsi, nasional, dan kabupaten Kota.

"Saya tidak mungkin mungkin membangun jalan nasional, jalan ku ndewe (Kota Surabaya) masih kurang. Makanya saya sudah buat surat kemarin dari Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) mana jalan provinsi, nasional, dan kota di Surabaya," pungkasnya. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.