Rabu, 22 Jul 2026 17:36 WIB

Jalanan Rusak di Wiyung, Pemkot: Itu Bukan Lubang Biasa

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 08 Mei 2023 15:09 WIB

Selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) mengklarifikasi perihal jalanan bergelombang dan rusak di kawasan Wiyung. Kepala DSDABM Surabaya Lilik Arijanto mengatakan bahwa Jalanan yang rusak yang berada di Jalan Raya Wiyung Menganti, tepatnya di depan Ruko Wiyung Praja, bukanlah karena lubang biasa.

"Jalanan yang rusak di Wiyung itu karena struktur tanahnya mbak. Bukan karena lubang biasa, sehingga penanganan tidak bisa pakai tambal sulam," kata Lilik saat dihubungi Selalu.id, Senin (8/5/2023).

Baca Juga: Waduk UNESA Senilai Rp 176 Miliar jadi Aset Pemkot, Didesain Ulang untuk Atasi Banjir Wiyung

Kata dia struktur tanah di kawasan Wiyung memang tidak bagus. Ia juga menjelaskan bahwa jalanan Wiyung yang pernah diperbaiki sejak 5-6 bulan yang lalu dan kini rusak kembali itu menggunakan lelang pengerjaan proyek.

"Struktur tanahnya jalanannya jelek, makanya pekerjaannya nanti pakai projek lelang itu mbak. Paketnya itu sekarang masuk lelang tinggal tunggu pengumuman. Dua minggu ini kalau sudah pengumuman akan segera dikerjakan," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, salah seorang warga Wiyung, Kusnan melakukan aksi teatrikal di jalanan yang bergelombang dan rusak parah itu, pada Senin (8/5/2023).

Dalam aksi itu, Kusnan mengaku aksi hanya ingin mengingatkan Pemerintah Kota untuk segera membenahi jalan rusak tersebut. Lantaran, sudah berminggu-minggu tidak segera di perbaiki.

Baca Juga: Balita Hilang Terseret Arus Selokan, Ditemukan Nyangkut di Eceng Gondok

"Maka aksi ini mengingatkan saja bahwa 'dandanono lah, iki wes telung minggu' (perbaiki lah, ini sudah 3 minggu) sudah banyak memakan korban, meskipun tidak sampai merenggut nyawa atau fatal, apa menunggu fatal baru dibenahi," ungkapnya.

Apalagi, ia menceritakan bahwa sudah ada beberapa warga yang mengalami kecelakaan akibat melintasi jalanan rusak tersebut.

"Pada 19 Januari 2023 lalu ada korban warga Wiyung (kecelakaan akibat jalan rusak tersebut,red)," ujarnya.

Baca Juga: Balita Terseret Selokan di Wiyung Akhirnya Ditemukan

Ia berharap Pemerintah Kota segera merespon dan memperbaiki jalanan rusak itu sebelum memakan korban banyak.

"Pasti yang kena sorot kepala dinas terkait maupun wali kota pasti itu, kalau fatal. harapannya segera dibenahi, agar lalu lintas lancar agar pengguna jalan ini selamat sampai tujuan," pungkasnya. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.