Kamis, 04 Jun 2026 13:07 WIB

Masuk Kandang Banteng, Cawali Eri Cahyadi Urus KTA PDIP

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 07 Sep 2020 17:27 WIB
Eri Cahyadi mengurus KTA PDIP di Kantor DPD Jatim
Eri Cahyadi mengurus KTA PDIP di Kantor DPD Jatim

Surabaya (selalu.id) - Setelah resmi mendaftar sebagai bakal calon wali kota (Bacawali) Surabaya yang diusung PDI Perjuangan, Eri Cahyadi mengurus kartu tanda anggota (KTA) sebagai kader partai.

"Mohon doa restunya, sekarang saya mengurus KTA sebagai kader PDI Perjuangan," kata Eri Cahyadi ditemui di Kantor DPD PDI Perjuangan Jatim Jalan Raya Kendangsari Industri Surabaya, Senin (7/9/2020). Eri ditemani Ketua DPC PDIP Surabaya Adi Sutarwijono.

Eri Cahyadi datang ke kantor DPD ditemani bakal Calon Wakil Wali Kota Surabaya Armuji dan ditemui oleh sejumlah pengurus partai tingkat provinsi.

Mantan Kepala Bappeko Surabaya itu mengisi formulir pendaftaran anggota dan menunggu proses selanjutnya untuk mendapatkan KTA.

"Jadi setelah ini baju dan hati saya sudah merah. Sudah jadi kader PDI Perjuangan," tutur bacawali berusia 43 tahun tersebut.

Pada kesempatan tersebut, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim Sri Untari Bisowarno mengapresiasi kedatangan Eri Cahyadi untuk mengajukan diri sebagai kader dan mengisi formulir pendaftaran sebagai anggota.

"Kalau dulu bajunya Mas Eri itu cokelat karena ASN, tapi sekarang bakal jadi merah. Dengan beliau mengurus KTA maka ini sangat menggembirakan karena akan jadi bagian dari partai," kata dia.

Selain mengurus KTA, kata dia, kedatangan Eri Cahyadi dan Armuji juga untuk memohon doa restu ke DPD PDI Perjuangan Jatim sekaligus komitmen untuk memenangkan Pilwali Surabaya 2020.

Di tempat sama, Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya Adi Sutarwijono menegaskan dengan diisinya formulir KTA oleh Eri Cahyadi maka semakin memantapkan upaya memenangkan kontestasi Pilwali 9 Desember 2020.

 

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Berarti, semakin lengkaplah pasangan Eri Cahyadi-Armuji maju dalam Pilkada Surabaya sama-sama dari kader PDI Perjuangan," kata Adi.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.