Selasa, 21 Jul 2026 19:28 WIB

Pendaftaran Pasangan Machfud Arifin-Mujiaman Diwarnai Aksi Saling Dorong

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 06 Sep 2020 21:23 WIB
Pendukung pasangan Machfud Arifin-Mujiaman saat daftar di KPU Surabaya
Pendukung pasangan Machfud Arifin-Mujiaman saat daftar di KPU Surabaya

Surabaya (selalu.id) - Proses pendaftaran pasangan Calon Wali Kita dan Wakil Wali Kota Machfud Arifin-Mujiaman berdesakan dan abai terhadap protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Mereka mengabaikan imbauan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, agar tidak melibatkan massa banyak saat mendaftar ke KPU.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Ribuan massa duet Machfud-Mujiaman tiba di kantor KPU Kota Surabaya, Jalan Adityawarman, pukul 16.30 WIB. Mereka merupakan massa dari delapan partai politik (parpol) pengusung Machfud-Mujiaman, yakni PKB, Gerindra, PKS, Golkar, Demokrat, NasDem, PAN, dan PPP.

Selain berkerumun tanpa menjaga jarak atau physical distancing, sebagian mereka tak memakai masker. Padahal, petugas keamanan terus mengingatkan kepada massa agar tetap menjaga jarak dan menggunakan masker dengan baik. 

"Massa pendukung tolong jaga jarak, jangan berkerumun. Kami minta tolong pakai masker yang baik, pakai masker di atas hidung," teriak salah satu petugas penjaga keamanan dari kepolisian.

Namun sayang, mereka tak peduli imbauan tersebut. Bahkan, rombongan dibelakang paslon sempat memaksa masuk dan menerobos petugas penjaga. Tak ayal, Satgas internal tim Paslon pun kewalahan saat mencoba berusaha menghadang. 

"Massa pendukung yang sabar, jangan ikut masuk ke kantor KPU Surabaya," teriak petugas penjaga itu.

Dikonfirmasi perihal tersebut, pengurus DPD II Partai Golkar salah satu partai pengusung Machfu-Mujiaman, Arif Fathoni, mengaku telah meminta massa pendukung tidak ikut mengantarkan Machfud-Mujiaman mendaftar ke KPU. Tujuannya agar tidak terjadi kerumunan massa, guna mencegah penularan covid-19. 

"Rapat terakhir memang karena ini masa pandemi, kita ingatkan pendukung agar tidak mengantarkan menggerakan kader dalam jumlah banyak," kata Toni.

Toni enggan duet Machfud-Mujiaman dituding abaikan protokol kesehatan. Sebab, kata dia, pihaknya telah mewanti-wanti dan mengingatkan relawan dan simpatisan, untuk tidak ikut datang ke KPU. 

"Kita dari awal sudah mewanti-wanti untuk tidak ada arak-arakan, kalaupun ada yang mengantar hanya 50 orang dengan tetap menjaga protokol kesehatan ketat," kata Toni.

Sebelumnya, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, mengimbau kepada seluruh bakal calon kepala daerah, agar tidak membawa massa besar saat mendaftar ke KPU. Tujuannya agar tidak terjadi penularan covid-19, sehingga muncul klaster baru.

"Risiko penularan menjadi sangat besar, jika massa tumpah ruah saat pendaftaran, karena dorongan semangat untuk menyukseskan. Dalam situasi pandemi seperti sekarang ini, kami imbau tak melibatkan massa besar," kata Khofifah. Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter. 

Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Saat beraksi, pelaku berpura-pura memberi makanan kepada korban, kemudian langsung merampas kalung emas yang dipakai korban. 

Puluhan Motor dan Truk Terjaring Razia di Mojokerto, Banyak yang Belum Bayar Pajak

Razia ini digelar karena jumlah warga yang membayar pajak kendaraan bermotor dan memperpanjang uji berkala kendaraan atau KIR mengalami penurunan.

Pemkab Sidoarjo Dorong Perbaikan Sekolah Terpencil dan Usulan Tunjangan Khusus Guru Pesisir

Pemkab Sidoarjo menilai seluruh anak berhak memperoleh fasilitas pendidikan yang aman dan nyaman tanpa membedakan lokasi tempat tinggal mereka.

MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

Fenny mengatakan lomba ini sejalan dengan upaya mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.