Rabu, 04 Feb 2026 01:28 WIB

Tak Terdampak Heatwave, Suhu Panas Maksimal Jatim hanya Capai 35,6 Derajat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 25 Apr 2023 19:56 WIB
Ilustrasi suhu panas ekstream
Ilustrasi suhu panas ekstream

Selalu.id - Sejumlah negara Asia Selatan mengalami cuaca ekstrem gelombang panas atau heatwave sejak pekan lalu.

Badan Meteorologi di Bangladesh, Myanmar, India, China, Thailand dan Laos telah melaporkan kejadian suhu panas lebih dari 40° Celcius.

Bahkan, suhu maksimum harian terpanas terjadi di kota Kumarkhali di distrik Kusthia, Bangladesh, yaitu sebesar 51,2°C pada 17 April 2023.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di Indonesia berdasarkan pengamatan di Stasiun BMKG Ciputat pada pekan lalu hanya mencapai 37.2°C.

Sementara, khususnya di wilayah Jawa Timur sendiri tercatat suhu maksimum harian mencapai 35,4°C di Stasiun Geofisika Karangkates pada tanggal 24 April 2023 lalu.

"Suatu kondisi dikatakan gelombang panas apabila memenuhi dua hal yaitu secara karakteristik geografis dan secara indikator statistik suhu kejadian," kata Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo Taufiq Hermawan, dalam keterangan rilisnya, Selasa (25/4/2023).

BMKG menyebut bahwa gelombang panas umumnya terjadi di wilayah yang berada pada lintang menengah hingga lintang tinggi, berdekatan dengan daratan yang luas seperti wilayah kontinental dan subkontinental.

Kemudian, secara indikator statistik suhu kejadian, menurut Badan Meteorologi Dunia (WMO), gelombang panas atau heatwave didefinisikan sebagai periode cuaca dengan kenaikan suhu lebih dari 5°C dari rata-rata klimatologis suhu maksimum di suatu lokasi, selama lima hari berturut-turut atau lebih.

"Wilayah Indonesia tidak mengalami gelombang panas karena berada di wilayah ekuator dengan kondisi geografis kepulauan dan dikelilingi perairan yang luas," ujarnya.

Terutama di Jawa Timur, kata Taufiq, kawasan Jatim diapit oleh Laut Jawa di sebelah Utara dan Samudera Hindia yang luas di sebelah Selatan.

"Dalam sepekan terakhir, suhu maksimum di wilayah Jawa Timur berkisar antara 33°C - 35°C, yaitu masih dalam kisaran normal klimatologi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya," jelasnya.

Diketahui beberapa waktu terakhir beredar informasi mengenai kondisi suhu udara yang panas dikaitkan dengan fluktuasi nilai indeks UV (ultraviolet). Secara umum, BMKG menjelaskan pola harian indeks UV berada pada kategori 'Low' di pagi hari, mencapai puncaknya di kategori 'High', 'Very high', sampai dengan 'Extreme'.

"Ekstrem ketika intensitas radiasi matahari paling tinggi di siang hari antara pukul 12.00 WIB sampai dengan pukul 15.00 WIB waktu setempat dan bergerak turun kembali ke kategori 'Low' di sore hari," tuturnya.

Lebih lanjut Taufiq menerangkan bahwa pola tersebut bergantung pada lokasi geografis dan elevasi suatu tempat, posisi matahari, jenis permukaan, dan tutupan awan.

"Tinggi rendahnya indeks UV tidak memberikan pengaruh langsung pada kondisi suhu udara di suatu wilayah," ucapnya.

Untuk wilayah tropis seperti Indonesia, tambahnya, pola harian seperti disampaikan di atas secara rutin dapat teramati dari hari ke hari meskipun tidak ada fenomena Gelombang Panas. Meski begitu, masyarakat dihimbau untuk tidak panik menyikapi informasi yang beredar mengenai gelombang panas tersebut.

"Kami sarankan untuk mengkonsumsi cukup air putih agar tidak mengalami dehidrasi, selain itu sebaiknya menggunakan pakaian tertutup atau tabir surya apabila beraktivitas di luar ruangan," tutupnya. (Ade)

Baca Juga: Angin Kencang di Mojokerto Rusak 4 Rumah dan Tumbangkan Pohon Bikin Macet

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.