Selasa, 03 Feb 2026 07:58 WIB

THR untuk Honorer, DPRD Minta Pemkot Tak Kasih Harapan Kosong

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 13 Apr 2023 17:39 WIB
Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya Imam Syafi'i
Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya Imam Syafi'i

Selalu.id - DPRD Surabaya meminta Pemerintah Kota untuk tidak memberi harapan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada tenaga kontrak atau Honorer. Lantaran Pemkot Surabaya sebelumnya menyebut akan mengupayakan THR untuk Honorer. Namun hal tersebut masih menunggu tentang Peraturan Wali Kota (Perwali).

"Ya, kemarin kan ada berita, statement dari kepala Badan Kepegawaian dan Kepegawaian (BKPSDM) Surabaya bahwa ada wacana Pemerintah Kota memberikan THR bagi tenaga outsourcing di Surabaya," kata Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya Imam Syafi'i, Kamis (13/4/2023).

Baca Juga: Pemkot Surabaya Alihkan Lahan Eks Kolam Renang THR Jadi Lapangan Mini Soccer

Imam menjelaskan tenaga honorer di Surabaya sangat banyak yakni berjumlah 25 ribu orang. Pihaknya berharap Pemkot harus merealisasikan dan tidak hanya wacana saja.

"Minimal harus direalisasikan, jangan menunggu perwali saja. Perwali gampang, tidak sampai seminggu bisa selesai," ujarnya.

Mengingat sudah hari ke sembilan menjelang hari lebaran 2023, Imam meminta perwali tersebut segera dikeluarkan. Menurutnya, hal sangat penting sekaligus menunjukkan komitmen Pemkot Surabaya kepada tenaga honorer.

"Kalau tahun sebelumnya mereka tidak dapat THR, tapi kan gajinya belum dipotong, kalau sekarang ini kan kalau gajinya sudah dipotong, ya anggap saja ini adalah supaya lebarannya itu bisa lebih berarti bagi mereka," ungkapnya.

Lebih lanjut Imam menjelaskan bahwa gaji honorer masih di bawah UMK, telah dipotong. Apalagi, Badan Pendapatan Daerah tercatat triwulan pertama dalam tiga bulan jumlahnya sangat baik, yakni sekitar Rp 845 Milyar.

Baca Juga: THR 2024 Tidak Cair, Buruh PT Pakerin Demo Lagi di Surabaya

"Itu lebih baik dari tahun sebelumnya year on yearnya lebih baik sekitar 42 milyar. Inikan artinya lebih baik secara keuangan dibandingkan tahun sebelumnya," ungkapnya.

"Bahkan total dari seluruh pendapatan untuk triwulan ini bisa 1 triliun. Itu menurut saya, kenapa nggak diberikan THR," imbuhnya.

Ia menambahkan, Pemkot Surabaya bersungguh-sungguh itikad baik untuk memberikan. "Sepanjang tidak ada larangan, kenapa tidak dijalankan saja, misalnya toh pendapatannya sudah baik dibandingkan tahun sebelumnya," terangnya.

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan bahwa Tunjungan Hari Raya (THR) untuk tenaga kontrak atau Honorer tidak wajib diberikan.

Baca Juga: Takut PHK karena Tuntut THR? Posko Aduan DPRD Surabaya: Identitas Pelapor Aman!

Tetapi Pemerintah Kota akan mengupayakan pengganti THR untuk para Honorer. Namun, Eri tidak menjanjikan THR tersebut bisa cair. Lantaran masih menghitung besarnya Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Nanti kita coba berhitung. Kita kan harus berbagi semuanya, doakan PADnya mugo mugo gede,"ujarnya.

Hal itu sesuaikan dengan anggaran Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dengan memaksimalkan PAD terutama mengutamakan THR ASN dan PPPK. (Ade)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Libra Mulai Temukan Kebahagiaan, Pisces Akhirnya Keluar dari Zona Nyaman

Lalu, bagaimana ramalan zodiak kalian? Berikut ramalan zodiak hari ini, dibahas lengkap.

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.