Selasa, 08 Sep 2026 08:16 WIB

Kabar Gembira! UMKM Surabaya Bisa Masuk Mal Gratis, Ini Syaratnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 11 Apr 2023 17:30 WIB

Selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya getol mengkampenyekan penggunaan produk dalam negeri, melalui pemberdayaan UMKM. Oleh karenanya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi membuka seluas-luasnya sirkulasi dagang UMKM. Salah satunya dengan menjalin kerjasama dan dengan 32 pengelola pusat belanja atau mal yang ada di Kota Surabaya untuk penempatan pelaku dan produk UMKM.

Kerjasama itu untuk mendorong mal menggunakan dan mensirkulasikan produk dalam negeri, penyerapan tenaga kerja domestik, dan pengentasan kemiskinan bersama Pemkot Surabaya. Bahkan puluhan pengelola pusat belanja itu telah melakukan penandatang Memorandum of Understanding (MoU), di Hotel Sheraton, Senin (10/4/2023) kemarin.

Baca Juga: Air Keruh Berbau Kimia Teror Warga Surabaya, Ini Dugaan Penyebabnya

Eri Cahyadi mengatakan salah satu kesepakatan itu yakni menempatkan UMKM Surabaya masuk ke dalam mal. Namun, penempatan itu nantinya ada pembinaan dalam memasarkan produk dalam negeri yang akan paparkan di mal serta lainnya.

"ada pembinaan-pembinaan terhadap UMKM, sehingga dapat berkembang," kata Eri, Selasa (11/4/2023).

Bahkan Eri menilai, mereka pelaku UMKM sudah siap bergabung di 32 pusat belanja yang tergabung Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jawa Timur.

“Contoh seperti di Pasar Turi Baru, yang standnya diberikan satu tahun gratis itu isinya hampir 1000 yang diisikan UMKM Kota Surabaya. Salah satunya itu, untuk yang lainnya sedang dilakukan pengembangan-pengembangan yang dilakukan oleh Ketua APPBI dan pengelola mal di Surabaya,” ujarnya.

Meski begitu, Eri menerangkan, UMKM yang akan masuk ke dalam mal atau stand pusat belanja akan melalui tahap kurasi terlebih dulu.

Pemkot Surabaya pun akan melakukan pelatihan terhadap UMKM yang tidak lulus kurasi, agar bisa masuk ke ke pusat-pusat belanja yang telah bekerja sama dengan Pemkot.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

“Maka akan kita latih kembali untuk bisa masuk di mal-mal ini,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Surabaya Achmad Zaini menyampaikan pihaknya masih melakukan koordinasi tekni terkait UMKM yang dikurasi dengan Dinas terkait.

"Nanti secepatnya kami koordinasi, sementara mal-mal masih konsentrasi dengan lebaran, nanti setelah lebaran mungkin sudah bisa," ujar Zaini.

Zaini menyebut sudah ada beberapa UMKM yang udah siap seperti ditempatkan di Tunjungan Plaza, Pakuwon Trade Center (PTC) dan Delta Plaza.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

"Kalau di Diskopdag itu masih kita seleksi, apakah produknya layak,"tuturnya.

Untuk syaratnya, ia menambahkan, produk-produk UMKMnya harus sesuai standar pusat-pusat belanja di Surabaya.

"Yang penting produk harus sesuai standar mal. Biar UMKM naik kelas, belum ada batasan jumlahnya berapa. Mal welcome masih menunggu kita,"pungkasnya. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Fenomena Gunung di Indonesia Erupsi Bersamaan, Mbah Rono Bilang Begini

Masyarakat, wisatawan, maupun pendaki dilarang keras mendekat atau beraktivitas dalam radius aman 3 kilometer dari pusat kawah.

Daftar 6 Gunung di Indonesia yang Kini Berstatus Siaga

Masyarakat pun diimbau untuk terus memantau arahan resmi dari PVMBG, serta menyiapkan langkah antisipasi terhadap dampak abu vulkanik.

Tekan Emisi dan Dukung UMKM, PGN Masifkan Pemanfaatan Gas Bumi di Sidoarjo

Kehadiran gas bumi diproyeksikan mampu menjadi jawaban atas kebutuhan energi yang aman, efisien, dan praktis bagi kawasan industri maupun pemukiman.

Momen Pemkot Mojokerto Gelar Pelatihan Kuliner Kekinian bagi Warga Binaan

Pelatihan difokuskan pada keterampilan praktis yang adaptif terhadap tren pasar saat ini, seperti pembuatan minuman ala kafe hingga olahan keripik.

DPRD Surabaya Desak Evaluasi Total OPD Buntut Kasus Pungli Rekrutmen Kepegawaian

DPRD Surabaya mengatakan bahwa penindakan terhadap oknum yang terlibat dinilai tidak cukup tanpa adanya pembenahan sistem secara menyeluruh.

Dinilai Cacat Prosedur, PN Mojokerto Dilaporkan ke Bawas MA Usai Eksekusi Rumah di Trowulan

PUMI mendesak Bawas MA RI segera turun tangan melakukan pemeriksaan menyeluruh dan memberikan sanksi tegas kepada oknum pejabat pengadilan yang terlibat.