Rabu, 22 Jul 2026 20:30 WIB

Diduga Penggelapan Vaksin, Dua Penjabat Polrestabes Surabaya Disidang Etik

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 25 Mar 2023 04:30 WIB

Penggelapan Vaksin, Dua Penjabat Polrestabes Surabaya Disidang Etik

Selalu.id - Dua petinggi Polrestabes Surabaya menjalani sidang kode etik di Bidpropam Polda Jawa Timur (Jatim), Jumat (24/3/2023).

Dua petinggi polisi tersebut yakni Kasat Reskrim AKBP Mirzal Maulana dan Wakasat Reskrim Kompol Edy Herwiyanto menjalani sidang tersebut.

Diketahui AKBP Mirzal dan Kompol Edy jalani sidang karena dugaan ketidak profesional dalam penanganan kasus penggelapan vaksin pada Januari 2022 lalu.

Hal itu diungkapkan oleh kuasa hukum dari pengadu, Dino Wijaya menyampaikan bahwa pihaknya telah mengadukan sejumlah anggota Polrestabes Surabaya atas ketidak profesional dalam menangani kasus kliennya.

"Klien kami dijerat dengan kasus penggelapan vaksin. Kasus ini diduga dipaksakan karena kurangnya alat bukti," kata," Dino, Jumat (24/03/2023).

Karena kurangnya barang bukti itu, Dino menilai ketidakprofesionalan polisi Polrestabes Surabaya. Dan karena laporan polisi itu juga dengan pelapor Kasubnit Tipiter Ipda Kevin yang juga akan menjalani sidang etik.

Laporan dumas yang dibuat kliennya, kata Dino, merupakan bentuk dukungan kepada institusi kepolisian yang sedang berbenah diri untuk memperbaiki citra.

Sehingga, Ia percaya jika dumas yang kliennya laporkan ditangani seadil-adilnya oleh Bidpropam Polda Jawa Timur.

"Saya percaya jika komisi Etik akan profesional dalam menangani aduan kami. Kami mengadu bukan untuk memusuhi namun aduan kami ini sebagai bentuk dukungan kepada program Polri untuk terus berbenah dan memperbaiki citra organisasi," jelasnya.

Sementara itu, pantuan selalu.id di gedung
Bidpropam Polda Jatim tampa terlihat AKBP Mirzal Maulana didampingi dengan jajarannya Sat Reskrim Polrestabes Surabaya.

Namun, hanya Mirzal Maulana dan Edy Herwiyanto yang menggunakan baju seragam kedinasan.

Saat selalu.id mencoba mengkonfirmasi sidang kode etik ini kepada Kabid Propam Polda Jatim, Kombes Pol Iman Setiawan dan Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Pasma Royce, justru tidak ingin memberikan keterangan apapun. (Ade/Adg)

Baca Juga: Beli Daihatsu GrandMax Berujung Petaka, Warga Surabaya Tertipu Sales Gadungan Ratusan Juta

Editor : Ading
Berita Terbaru

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.

Kaji Ipuk Buka-bukaan Nilai Banpol PDIP Surabaya: Tembus Rp6 Miliar, Wajib Ditanggungjawabkan

Dana tersebut dipastikan digunakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan fokus utama pada kegiatan pendidikan politik dan kaderisasi.

DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Desakan itu muncul setelah delapan halte yang telah dipasangi iklan mampu menyumbang PAD sebesar Rp583 juta.

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.