Diduga Penggelapan Vaksin, Dua Penjabat Polrestabes Surabaya Disidang Etik
- Penulis : Ade Resty
- | Sabtu, 25 Mar 2023 04:30 WIB
Penggelapan Vaksin, Dua Penjabat Polrestabes Surabaya Disidang Etik
Selalu.id - Dua petinggi Polrestabes Surabaya menjalani sidang kode etik di Bidpropam Polda Jawa Timur (Jatim), Jumat (24/3/2023).
Dua petinggi polisi tersebut yakni Kasat Reskrim AKBP Mirzal Maulana dan Wakasat Reskrim Kompol Edy Herwiyanto menjalani sidang tersebut.
Diketahui AKBP Mirzal dan Kompol Edy jalani sidang karena dugaan ketidak profesional dalam penanganan kasus penggelapan vaksin pada Januari 2022 lalu.
Hal itu diungkapkan oleh kuasa hukum dari pengadu, Dino Wijaya menyampaikan bahwa pihaknya telah mengadukan sejumlah anggota Polrestabes Surabaya atas ketidak profesional dalam menangani kasus kliennya.
"Klien kami dijerat dengan kasus penggelapan vaksin. Kasus ini diduga dipaksakan karena kurangnya alat bukti," kata," Dino, Jumat (24/03/2023).
Karena kurangnya barang bukti itu, Dino menilai ketidakprofesionalan polisi Polrestabes Surabaya. Dan karena laporan polisi itu juga dengan pelapor Kasubnit Tipiter Ipda Kevin yang juga akan menjalani sidang etik.
Laporan dumas yang dibuat kliennya, kata Dino, merupakan bentuk dukungan kepada institusi kepolisian yang sedang berbenah diri untuk memperbaiki citra.
Sehingga, Ia percaya jika dumas yang kliennya laporkan ditangani seadil-adilnya oleh Bidpropam Polda Jawa Timur.
"Saya percaya jika komisi Etik akan profesional dalam menangani aduan kami. Kami mengadu bukan untuk memusuhi namun aduan kami ini sebagai bentuk dukungan kepada program Polri untuk terus berbenah dan memperbaiki citra organisasi," jelasnya.
Sementara itu, pantuan selalu.id di gedung
Bidpropam Polda Jatim tampa terlihat AKBP Mirzal Maulana didampingi dengan jajarannya Sat Reskrim Polrestabes Surabaya.
Namun, hanya Mirzal Maulana dan Edy Herwiyanto yang menggunakan baju seragam kedinasan.
Saat selalu.id mencoba mengkonfirmasi sidang kode etik ini kepada Kabid Propam Polda Jatim, Kombes Pol Iman Setiawan dan Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Pasma Royce, justru tidak ingin memberikan keterangan apapun. (Ade/Adg)
Baca Juga: Lebih Dari 900 Kendaraan Hasil Curian di Bazar Ranmor Polrestabes Surabaya Belum Diambil
Editor : Ading