Rabu, 22 Jul 2026 03:33 WIB

Jika Dicoret, Wali Kota Eri Tetap Bangga GBT Masuk Venue Pildun U-20 dan Masuk Standar FIFA

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 13 Mar 2023 15:20 WIB
Persiapan GBT untuk Piala Dunia
Persiapan GBT untuk Piala Dunia

Selalu.id - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menyebut bahwa nantinya dari enam venue Stadion yang akan dijadikan Pildun U-20, bakal ada dua yang berpotensi dicoret. Sehingga, hanya ada empat venue.

Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pun termasuk dalam list sebagai salah satu pilihan venue Piala Dunia. Sebelumnya, pihak PSSI menyebut assesmen oleh FIFA sudah memberikan catatan tentang kekurangan dari Stadion GBT. Terkait hal itu, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi memberikan perhatian khusus agar segala kekurangan bisa segera diperbaiki.

Baca Juga: Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa

"Hasil asesmen (GBT, red) itu yang tertinggi diantara semua yang ada, tetapi dari semua itu ada kekurangannya. Jadi harus dilengkapi dan diselesaikan sebelum Piala Dunia. Beliau (Erick Tohir) mengecek," ujar Eri Cahyadi Sabtu (11/3/2023).

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pun mengaku tetap bangga Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) menjadi venue Piala Dunia U-20 dan masuk standar FIFA. Meskipun, apabila GBT yang nantinya akan dicoret.

"Kalau ternyata kami kurang memenuhi standar FIFA, ya sudah. Tetapi kami (Pemkot) dan saya sebagai Wali Kota Surabaya sudah bangga karena sudah masuk ke dalam enam yang distandarkan," ungkap Eri.

Diketahui, hasil catatan asesmen dari FIFA khusus untuk stadion GBT yakni akses media, area penonton difabel, pagar, hingga parkir kursi bagian selatan.

Baca Juga: Dalih Wali Kota Surabaya Eri soal Konten Sidaknya Disamakan dengan Armuji

"Tetapi yang penting semuanya berusaha, enam (venue) daerah sudah berusaha, Pak Erick menyampaikan kalau tidak sesuai akan dicoret," tuturnya.

"Karena stadion itu seharusnya standar FIFA karena keamanan penonton terjaga, berarti standar FIFA bukan gaya-gayaan piala dunia tetapi untuk keamanan, hingga detail letak area tempat parkir dimana," imbuhnya.

Eri mengatakan bahwa Pemerintah Kota dan masyarakat Surabaya sudah berjuang maksimalkan mungkin untuk menjadi sesuai standar FIFA.

Baca Juga: SiLPA Rp516 Miliar, Wali Kota Eri Sebut PAD 2026 Surabaya Tercapai 98 Persen

"Seperti jalur disabilitas, tempat wartawan, VIP, Parkir. Semuanya sudah dikerjakan, pagar juga sudah tertutup semuanya. Kalau kami minor untuk yang di stadion," ucapnya.

Kunjungan dari PSSI dan Menpora ke GBT pun dilakukan hari ini. Ia pun menambahkan, harapan PSSI semua venue tidak dicoret.

"Tetapi harapan pak Erick semua tidak dicoret. Jadi semua stadion bakal dikunjungj pak Erick Thohir (PSSI), Menpora, PUPR. Jadi ada timnya untuk memastikan yang diminta FIFA sudah berjalan semua,"pungkasnya. (Ade/ADG)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.